Newtechclub.com – Siapa yang tidak penasaran dengan gebrakan terbaru dari vendor ponsel iQoo? Pasalnya, mereka baru saja memberikan bocoran resmi yang bikin publik bergemparan. Yang lebih mencengangkan, bocoran tentang calon smartphone anyar mereka yang belum rilis ini tidak datang dari sumber kaleng-kaleng. Langsung Manajer Produk iQoo, Xing Cheng, yang membocorkannya di acara perayaan ulang tahun ke-7 perusahaan. Tentu saja, momen spesial itu ia manfaatkan untuk menebar kejutan.
Smartphone yang menjadi pusat perhatian tersebut adalah iQoo 11. Di hadapan para tamu dan rekan kerja, Cheng dengan percaya diri mengungkap spesifikasi gila yang akan melekat pada ponsel ini. Ia mengonfirmasi bahwa iQoo 11 akan mengusung layar dengan refresh rate yang sangat tinggi, yakni mencapai 165 Hz. Teknologi ini jelas menjadi angin segar bagi para pecinta game. Mereka akan merasakan pengalaman bermain game yang jauh lebih mulus dan responsif berkat layar dengan penyegaran setinggi itu. Dengan demikian, setiap gerakan dalam game akan tampil tanpa cela.
Namun, kejutan dari bos iQoo tidak berhenti di layar. Ia juga menyebutkan bahwa iQoo Z11 akan dibekali baterai berkapasitas jumbo yang luar biasa. Bukan 5.000 mAh atau 6.000 mAh, melainkan 9.020 mAh! Xing Cheng dengan bangga mengklaim kapasitas sebesar ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah iQoo. Mereka belum pernah menghadirkan baterai sebesar itu di ponsel mana pun sebelumnya. Oleh karena itu, para pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya saat bermain game atau streaming seharian.
iQoo Z11 sendiri kabarnya akan segera meluncur ke publik pada akhir bulan Maret 2026. Menjelang peluncuran itu, Xing Cheng menyebut ponsel ini diyakini bakal menjadi pilihan yang sangat menarik. Target pasarnya jelas, yaitu kelas harga 2.000 hingga 3.000 yuan. Jika dikonversikan, angka tersebut berada di kisaran Rp 4,9 juta sampai Rp 7,3 jutaan. Dengan rentang harga segitu, iQoo 11 diprediksi akan bersaing ketat dengan sejumlah ponsel kelas menengah lainnya. Salah satu pesaing terberatnya adalah Realme P4 Power yang baru saja meluncur. Sebagai informasi, Realme membawa baterai berkapasitas 10.001 mAh, jadi persaingan baterai jumbo akan sangat panas.
Muncul di Sejumlah Sertifikasi
Menjelang hari-H peluncuran, iQoo Z11 juga sudah mulai meninggalkan jejak digitalnya. Ponsel ini terdeteksi muncul di beberapa basis data sertifikasi penting. Pertama, perangkat ini tercatat di database SIRIM Malaysia dengan membawa nomor model I2512. Daftar dari lembaga sertifikasi Malaysia itu mengonfirmasi satu hal penting. Perangkat tersebut akan dipasarkan secara resmi dengan nama iQoo Z11 5G. Artinya, dukungan jaringan generasi kelima sudah pasti tersedia.
Menariknya, kode model yang sama juga sudah terdaftar di laman sertifikasi dalam negeri. Ia muncul di situs Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Berdasarkan data yang terpampang, perangkat tersebut memiliki nilai TKDN sebesar 35,10 persen. Keberadaan sertifikasi ini menjadi sinyal kuat bahwa iQoo Z11 5G juga akan segera hadir di pasar Indonesia.
Sementara itu, di pasar asalnya, China, kabar baik juga berdatangan. Dua perangkat dari Vivo dengan nomor model V2551A dan V2547A terpantau muncul di platform sertifikasi 3C. Para pengamat dan bocoran pasar meyakini salah satu dari perangkat tersebut tidak lain adalah iQoo Z11. Dari daftar sertifikasi 3C itu, publik bisa menangkap bocoran spesifikasi lain yang tak kalah penting. Perangkat ini diketahui mendukung teknologi pengisian cepat atau fast charging hingga 90 watt. Hal ini secara jelas mengindikasikan bahwa iQoo Z11 kemungkinan besar akan dibekali adaptor pengisian daya 90 watt. Dengan baterai sebesar 9.020 mAh, pengisian daya 90W akan sangat membantu mengisi ulang energi dengan cepat.
Selain itu, derasnya arus bocoran juga menyebutkan soal kualitas layar. iQoo Z11 digadang-gadang akan menggunakan panel layar LTPS dengan resolusi tajam 1,5K. Sayangnya, hingga kini ukuran layar ponsel tersebut masih menjadi misteri. Pihak perusahaan pun masih bungkam soal dimensi layarnya.
Dari sisi performa, iQoo Z11 juga dirumorkan akan ditenagai oleh chipset kelas menengah. Meski begitu, detail spesifik mengenai chipsetnya sendiri masih simpang siur dan belum diketahui pasti. Namun, kita bisa melihat jejak pendahulunya. Sebagai informasi penting, generasi pendahulu yaitu iQoo Z10 meluncur dengan mengandalkan chipset Snapdragon 7s Gen 3. Dengan demikian, wajar jika kita memperkirakan iQoo Z11 akan ditenagai chip di kelas yang serupa. Bisa jadi ia akan menggunakan Snapdragon 7s Gen 4 atau chipset terbaru lainnya yang setara.
Tak hanya iQoo Z11, perusahaan ternyata juga tengah menyiapkan model lain di lini yang sama. Mereka sedang menggarap iQoo Z11x yang akan menjadi saudara sekaligus pelengkap. Perangkat ini dijadwalkan meluncur secara resmi di India pada 12 Maret. Berbeda dengan Z11, iQoo Z11x akan hadir dengan baterai berkapasitas 7.200 mAh, sebagaimana dihimpun dari Gizmochina. Meski kapasitasnya lebih kecil dari Z11, angka 7.200 mAh tetaplah sebuah kapasitas jumbo yang mengesankan. Dengan peluncuran Z11x yang lebih dulu, publik semakin tidak sabar menanti kehadiran iQoo Z11 dengan layar 165 Hz dan baterai 9.020 mAh yang revolusioner itu.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







