• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

JBL Perkenalkan Dua Headset Gaming Baru, Quantum 520X dan Quantum 120

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
September 2, 2026
Home Gear Audio
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Suasana dunia gaming kembali dihebohkan dengan kehadiran dua produk anyar dari raksasa audio ternama, JBL. Perusahaan yang sudah malang melintang di industri suara ini secara resmi meluncurkan dua varian headset gaming terbaru dari lini Quantum, yaitu JBL Quantum 520X dan JBL Quantum 120. Kedua perangkat ini datang dengan segudang fitur andalan yang dirancang khusus untuk memanjakan para gamer, terutama mereka yang haus akan detail suara dalam setiap permainan. Bayangkan, suara langkah kaki musuh yang samar dari kejauhan pun mampu ditangkap dengan jelas, baik dalam game horor mencekam maupun medan perang yang hiruk-pikuk.

Dengan kemampuan super canggih ini, para pemain tentu bisa lebih waspada terhadap segala bahaya yang mengintai di dalam game. Musuh yang datang dari belakang atau serangan mendadak dari arah tak terduga dapat terdeteksi lebih awal, sehingga pemain punya waktu untuk mengantisipasi atau bahkan membalas serangan. JBL seolah ingin menghadirkan pengalaman bermain yang lebih imersif dan kompetitif, di mana setiap desahan, hentakan, atau langkah kecil punya arti penting bagi kelangsungan permainan.

Nah, semua kehebatan ini ternyata didukung oleh kombinasi teknologi mutakhir yang tak main-main. JBL membenamkan driver dinamis karbon berukuran besar 50 mm serta mengandalkan teknologi JBL Quantum Spatial Sound. Kedua komponen ini bekerja sinergis untuk menghasilkan reproduksi suara yang sangat detail dan kaya. JBL dengan percaya diri mengklaim bahwa driver tersebut sanggup menyajikan spektrum audio yang luas, mulai dari dentuman keras lingkungan game yang megah hingga suara mikro seperti gesekan sepatu di tanah atau ranting patah yang terinjak.

Sementara itu, teknologi Quantum Spatial Sound berperan penting dalam membantu pemain menentukan arah datangnya suara dengan presisi tinggi. Dengan kemampuan ini, telinga gamer seolah dituntun untuk merasakan dimensi ruang audio secara menyeluruh, sehingga posisi musuh bisa diprediksi tanpa harus melihat minimap. Teknologi ini jelas menjadi nilai jual utama bagi siapa pun yang serius mendalami kompetisi esports atau sekadar ingin menikmati game single-player dengan atmosfer maksimal.

Tak hanya berhenti pada efek suara yang memukau, kedua headset ini juga dilengkapi dengan mikrofon boom cardioid 6 mm yang dapat dilepas dengan mudah. Kehadiran mikrofon ini menjadi kabar gembira bagi para pemain yang kerap berkomunikasi dengan rekan satu tim. Fitur noise cancelling yang tertanam di dalamnya memastikan bahwa setiap instruksi, teriakan, atau koordinasi strategi tetap terdengar jernih tanpa gangguan suara bising di sekitar. Dengan begitu, kerja sama tim bisa berjalan mulus dan komunikasi tetap terjaga meskipun dalam kondisi ruangan yang ramai.

Lebih menggembirakan lagi, kedua perangkat ini juga telah mendukung standar Hi-Res Audio yang menjamin kualitas suara kelas atas. Segala macam efek audio yang keluar dari headset dapat diatur dan disesuaikan dengan preferensi pribadi melalui software JBL QuantumENGINE. Aplikasi ini memberikan kebebasan bagi gamer untuk mengeksplorasi berbagai preset suara, menyesuaikan equalizer, hingga mengaktifkan pengaturan khusus agar sesuai dengan genre game yang sedang dimainkan. Kemudahan akses dan kontrol ini menjadikan pengalaman audio semakin personal dan optimal.

Sekarang mari kita bahas lebih dalam tentang sang kakak, JBL Quantum 520X. Headset gaming ini hadir sebagai solusi nirkabel bagi para gamer yang sangat mengutamakan fleksibilitas koneksi. Dengan dukungan koneksi nirkabel 2,4 GHz melalui dongle khusus, ditambah kemudahan Bluetooth 5.4, serta opsi kabel melalui USB-C, perangkat ini bisa diandalkan dalam berbagai situasi. Tak perlu khawatir kehabisan daya di tengah sesi permainan yang seru, karena JBL Quantum 520X dibekali baterai berkapasitas besar yang diklaim mampu bertahan hingga 37 jam pemakaian. Hebatnya lagi, fitur pengisian cepat selama lima menit saja dapat memberikan tambahan daya hingga satu jam penuh! Tentu ini menjadi penyelamat ketika waktu bermain sedang mendesak dan colokan listrik sedang jauh.

Untuk kenyamanan dalam sesi gaming yang maraton, JBL tidak main-main dalam mendesain ergonomi headset ini. Headband berbahan silikon yang lembut dan bantalan telinga berbahan kain dengan sirkulasi udara dipilih untuk mengurangi rasa panas dan tekanan berlebih di area telinga serta kepala. Dengan demikian, pemain bisa betah berlama-lama tenggelam dalam dunia virtual tanpa merasa tidak nyaman. Semua elemen ini dirangkai secara apik untuk menciptakan perangkat yang tidak hanya tangguh dari segi audio, tetapi juga nyaman dipakai sepanjang hari.

Berbeda dengan saudaranya yang nirkabel, JBL Quantum 120 hadir sebagai headset gaming kabel yang tak kalah menarik. Model ini tidak memerlukan pengisian baterai sama sekali, sehingga para gamer bisa langsung memakai dan bermain tanpa hambatan daya. Fleksibilitas koneksi tetap dihadirkan melalui dua opsi: USB-C atau jack audio 3,5 mm. Pengguna dapat memilih jenis koneksi yang paling sesuai dengan perangkat yang dimiliki, baik itu PC, laptop, maupun konsol. Dengan desain yang simpel namun fungsional, Quantum 120 menjadi pilihan praktis bagi siapa pun yang menginginkan pengalaman audio berkualitas tinggi tanpa repot mengurus daya baterai.

Satu hal yang membuat kedua headset ini kian menarik adalah kompatibilitasnya yang sangat luas. Baik JBL Quantum 120 maupun Quantum 520X dapat digunakan dengan berbagai perangkat, mulai dari PC Windows, Mac, iPhone, iPad, perangkat Android, hingga konsol game populer seperti Xbox dan PlayStation. Dengan fleksibilitas ini, gamer tidak perlu khawatir perangkat mereka tidak cocok, karena kedua headset ini dirancang untuk menjadi solusi audio serbaguna di berbagai ekosistem.

Dari sisi harga dan ketersediaan, JBL memberikan pilihan yang cukup bervariasi. Berdasarkan rangkuman dari Gamespace, JBL Quantum 120 dipasarkan dengan harga 50 dolar AS atau sekitar Rp 886.000. Sementara itu, JBL Quantum 520X yang lebih canggih dan kaya fitur dibanderol 130 dolar AS atau setara dengan Rp 2,1 juta. Perbedaan harga ini tentunya sebanding dengan keunggulan masing-masing produk, terutama bagi mereka yang membutuhkan mobilitas nirkabel dan daya tahan baterai ekstra. JBL Quantum 120 sudah tersedia untuk pre-order di pasar global, dan para penggemar bisa segera memesan sebelum kehabisan. Adapun Quantum 520X dijadwalkan menyusul pada Oktober mendatang, sehingga para calon pembeli masih harus bersabar menanti kedatangannya.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai apakah kedua headset gaming terbaru dari lini Quantum ini akan dirilis di pasar Indonesia atau tidak. Kabar ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi para gamer Tanah Air yang sudah tidak sabar untuk mencicipi kecanggihan audio dari JBL. Namun, seperti biasa, masyarakat tetap bisa berharap bahwa distributor lokal akan segera membawa produk-produk unggulan ini ke dalam negeri. Semoga saja kehadiran JBL Quantum 520X dan Quantum 120 tidak hanya sekadar wacana, melainkan benar-benar bisa dinikmati oleh para pecinta game di Indonesia dalam waktu dekat.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, JBL sekali lagi membuktikan bahwa mereka serius dalam meramaikan pasar headset gaming. Kombinasi driver 50 mm, teknologi spatial sound, mikrofon dengan noise cancelling, serta berbagai opsi konektivitas menjadikan dua headset ini layak diperhitungkan. Apakah Anda siap untuk merasakan sensasi mendengar detail suara yang selama ini mungkin terlewatkan? Tunggu apa lagi, persiapkan diri Anda untuk pengalaman bermain yang lebih intens dan memukau dengan JBL Quantum 520X dan Quantum 120!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: jbl
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
JBL Perkenalkan Dua Headset Gaming Baru, Quantum 520X dan Quantum 120

ASUS ProArt P14 Hadir dengan NVIDIA RTX Spark Arm SoC, Bawa Layar OLED hingga 1.600 Nits

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Qualcomm dan Xiaomi Perpanjang Kemitraan Strategis, Pacu Inovasi Global

Qualcomm dan Xiaomi Perpanjang Kemitraan Strategis, Pacu Inovasi Global

Mei 23, 2025
Orang Tua Wajib Tahu! Samsung Punya Paket Tablet Khusus Anak yang Bisa Pantau Aktivitas dan Batasi Waktu Main

Screening Diabetes Kini Semudah Pakai Jam: Huawei Rilis Fitur Kesehatan Terbaru

Februari 18, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Bose Rilis Earbuds Kabel USB-C Berteknologi ANC dan Dukungan Audio Lossless

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version