Tangerang, Banten (newtechclub.com) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menjamin ketersediaan internet berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps guna mendukung program Sekolah Rakyat. Dirjen Infrastruktur Digital Kemkominfo, Wayan Toni, menegaskan bahwa kecepatan ini bakal mempermudah proses belajar mengajar secara digital sekaligus menjamin akses internet yang terjangkau bagi semua.
“Dengan kecepatan hingga 100 Mbps, aktivitas pembelajaran digital di Sekolah Rakyat akan berjalan lebih lancar,” jelas Wayan saat berbincang di Tangerang, Banten, Senin. Ia menambahkan, selain kecepatan, pihaknya juga memastikan tarif internet tetap affordable. “Target kami bukan cuma kecepatan, tapi juga biaya yang ramah di kantong. Bahkan, kalau memungkinkan, kecepatannya bisa lebih dari 100 Mbps tergantung kebutuhan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Wayan mengungkapkan bahwa proses instalasi internet untuk Sekolah Rakyat sudah bergulir. Tim dari Balai Monitor (Balmon) bahkan telah turun langsung mengecek lokasi-lokasi sekolah di sekitar area program. “Alhamdulillah, dari hasil peninjauan, tidak ada kendala berarti.
Lebih lanjut, Wayan memaparkan bahwa target pemasangan internet ini akan mencakup 100 Sekolah Rakyat hingga Juli 2025. “Kami sudah memetakan dan meninjau semua titik jaringan. Kebanyakan ODP ini milik Telkom, tapi di kota-kota besar, operator fixed broadband lain juga sudah siap,” jelasnya.
Soal pendanaan, Wayan menyebut bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) yang akan menanggung biayanya. Tinggal menunggu koordinasi lebih lanjut antara Kemensos, operator, dan kami. Nanti, mereka yang akan mengurus pemasangannya,” tuturnya.
kunjungi juga laman berita terkini di Exposenews.id
Pemerintah, melalui Kemkominfo, tampaknya sangat serius dalam mewujudkan program ini. “Kami tidak mau setengah-setengah. Dari segi infrastruktur, kami pastikan semuanya berjalan optimal,” tegas Wayan.
Dengan hadirnya internet berkecepatan tinggi di Sekolah Rakyat, peserta didik bisa lebih leluasa mengakses konten edukasi, video pembelajaran, bahkan mengikuti kelas online tanpa buffering. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi dunia pendidikan, terutama di daerah yang selama ini terkendala akses internet memadai.
baca juga: Tips Jitu Menghemat Kuota Internet! Praktis, Simak Caranya!
“Kami akan terus pantau perkembangannya. Kolaborasi dengan operator dan sekolah juga harus intens agar tidak ada kendala teknis di kemudian hari,” imbuhnya.
Program ini tidak hanya sekadar wacana, tapi sudah dalam tahap eksekusi.
Nantikan update selanjutnya seputar perkembangan program Sekolah Rakyat hanya di newtechclub.com!







