Newtechclub.com – Bayangkan Anda sedang bersantai di sofa, lalu tiba-tiba pindah ke meja kerja untuk menyelesaikan tugas. Begitu Anda bergerak, kipas langsung secara otomatis membelokkan hembusan angin ke arah Anda tanpa perlu menyentuh remote atau mengucapkan sepatah kata pun. Kedengarannya seperti teknologi masa depan, bukan? Nah, perusahaan elektronik raksasa asal Inggris, Dyson, baru saja secara resmi meluncurkan perangkat kipas pintar terbaru yang diberi nama mencolok Dyson Find+Follow Purifier Cool. Perangkat canggih ini langsung menarik perhatian publik karena harganya yang mencapai sekitar Rp 15,1 jutaan, sekaligus fitur kecerdasan buatan yang sangat ambisius.
Teknologi AI yang Memburu Gerakan Pengguna
Jika kipas biasa hanya mampu menyemburkan angin secara statis atau berputar bolak-balik tanpa arah yang jelas, maka Dyson secara sengaja merancang perangkat ini dengan pendekatan yang sangat berbeda. Pabrikan asal Inggris itu dengan berani membekali kipasnya dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) mutakhir yang secara aktif melacak setiap gerakan pengguna di dalam ruangan. Setelah mendeteksi posisi Anda, sistem AI tersebut secara otomatis langsung mengarahkan seluruh aliran udara dingin atau hangat tepat ke arah tubuh Anda. Dengan cara ini, Dyson mencoba memecahkan masalah klasik yang sering dialami banyak orang: angin kipas yang kerap meleset karena pengguna terus berpindah tempat.
Dyson dengan penuh keyakinan menyebut teknologi revolusioner ini sebagai “Find+Follow air projection”. Berkat fitur canggih tersebut, kipas pintar ini konon dapat terus-menerus menghembuskan udara segar ke arah pengguna meskipun orang tersebut berkali-kali berpindah posisi, misalnya dari kursi kerja ke lantai karpet atau ke tepi ranjang. Teknologi ini seolah-olah menghilangkan kebiasaan malas kita untuk mengarahkan ulang kipas secara manual, sehingga kenyamanan tetap maksimal tanpa perlu interaksi fisik yang berulang-ulang.
Seorang Senior Engineer Dyson yang bernama Omer Ali dengan tegas menjelaskan dalam pernyataan resmi perusahaan, “Kami merancang Dyson Find+Follow Purifier Cool agar secara responsif dapat menyesuaikan diri dengan perilaku manusia di dunia nyata yang dinamis dan tidak bisa diprediksi.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Dyson benar-benar serius mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam perangkat rumah tangga, bukan sekadar gimmick pemasaran sesaat.
Sistem Deteksi 17 Titik Tubuh Tanpa Mengorbankan Privasi
Lantas, bagaimana cara kipas seharga 15 jutaan ini mendeteksi posisi pengguna? Untuk menjawab kebutuhan teknis tersebut, Dyson dengan sangat cermat menyematkan sebuah sistem AI vision (penglihatan buatan) yang diklaim sangat handal dalam melacak seluruh gerakan tubuh manusia. Perusahaan tersebut menamai sistem deteksi visual ini dengan istilah teknis “17-key point user detection technology”, yang secara presisi mampu mengenali 17 titik kunci pada tubuh seperti bahu, siku, pinggul, dan lutut.
Meskipun kipas ini sangat pintar melacak pergerakan, Dyson dengan tegas menekankan bahwa sistem AI tersebut sama sekali tidak dirancang untuk mengenali identitas spesifik atau wajah pengguna. Privasi tetap menjadi prioritas utama perusahaan, karena seluruh proses pemrosesan data AI dilakukan langsung di dalam perangkat (on-device processing), bukan dikirim ke server awan yang rawan bocor. Pada saat yang sama, gambar visual yang ditangkap kamera langsung dianalisis secara real-time, lalu setelah seluruh proses selesai, gambar tersebut langsung dihapus secara permanen oleh sistem.
Fitur Multi-Orang dan Hemat Listrik Otomatis
Fitur menarik lainnya muncul ketika ruangan tersebut diisi oleh beberapa orang sekaligus. Pada kondisi seperti ini, kipas pintar Dyson secara otomatis langsung menyesuaikan pola osilasinya tanpa perlu campur tangan pengguna. Sistem kecerdasan buatan secara cerdas membagi aliran udara secara merata ke semua individu yang terdeteksi, sehingga tidak ada satu orang pun yang kepanasan sementara orang lain kedinginan. Penyesuaian dinamis ini tentu menjadi nilai jual utama, terutama di rumah dengan banyak penghuni atau di ruang kantor terbuka.
Dengan memanfaatkan sistem deteksi gerakan yang sama, Dyson juga menambahkan fitur otomatis yang sangat membantu menghemat konsumsi listrik. Perangkat kipas ini secara cerdas dapat mati dengan sendirinya ketika pengguna terakhir meninggalkan ruangan dan sistem tidak lagi mendeteksi adanya pergerakan tubuh manusia sama sekali. Fitur ini terbukti sangat berguna bagi mereka yang sering lupa mematikan kipas saat bepergian keluar rumah, sehingga tagihan listrik bulanan pun dapat lebih terkontrol.
Spesifikasi Penyaringan Udara dan Harga Premium
Dari sisi spesifikasi teknis, Dyson Find+Follow Purifier Cool dibekali dengan filter ganda yaitu K-carbon dan HEPA yang diklaim memiliki performa super unggul. Kedua filter ini mampu menangkap polusi hingga 50 persen lebih banyak nitrogen dioksida dibandingkan generasi sebelumnya, sebuah klaim yang cukup impresif untuk perangkat sekelas kipas angin. Pada saat yang sama, perangkat ini secara efisien menyaring berbagai bau tak sedap, senyawa organik mudah menguap (VOC), serta 99,97 persen partikel ultra halus berukuran hingga 0,3 mikron yang biasanya tidak terlihat oleh mata telanjang namun dapat mengganggu sistem pernapasan.
Seluruh sistem penyaringan tersebut telah memenuhi standar ketat HEPA H13, sehingga Dyson dengan percaya diri memasarkan produk ini sebagai alat pembersih udara sekaligus kipas angin dalam satu perangkat. Ditambah lagi, monitor bawaan pada perangkat secara otomatis dapat memeriksa kadar berbagai polutan di dalam ruangan, seperti PM2.5, PM10, VOC, NO2, dan formaldehida. Untuk memudahkan kontrol sehari-hari, Dyson Find+Follow Purifier Cool dengan mudah dapat diatur melalui aplikasi resmi MyDyson yang tersedia di ponsel pintar.
Menurut klaim pabrikan, perangkat ini sangat cocok digunakan di ruangan dengan luas hingga 290 kaki persegi atau sekitar 27 meter persegi, yang setara dengan ukuran ruang keluarga standar. Kemampuan osilasinya pun sangat lebar, mencapai 350 derajat, sehingga hampir seluruh penjuru ruangan dapat terjangkau oleh aliran udara maupun proses penyaringan. Urusan perawatan pun dibuat praktis oleh Dyson, karena filter HEPA-nya diklaim memiliki usia pakai hingga satu tahun penuh sebelum akhirnya perlu diganti. Dengan bobot keseluruhan sekitar 12 pon atau setara 5,4 kilogram, kipas ini terbilang cukup ringan untuk dipindahkan antarruangan meskipun harganya tergolong sangat premium. Informasi mengenai harga dihimpun langsung dari laporan CNET, di mana Dyson Find+Follow Purifier Cool dijual seharga 850 dollar AS atau sekitar Rp 15,1 jutaan di pasar global.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







