• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Kipas AI Rp 15 Jutaan dari Dyson: Bisa Tahu Keberadaan Orang dalam Ruangan, Lalu Mengarahkan Angin Secara Otomatis

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Mei 30, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Bayangkan Anda sedang bersantai di sofa, lalu tiba-tiba pindah ke meja kerja untuk menyelesaikan tugas. Begitu Anda bergerak, kipas langsung secara otomatis membelokkan hembusan angin ke arah Anda tanpa perlu menyentuh remote atau mengucapkan sepatah kata pun. Kedengarannya seperti teknologi masa depan, bukan? Nah, perusahaan elektronik raksasa asal Inggris, Dyson, baru saja secara resmi meluncurkan perangkat kipas pintar terbaru yang diberi nama mencolok Dyson Find+Follow Purifier Cool. Perangkat canggih ini langsung menarik perhatian publik karena harganya yang mencapai sekitar Rp 15,1 jutaan, sekaligus fitur kecerdasan buatan yang sangat ambisius.

Teknologi AI yang Memburu Gerakan Pengguna

Jika kipas biasa hanya mampu menyemburkan angin secara statis atau berputar bolak-balik tanpa arah yang jelas, maka Dyson secara sengaja merancang perangkat ini dengan pendekatan yang sangat berbeda. Pabrikan asal Inggris itu dengan berani membekali kipasnya dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) mutakhir yang secara aktif melacak setiap gerakan pengguna di dalam ruangan. Setelah mendeteksi posisi Anda, sistem AI tersebut secara otomatis langsung mengarahkan seluruh aliran udara dingin atau hangat tepat ke arah tubuh Anda. Dengan cara ini, Dyson mencoba memecahkan masalah klasik yang sering dialami banyak orang: angin kipas yang kerap meleset karena pengguna terus berpindah tempat.

Dyson dengan penuh keyakinan menyebut teknologi revolusioner ini sebagai “Find+Follow air projection”. Berkat fitur canggih tersebut, kipas pintar ini konon dapat terus-menerus menghembuskan udara segar ke arah pengguna meskipun orang tersebut berkali-kali berpindah posisi, misalnya dari kursi kerja ke lantai karpet atau ke tepi ranjang. Teknologi ini seolah-olah menghilangkan kebiasaan malas kita untuk mengarahkan ulang kipas secara manual, sehingga kenyamanan tetap maksimal tanpa perlu interaksi fisik yang berulang-ulang.

Seorang Senior Engineer Dyson yang bernama Omer Ali dengan tegas menjelaskan dalam pernyataan resmi perusahaan, “Kami merancang Dyson Find+Follow Purifier Cool agar secara responsif dapat menyesuaikan diri dengan perilaku manusia di dunia nyata yang dinamis dan tidak bisa diprediksi.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Dyson benar-benar serius mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam perangkat rumah tangga, bukan sekadar gimmick pemasaran sesaat.

Sistem Deteksi 17 Titik Tubuh Tanpa Mengorbankan Privasi

Lantas, bagaimana cara kipas seharga 15 jutaan ini mendeteksi posisi pengguna? Untuk menjawab kebutuhan teknis tersebut, Dyson dengan sangat cermat menyematkan sebuah sistem AI vision (penglihatan buatan) yang diklaim sangat handal dalam melacak seluruh gerakan tubuh manusia. Perusahaan tersebut menamai sistem deteksi visual ini dengan istilah teknis “17-key point user detection technology”, yang secara presisi mampu mengenali 17 titik kunci pada tubuh seperti bahu, siku, pinggul, dan lutut.

Meskipun kipas ini sangat pintar melacak pergerakan, Dyson dengan tegas menekankan bahwa sistem AI tersebut sama sekali tidak dirancang untuk mengenali identitas spesifik atau wajah pengguna. Privasi tetap menjadi prioritas utama perusahaan, karena seluruh proses pemrosesan data AI dilakukan langsung di dalam perangkat (on-device processing), bukan dikirim ke server awan yang rawan bocor. Pada saat yang sama, gambar visual yang ditangkap kamera langsung dianalisis secara real-time, lalu setelah seluruh proses selesai, gambar tersebut langsung dihapus secara permanen oleh sistem.

Fitur Multi-Orang dan Hemat Listrik Otomatis

Fitur menarik lainnya muncul ketika ruangan tersebut diisi oleh beberapa orang sekaligus. Pada kondisi seperti ini, kipas pintar Dyson secara otomatis langsung menyesuaikan pola osilasinya tanpa perlu campur tangan pengguna. Sistem kecerdasan buatan secara cerdas membagi aliran udara secara merata ke semua individu yang terdeteksi, sehingga tidak ada satu orang pun yang kepanasan sementara orang lain kedinginan. Penyesuaian dinamis ini tentu menjadi nilai jual utama, terutama di rumah dengan banyak penghuni atau di ruang kantor terbuka.

Dengan memanfaatkan sistem deteksi gerakan yang sama, Dyson juga menambahkan fitur otomatis yang sangat membantu menghemat konsumsi listrik. Perangkat kipas ini secara cerdas dapat mati dengan sendirinya ketika pengguna terakhir meninggalkan ruangan dan sistem tidak lagi mendeteksi adanya pergerakan tubuh manusia sama sekali. Fitur ini terbukti sangat berguna bagi mereka yang sering lupa mematikan kipas saat bepergian keluar rumah, sehingga tagihan listrik bulanan pun dapat lebih terkontrol.

Spesifikasi Penyaringan Udara dan Harga Premium

Dari sisi spesifikasi teknis, Dyson Find+Follow Purifier Cool dibekali dengan filter ganda yaitu K-carbon dan HEPA yang diklaim memiliki performa super unggul. Kedua filter ini mampu menangkap polusi hingga 50 persen lebih banyak nitrogen dioksida dibandingkan generasi sebelumnya, sebuah klaim yang cukup impresif untuk perangkat sekelas kipas angin. Pada saat yang sama, perangkat ini secara efisien menyaring berbagai bau tak sedap, senyawa organik mudah menguap (VOC), serta 99,97 persen partikel ultra halus berukuran hingga 0,3 mikron yang biasanya tidak terlihat oleh mata telanjang namun dapat mengganggu sistem pernapasan.

Seluruh sistem penyaringan tersebut telah memenuhi standar ketat HEPA H13, sehingga Dyson dengan percaya diri memasarkan produk ini sebagai alat pembersih udara sekaligus kipas angin dalam satu perangkat. Ditambah lagi, monitor bawaan pada perangkat secara otomatis dapat memeriksa kadar berbagai polutan di dalam ruangan, seperti PM2.5, PM10, VOC, NO2, dan formaldehida. Untuk memudahkan kontrol sehari-hari, Dyson Find+Follow Purifier Cool dengan mudah dapat diatur melalui aplikasi resmi MyDyson yang tersedia di ponsel pintar.

Menurut klaim pabrikan, perangkat ini sangat cocok digunakan di ruangan dengan luas hingga 290 kaki persegi atau sekitar 27 meter persegi, yang setara dengan ukuran ruang keluarga standar. Kemampuan osilasinya pun sangat lebar, mencapai 350 derajat, sehingga hampir seluruh penjuru ruangan dapat terjangkau oleh aliran udara maupun proses penyaringan. Urusan perawatan pun dibuat praktis oleh Dyson, karena filter HEPA-nya diklaim memiliki usia pakai hingga satu tahun penuh sebelum akhirnya perlu diganti. Dengan bobot keseluruhan sekitar 12 pon atau setara 5,4 kilogram, kipas ini terbilang cukup ringan untuk dipindahkan antarruangan meskipun harganya tergolong sangat premium. Informasi mengenai harga dihimpun langsung dari laporan CNET, di mana Dyson Find+Follow Purifier Cool dijual seharga 850 dollar AS atau sekitar Rp 15,1 jutaan di pasar global.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Dysonteknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Xiaomi Perkenalkan 17T dan 17T Pro: Peningkatan Kamera Leica dan Daya Tahan Baterai Jadi Andalan

Snapdragon C Hadir sebagai Senjata Qualcomm Melawan Chromebook dan MacBook Neo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

DeepSeek Pakai Ribuan Chip Nvidia untuk Saingi GPT, Simak Lengkapnya!

DeepSeek Pakai Ribuan Chip Nvidia untuk Saingi GPT, Simak Lengkapnya!

Mei 20, 2025
Teaser “Feel the Wind” Nubia, Isyarat Penyempurnaan Kipas Pendingin RedMagic

Pabrikan China Agibot Catatkan Produksi 5.000 Unit Robot Humanoid dalam 3 Bulan

April 6, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
XLSmart Hadirkan ByeByeBox di ITB: Setor Sampah Elektronik, Dapat Bonus Kuota

Inovasi GPU AI: Nvidia Manfaatkan Arsitektur RTX 5090 untuk Perkuat Lini RTX Pro 5500

September 16, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 PGSoft vs Pragmatic Play Siapa Raja Slot Online Tahun Ini 7 Game PGSoft Paling Populer dari Mahjong Ways hingga Wild Bandito Gate of Olympus vs Mahjong Ways Duel Slot Legendaris yang Wajib Kamu Tahu Rahasia Grafis Mewah PGSoft yang Bikin Pemain Betah Berlama lama 10 Game Pragmatic Play dengan Fitur Bonus Paling Menggila RTP Volatilitas Dan Gaya main Panduan Lengkap PGSoft Pragmatic Sweet Bonanza sampai Starlight Princess Evolusi Game Pragmatic yang Tak Pernah Sepi PGSoft untuk Pemula Cara Memilih Game Sesuai Gaya Main 5 Slot Pragmatic yang Cocok untuk Main Santai Tanpa Ribet Masa Depan Slot Online Inovasi PGSoft dan Pragmatic Play di 2026 Bukan Cuma Jackpot 7 Alasan Slot PGSoft Pragmatic Play Bikin Nagih Dari Scatter ke Free Spin Bedah Mekanisme Bonus PGSoft vs Pragmatic Play 5 Mitos Slot Online yang Sering Bikin Pemain Salah Paham PANDUAN Main Di HP pgsoft Atau Pragmatic Yang Lebih Nyaman Jam RTP atau Keberuntungan Menakar Pola Main di Dua Provider Raksasa 7 Slot Bertema Petualangan Terbaik dari PGSoft dan Pragmatic Play Ketika Grafis Ketemu Matematika Rahasia Slot yang Enak Dimainkan Duel Provider 2026 Inovasi Fitur yang Bakal Jadi Tren Slot Berikutnya Dari Klasik sampai Megaways Evolusi Gaya Slot Pragmatic Play Checklist Sebelum Main 8 Hal Wajib Dilihat di Slot PGSoft Pragmatic TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT Integrasi Vision Transformers OpenAI Akselerasi Simulasi Probabilitas Multi Reel Terobosan Arsitektur Sora Generatif Game Gulungan Daring Starlight Princess Implementasi DeepSeek V3 Mekanisme Paylines Dinamis Gates of Olympus Sinergi Komputasi Kuantum Google Quantum AI Sinyal Pembayaran Sugar Rush 1000 Model Bahasa Penalaran Claude 3 5 Sonnet Struktur Kerapatan Scatter Mahjong Ways Pemrosesan Neural Network NVIDIA Blackwell Dinamika Cascading Lucky Neko Pemanfaatan Model Difusi Runway Gen 3 Sticky Wild Wild West Gold Riset Terapan xAI Grok 2 Lonjakan Frekuensi Multiplier Mahjong Ways 2 Algoritma Deep Reinforcement Learning DeepMind Stabilitas Tumble Sweet Bonanza Penerapan Sistem Inferensi Meta LLaMA 3 3 Paylines Wild Bounty Showdown Transformasi Model Matematika Anthropic Ritme Transisi Starlight Princess 1000 Adopsi Jaringan Sparse Autoencoder MIT Distribusi Gates of Olympus 1000 Terobosan Komputasi Kognitif Microsoft Copilot Anomali Mahjong Wins 3 Analisis Prediktif AI Kausal OpenAI Fluktuasi Simbol Fruit Party Pemanfaatan Framework Qwen 2 5 Alibaba Cloud Titik Jenuh Buffalo King Megaways Eksplorasi Model Prediksi Dinamis Mistral Large Pola Scatter Madame Destiny Megaways Penerapan Vision Language AI Generasi Baru Variasi Simbol Emas Caishen Wins Rekonstruksi Stokastik Arsitektur AI Gemini 1 5 Pro The Dog House Megaways Pemanfaatan Algoritma Self Supervised Learning Stanford Treasures of Aztec Integrasi Edge AI Apple Intelligence Pola Pecahan Rise of Olympus Mengenal PG Soft Profil Pengembang Game Digital Asal Asia Sejarah DAN Perjalanan PG Soft Di Industri Game Online 10 GAME Paling POPULER Buatan PG Soft Dan Karakteristiknya Analisis Grafis dan Animasi dalam Game PG Soft Inovasi Teknologi dan Mekanisme permainan Di PG Soft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft Tren Tema dan Desain Visual Game PG Soft dari Tahun ke Tahun PG Soft vs Pengembang Game Lain Perbandingan Kualitas dan Inovasi DAMPAK PG soft Terhadap Industri Hiburan Digital Dan mobile Gaming Prospek dan Tantangan PG Soft di Masa Depan PRAGMATIC play Vs PG Soft Siapa Lebih berani Bereksperimen Dengan Mekanik Bonus Anatomi RTP Hit Frequency dan Volatilitas Kenapa Dua Slot Terasa Beda Meski Angkanya Mirip Rahasia DESAIN Mobile PG soft Portrait Mode One Handed Play Dan Psikologi Layar Sentuh Dari Zeus ke Mahjong Simbolisme yang Menjual Pragmatic PG Soft di Pasar Global Scatter Multiplier dan Ante Bet evolusi Fitur Pragmatic YANG Mengubah cara Orang Main Sound Haptik di Slot PG Soft Membangun Adrenalin Tanpa Harus Menang Turnamen Mission dan Leaderboard CARA Provider Membuat Slot Terasa Seperti Esports Audit Sertifikasi dan Regulasi Apa yang Sebenarnya Diuji dari Game Pragmatic PG Soft Mystery Progressive dan Fixed Jackpot Matematika Harapan di Balik Hadiah Besar Masa Depan Slot Pragmatic PG Soft Cloud VR AI dan Personalisasi Real Time

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version