Newtechclub.com – Bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal pada kabel charger yang berantakan dan baterai periferal yang selalu mati di saat-siang penting! Melalui panggung megah Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, Lenovo secara menggemparkan baru saja memperkenalkan sebuah konsep revolusioner: keyboard dan mouse nirkabel yang bisa mengisi dayanya sendiri! Lebih mencengangkan lagi, kedua perangkat canggih ini mereka kemas dalam satu paket yang mereka sebut sebagai Self-Charging Kit Concept.

Dengan penuh percaya diri, Lenovo langsung menggebrak dengan klaim berani. Mereka menyatakan bahwa konsep kit ini merupakan “salah satu pengalaman tanpa pengecasan sejati pertama di industri”. Bagaimana bisa? Ternyata, rahasianya terletak pada pemanfaatan energi surya yang tidak lagi bergantung pada sinar matahari langsung! Artinya, mouse dan keyboard ajaib ini akan terus aktif tanpa Anda harus repot-repot mencolokkannya ke stop kontak.
Lalu, pasti Anda bertanya-tanya, bagaimana sih cara kerjanya hingga kedua perangkat tersebut bisa mengisi daya secara mandiri? Jawabannya, Lenovo memanfaatkan teknologi mutakhir yang mereka sebut “pemanenan cahaya (light-harvesting) tingkat lanjut”. Teknologi canggih inilah yang memungkinkan mouse serta keyboard tersebut mengisi ulang baterainya hanya dengan mengandalkan cahaya dalam ruangan, bahkan dalam kondisi cahaya yang sangat redup sekalipun, yakni serendah 50 lux! Sebagai ilustrasi, sebagian besar toko bahan makanan memiliki kecerahan antara 200-500 lux. Nah, kondisi 50 lux ini setara dengan cahaya di dalam ruangan yang remang-remang atau seperti suasana saat hari mendung.
Mari kita perhatikan desainnya yang futuristik. Dari gambar produk yang beredar, panel pengisi daya yang transparan terlihat elegan berada di atas tombol panah keyboard dan mengelilingi bagian atas mouse, seolah menyatu dengan desain. Lenovo memang belum membeberkan spesifikasi teknis secara detail. Namun, dari potret yang mereka bagikan, kita bisa melihat tiga tombol Bluetooth yang dengan jelas menunjukkan bahwa perangkat ini dapat dengan mudah dihubungkan ke beberapa perangkat berbeda hanya dengan sekali tekan. Tidak hanya itu, tombol mode hemat daya juga disertakan untuk memperpanjang usia baterai secara ekstrem saat dibutuhkan.
Sebenarnya, konsep teknologi bebas cas seperti ini bukanlah hal yang benar-benar baru di pasaran. Pasalnya, produsen periferal ternama seperti Logitech sudah lebih dulu meluncurkan keyboard bertenaga surya yang sanggup bertahan hingga tiga bulan dalam gelap. Akan tetapi, keyboard pesaing tersebut masih memerlukan cahaya setidaknya 100 lux untuk melakukan pengisian daya. Di sinilah keunggulan konsep Lenovo terlihat; mereka berhasil menciptakan sistem yang lebih efisien dengan kebutuhan cahaya yang jauh lebih rendah!
Sayangnya, kita masih harus menahan napas karena Self-Charging Kit Concept ini masih berstatus sebagai produk konsep. Oleh karena itu, tanggal rilis resmi maupun harga pasarnya belum dapat dipastikan. Sebagai gambaran kasar, keyboard bertenaga surya dari Logitech dibanderol sekitar 300 dolar AS atau setara Rp 5 jutaan. Bisa jadi, produk konsep andalan Lenovo ini nantinya akan dipasarkan di kisaran harga yang serupa. Nah, apakah Anda tertarik untuk membebaskan meja kerja dari kabel yang menjerat? Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari Lenovo! Siap-siap, era periferal yang benar-benar mandiri tanpa charger tampaknya akan segera tiba!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







