Newtechclub.com – Logitech lewat peluncuran perangkat audio kelas kakap terbarunya, yaitu Logitech Rally Speaker 2 Pro dan Rally Speaker 2 Max. Langkah tak terduga ini menandai ekspansi besar-besaran Logitech yang secara resmi melangkah ke arena pasar Professional Audiovisual (Pro AV), sebuah sektor yang menuntut kualitas suara tinggi dan sistem visual mutakhir untuk lingkungan profesional. Dalam terobosan ini, Logitech secara khusus merancang kedua sistem speaker tersebut guna menjawab kebutuhan ruang konferensi berukuran raksasa serta aula pelatihan perusahaan yang kerap kali mengalami kendala akustik parah. Kunci utama keunggulan dua perangkat ini terletak pada teknologi Sound Shape, sebuah inovasi pengarah suara buatan Logitech yang sanggup mengontrol dan mengendalikan arah gelombang suara secara jauh lebih presisi dibandingkan sistem konvensional. Melalui pendekatan teknologi terdepan ini, Logitech tidak hanya sekadar menjual perangkat keras biasa, melainkan juga menyajikan solusi audio modern yang berpotensi memikat perhatian para pengelola fasilitas kantor di seluruh dunia.
Logitech menilai bahwa pemasangan speaker plafon yang selama ini menjadi standar utama pada ruang rapat besar sejatinya menyimpan timbunan masalah teknis yang sangat merepotkan. Pengalaman lapangan membuktikan bahwa instalasi speaker plafon selalu menelan biaya pemasangan yang amat mahal, serta membutuhkan kerumitan tata kelola kabel yang sangat menyita waktu para teknisi audio. Lebih parah lagi, pancaran suara dari plafon sering kali membentur lantai dan meja, sehingga memicu pantulan gema liar yang merusak kejernihan artikulasi suara pembicara. Berangkat dari masalah klasik tersebut, Logitech dengan cerdik mengambil langkah berbeda dengan menempatkan Rally Speaker 2 Pro dan Max tepat di area depan ruangan, sejajar dengan layar presentasi utama. Melalui metode penempatan strategis ini, Logitech mengklaim mampu menyebarkan pancaran audio secara jauh lebih merata ke seluruh penjuru ruangan tanpa memaksa perusahaan memasang puluhan speaker kecil yang bertebaran di berbagai titik langit-langit.
Perbedaan mendasar antara kedua varian perangkat audio ini terletak pada jumlah penggerak suara internal yang terpasang rapi di dalam sasisnya. Logitech membekali varian Rally Speaker 2 Pro dengan 32 unit micro-driver canggih, sementara varian Rally Speaker 2 Max mengusung kekuatan super lewat 64 unit driver independen untuk menjangkau sudut ruangan yang jauh lebih lapang. Penggunaan banyak driver terintegrasi ini memungkinkan sistem audio memancarkan energi gelombang suara secara seimbang ke berbagai jarak tembak. Hasilnya, Logitech menjamin bahwa seluruh peserta rapat dapat mendengar setiap patah kata percakapan dengan tingkat volume yang konstan dan jernih, entah mereka memilih duduk di kursi barisan paling depan maupun di barisan paling belakang.
Teknologi Sound Shape sendiri bekerja dengan memanfaatkan prinsip interferensi gelombang audio secara presisi, di mana sistem mengatur fase gelombang suara agar saling menguatkan di zona target dan saling meniadakan ke arah benteng pantulan yang tidak diinginkan. Logitech mengilustrasikan mekanisme kerja mutakhir ini mirip dengan pancaran sinar lampu sorot panggung yang terfokus sempurna pada satu titik sasaran. Konsep terarah ini sangat bertolak belakang dengan karakter speaker konvensional yang cenderung memancarkan suara ke segala arah secara acak, sehingga gelombang suaranya mudah sekali memantul liar pada permukaan dinding kaca maupun langit-langit ruangan. Dengan mengendalikan sudut rambatan suara secara ketat, teknologi inovatif ini berhasil menekan tingkat interferensi akustik dan menjaga kualitas audio tetap murni sampai ke telinga pendengar.
Dalam pengujian internal pada ruangan sepanjang 12 meter, Logitech mengklaim bahwa varian Rally Speaker 2 Pro hanya mengalami penurunan volume suara yang sangat tipis dari area depan hingga barisan belakang. Meskipun angka performa tersebut terdengar sangat menggiurkan, klaim manis ini sejauh ini masih murni berasal dari data sepihak produsen dan belum mengantongi verifikasi dari pengujian laboratorium independen. Praktisi audio profesional tentu memahami betul bahwa performa nyata di lapangan sangat bergantung pada variasi bentuk arsitektur ruangan, jenis material peredam dinding, serta tingkat kebisingan pendingin udara yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, tingkat efektivitas teknologi pemandu suara ini masih memerlukan pembuktian secara empiris melalui penggunaan nyata di berbagai ruang rapat perusahaan.
Selain menawarkan kualitas jangkauan suara yang merata, Logitech turut memamerkan potensi revolusioner Rally Speaker 2 Max dalam mendukung kegiatan rapat multibahasa secara simultan di satu ruangan yang sama. Dengan memanfaatkan kemampuan pemisahan pancaran audio, perangkat pintar ini sanggup menembakkan dua aliran bahasa berbeda ke dua sisi ruangan yang berselisih tanpa saling mengganggu. Peserta rapat yang duduk di sisi kiri dapat mendengarkan narasi berorientasi bahasa Inggris, sedangkan peserta yang berada di sisi kanan dapat menyimak terjemahan bahasa Prancis secara langsung. Untuk menyempurnakan fitur canggih ini, Logitech sedang menjalin kemitraan strategis dengan pengembang platform komunikasi global guna mengintegrasikan sistem suaranya dengan fitur Interpreter pada Microsoft Teams serta fitur Voice Translator milik Zoom Meetings.
Bagi para eksekutif dan teknisi yang penasaran ingin menguji kehebatannya secara langsung, Logitech Rally Speaker 2 Pro dan Max saat ini sudah dapat dicoba di fasilitas Logitech Experience Center yang berlokasi di Silicon Valley. Meski demikian, Logitech baru menjadwalkan ketersediaan komersial perangkat audio ini bagi publik luas pada kawasan musim panas tahun 2027 mendatang, sementara informasi pasti mengenai harga jualnya masih tersimpan rapat. Inovasi pengarah suara terfokus ini memang membawa angin segar yang berpotensi memangkas kerumitan instalasi audio-visual di ruang konferensi modern. Namun pada akhirnya, besaran investasi yang harus dibayar perusahaan serta bukti ketahanan kinerjanya bila dibandingkan dengan sistem audio konvensional akan menjadi faktor penentu utama bagi para manajer IT sebelum memutuskan untuk membeli unit ini.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.






