Newtechclub.com – Sebuah gebrakan spektakuler baru saja menghantam dunia teknologi! Rekor prosesor (CPU) desktop tercepat di dunia akhirnya berhasil dipecahkan dengan cara yang sangat mengejutkan.
Selanjutnya, seorang pegiat overclocking (peningkatan kecepatan prosesor) asal China yang sangat berbakat, dengan identitas online “wytiwx”, secara heroik berhasil mendorong kecepatan clock CPU-nya melambung hingga mencapai angka fantastis, yaitu 9.130,33 MHz atau 9,13 GHz.
Hebatnya lagi, hasil yang mencengangkan ini justru ia raih dengan menggunakan CPU Intel Core i9-14900KF yang pada dasarnya hanya memiliki kecepatan clock standar (base) sekitar 3.200 MHz dan kecepatan boost maksimal sekitar 5.600 MHz.
Oleh karena itu, pencapaian wytwix ini sungguh luar biasa karena berarti kecepatan clock yang ia peroleh hampir tiga kali lipat dari kecepatan standar dan hampir dua kali lipat dari kecepatan boost default yang ditetapkan pabrik!
Sebagai informasi, unit CPU yang digunakan wytwix merupakan 8 unit P-Cores (performance cores) yang memang memiliki kecepatan base 3,2 GHz dan boost 5,6 GHz.
Selain itu, perlu diketahui bahwa komponen P-Cores ini biasanya selalu ditemani oleh 16 unit E-Cores (efficient cores) yang memiliki clock speed dasar lebih rendah, yakni 2,4 GHz dengan clock turbo 4,4 GHz.
Namun, dalam proses overclocking yang ekstrem ini, wytiwx dengan sangat cerdas memilih untuk hanya menggunakan P-Cores saja, kemungkinan besar untuk memfokuskan seluruh daya pada performa inti tanpa gangguan.
Nah, yang paling membanggakan, menurut data peringkat CPU tercepat di dunia versi HWBot, rekor wytiwx ini telah terverifikasi secara resmi dan berhasil menggeser posisi pesaing terdekatnya, yaitu seorang overclocker bernama “elmor”.
Sebelumnya, elmor memang sukses melakukan overclock pada CPU Intel Core i9-14900KS dengan kecepatan yang mentok di 9.117,75 MHz, sehingga hasil wytiwx unggul tipis dengan selisih 12,58 MHz.
Lalu, apa sih rahasia di balik tembusnya kecepatan gila-gilaan ini? Ternyata, pencapaian wytiwx ini sepenuhnya diraih berkat sistem pendingin super canggih berbahan helium cair yang sanggup meredakan sekaligus menghilangkan suhu panas di dalam prosesor secara instan.
Seperti yang telah banyak diketahui, kegiatan memaksa kecepatan clock CPU alias overlocking pasti akan membuat prosesor menjadi sangat panas secara drastis.
Alasannya cukup logis, karena CPU secara tidak wajar dipaksa untuk bekerja jauh di luar batas kemampuannya yang normal. Selain itu, tegangan listrik yang sangat tinggi juga mutlak diperlukan untuk mendongkrak kecepatan clock CPU, dan hal ini tentu saja semakin menambah panas yang dihasilkan.
Dalam proses overclocking kali ini, wytiwx dengan berani memompa tegangan listrik hingga sebesar 1,388 volt ke dalam CPU. Padahal, biasanya CPU hanya menerima beban sekitar 1 volt untuk pemrosesan ringan atau maksimal 1,25 volt untuk pemrosesan menengah dan tinggi.
Akan tetapi, berkat sistem pendingin Liquid Helium yang suhunya bisa mencapai -269 derajat Celcius, semua suhu panas yang dihasilkan prosesor langsung “kalah” dan dapat diredam dengan sempurna.
Akibatnya, CPU tersebut tetap dapat berjalan dengan sangat stabil pada “Core Speed” 9,13 GHz alias 9.130,33 MHz, seperti yang terpampang jelas pada screenshot spesifikasi CPU di aplikasi benchmark CPU-Z.
Sebagai perbandingan, tanpa sistem pendingin yang mumpuni, beban dan tegangan listrik berlebihan yang diterima CPU pasti akan langsung membuat komponen di dalamnya hangus terbakar karena suhu yang terlalu panas.
Selain itu, tentu saja wytiwx juga menggunakan rangkaian hardware pilihan yang khusus didesain untuk mendukung kelancaran proses overclocking ekstrem.
Berikut adalah detail konfigurasi hardware andalan yang ia pakai, sebagaimana telah dirangkum dari Tom’s Hardware:
- Motherboard: Asus ROG Maximus Z790 Apex.
- RAM: Corsair Vengeance DDR5 32GB, yang juga dioverclock hingga DDR5-5744.
- Kartu grafis/GPU: GeForce RTX 3050.
- Power supply/PSU: Corsair HX1200i.
Memang, kecepatan clock PCU Intel Core i9-14900KF yang berhasil dicapai oleh wytiwx mungkin tidak akan pernah bisa diterapkan dalam penggunaan komputer sehari-hari.
Namun, pencapaian ini secara gemilang membuktikan bahwa kemampuan CPU standar pabrikan sebenarnya masih menyimpan potensi maksimal yang sangat besar dan dapat ditingkatkan sedemikian rupa dengan teknik yang tepat.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







