Tangerang, Banten (newtechclub.com) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid mengingatkan orang tua tentang bahaya paparan gadget berlebihan pada kesehatan mata anak. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri kick off program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMPK Penaburan, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (5/8).
Dalam kesempatan itu, Meutya menekankan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan siswa menunjukkan banyak anak mengalami gangguan penglihatan. “Pemeriksaan kesehatan hari ini memberikan masukan berharga, terutama soal kesehatan mata. Ternyata, banyak anak yang bermasalah dengan penglihatan karena terlalu sering terpapar gadget,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masalah ini muncul akibat kebiasaan anak menghabiskan waktu lama di depan layar. “Screen time yang berlebihan jelas berdampak buruk. Apalagi, di era digital seperti sekarang, anak-anak sulit lepas dari gadget,” tambah Meutya.
Orang Tua Harus Lebih Aktif Awasi Penggunaan Gadget
Meutya pun mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengatur waktu penggunaan gadget anak. “Kita tidak bisa melarang anak sama sekali untuk tidak pegang gadget, tapi harus ada batasannya. Pengawasan orang tua sangat penting agar kesehatan mata anak tidak terganggu,” pesannya.
Menurutnya, orang tua bisa menerapkan aturan seperti “jam bebas gadget” atau mengajak anak melakukan aktivitas outdoor. “Ajak mereka bermain di luar, batasi screen time, dan pastikan mata anak tidak terus-terusan menatap layar,” saran Meutya.
kunjungi laman berita terkini di Exposenews.id
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah sendiri merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya, memberikan layanan kesehatan menyeluruh untuk menciptakan Generasi Emas 2045.
“Kami menargetkan 53 juta siswa di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, bisa mendapatkan pemeriksaan ini. Tidak boleh ada satu pun anak yang tertinggal,” tegas Meutya.
Ia berharap, dengan deteksi dini, masalah kesehatan seperti gangguan mata bisa segera ditangani. “Kalau sudah terdeteksi sejak awal, penanganannya akan lebih mudah. Ini investasi penting untuk masa depan anak-anak Indonesia,” tutupnya.
Fakta Menarik: Screen Time Berlebih Picu Masalah Mata pada Anak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa:
- 40% anak usia sekolah mengalami gangguan penglihatan akibat terlalu lama menatap layar.
- Screen time lebih dari 2 jam per hari bisa menyebabkan mata lelah, penglihatan kabur, bahkan miopia (rabun jauh).
- Cahaya biru (blue light) dari gadget dapat merusak retina mata jika terpapar terus-menerus.
Tips dari Pakar: Cara Jaga Kesehatan Mata Anak di Era Digital
- Atur waktu penggunaan gadget – Batasi maksimal 1-2 jam/hari.
- Ajak anak beraktivitas di luar ruangan – Paparan sinar matahari alami baik untuk kesehatan mata.
- Gunakan fitur blue light filter – Kurangi efek cahaya biru yang berbahaya.
- Lakukan pemeriksaan mata rutin – Minimal 6 bulan sekali.
baca juga: Google Hadirkan Pintasan “Mode AI”, Simak gunanya!
Pemerintah melalui Kemenkominfo terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata anak. Namun, peran orang tua tetap paling krusial dalam mengawasi dan membatasi screen time.
“Jangan sampai generasi penerus bangsa tumbuh dengan gangguan kesehatan hanya karena gadget. Ayo, lebih bijak dalam penggunaannya!” pungkas Meutya.







