• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

OpenAI Perkenalkan GPT-Live, Model Suara Teranyar yang Bikin ChatGPT Voice Makin Cakap

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Juli 10, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Dalam sebuah gebrakan yang mengejutkan industri teknologi, OpenAI secara resmi meluncurkan GPT-Live, sebuah model kecerdasan buatan revolusioner yang kini menjadi “nyawa” baru di balik fitur percakapan suara ChatGPT yang selama ini kita kenal. Bayangkan, berbincang dengan AI kini terasa seperti mengobrol santai dengan teman di warung kopi—begitulah kira-kira sensasi yang ditawarkan oleh teknologi terbaru ini.

Bukan Sekadar Mode Suara Biasa, Ini Revolusi Komunikasi Dua Arah!

Yang menarik, GPT-Live bukanlah sekadar peningkatan kecil dari mode suara sebelumnya. OpenAI dengan percaya diri mengklaim bahwa model terbaru ini mampu menciptakan pengalaman percakapan yang jauh lebih natural dan mengalir dua arah, persis seperti interaksi antarmanusia pada umumnya. Lalu, apa rahasia di balik kecanggihan ini? Ternyata, semuanya berkat implementasi teknologi full-duplex yang canggih, yang memungkinkan AI untuk mendengar dan berbicara secara bersamaan tanpa harus bergantian seperti radio komunikasi jadul.

Dengan kemampuan mutakhir tersebut, ChatGPT kini dapat memberikan respons singkat seperti “mhmm” atau “iya” di sela-sela percakapan, menunjukkan bahwa AI benar-benar menyimak setiap kata yang kita ucapkan. Bahkan lebih keren lagi, pengguna kini bisa berhenti sejenak untuk berpikir atau menarik napas tanpa perlu khawatir AI akan langsung memotong pembicaraan dengan respons yang terburu-buru. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi mereka yang sering merasa terganggu dengan jeda percakapan yang kaku dan tidak alami.

Bisa Interupsi dan Pakai Tools, Makin Cerdas!

Lebih mencengangkan lagi, OpenAI mengungkapkan bahwa GPT-Live memiliki kemampuan untuk memutuskan secara real-time kapan waktu yang tepat untuk berbicara, mendengarkan, berhenti sejenak, atau bahkan menyela lawan bicara dengan sopan. Tak hanya itu, model ini juga dapat menggunakan berbagai alat bantu seperti pencarian web atau fitur penerjemah bahasa secara simultan, membuat pengalaman bertanya menjadi jauh lebih kaya dan informatif.

Selain percakapan yang terasa lebih manusiawi, ChatGPT Voice kini juga dilengkapi dengan fitur kartu visual yang akan muncul saat menjawab topik-topik tertentu. Misalnya, ketika kita bertanya tentang prakiraan cuaca, pergerakan saham terkini, atau hasil pertandingan olahraga favorit, ChatGPT akan menampilkan informasi tersebut dalam bentuk kartu visual yang menarik, sambil tetap melanjutkan percakapan suara dengan lancar. Fitur Voice ini juga masih mendukung berbagai kemampuan lain seperti pencarian web, memori percakapan, unggah gambar, dan unggah dokumen seperti biasanya.

GPT-Live Bisa “Bagi Tugas” ke GPT-5.5, Keren Abis!

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah klaim OpenAI bahwa GPT-Live dirancang sebagai model suara tercerdas yang pernah mereka ciptakan, dengan kemampuan unik untuk “membagi tugas” ke model AI lain secara real-time di belakang layar. Ketika kita mengajukan pertanyaan kompleks yang membutuhkan pencarian web mendalam atau penalaran tingkat tinggi, GPT-Live akan dengan cerdas mendelegasikan pekerjaan tersebut ke model AI lainnya.

Pada peluncuran awalnya, model yang akan menjadi mitra kerja GPT-Live adalah GPT-5.5, bukan model terbaru GPT-5.6 Sol. Yang menarik, GPT-Live tetap dapat melanjutkan percakapan dengan kita sambil menunggu GPT-5.5 menyelesaikan proses pencarian atau penalaran yang rumit. Ke depannya, OpenAI berjanji bahwa GPT-Live akan otomatis memanfaatkan model AI terbaru yang mereka rilis, sehingga kemampuannya akan terus meningkat tanpa perlu mengganti sistem suara secara keseluruhan.

Jauh Lebih Unggul dari Advanced Voice Mode, Ini Buktinya!

Pertanyaan besarnya, seberapa hebatkah kemampuan GPT-Live jika dibandingkan dengan pendahulunya? Berdasarkan hasil pengujian internal OpenAI, GPT-Live berhasil memperoleh tingkat preferensi pengguna yang jauh lebih tinggi dibandingkan Advanced Voice Mode, mode suara ChatGPT sebelumnya. Dalam uji percakapan selama 5-10 menit, salah satu tipe GPT-Live, yaitu GPT-Live-1 berhasil dipilih oleh pengguna sebanyak 75,7 persen, sementara GPT-Live-1 mini, versi yang lebih efisien, memperoleh tingkat preferensi 69,2 persen.

Pengguna juga memberikan nilai lebih tinggi pada aspek kelancaran percakapan dan kenyamanan berbicara, yang menjadi indikator penting dalam pengalaman berinteraksi dengan AI. Pada pengujian kemampuan ilmiah GPQA, GPT-Live-1 dengan mode “High” mencatat akurasi sekitar 84,2 persen, jauh melampaui Advanced Voice Mode yang hanya meraih 45,3 persen. Sementara pada benchmark BrowseComp yang menguji kemampuan pencarian web secara agen, GPT-Live-1 High memperoleh akurasi 75,2 persen, berbanding terbalik dengan Advanced Voice Mode yang hanya mencapai 0,7 persen.

Peluncuran Bertahap, Pengguna Go, Plus, dan Pro Kebagian Lebih Dulu!

Sebagaimana dirangkum dari OpenAI pada Kamis (9/7/2026), GPT-Live mulai digulirkan secara global hari ini untuk seluruh pengguna ChatGPT di berbagai platform, mulai dari iOS, Android, hingga web. Pada saat berita ini ditulis, kami sudah bisa merasakan langsung sensasi menggunakan GPT-Live di fitur ChatGPT Voice pada platform web. Namun, untuk platform Android dan iOS, sepertinya masih dalam proses peluncuran bertahap, karena terpantau masih menggunakan model suara lawas.

Ketika sudah mendapatkan akses GPT-Live, pengguna berlangganan Go, Plus, dan Pro akan memperoleh GPT-Live-1 sebagai model suara bawaan, sedangkan pengguna gratis akan menggunakan GPT-Live-1 mini. Meskipun demikian, pada tahap awal ini, GPT-Live belum mendukung percakapan suara yang disertai video maupun berbagi layar. Namun, OpenAI telah berjanji bahwa kedua fitur tersebut akan segera ditambahkan di masa mendatang.

Masih Ada Kekurangan, Tapi Masa Depan Cerah!

OpenAI juga dengan jujur mengakui bahwa untuk beberapa bahasa tertentu, GPT-Live masih dapat memiliki aksen yang kurang alami atau belum sepenuhnya fasih. Perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman ini menyatakan bahwa mereka masih terus menyempurnakan pengalaman penggunaan lintas bahasa agar semakin baik ke depannya. Meskipun masih ada beberapa kekurangan, peluncuran GPT-Live ini jelas menjadi langkah besar dalam evolusi interaksi manusia dengan kecerdasan buatan, membawa kita selangkah lebih dekat dengan mimpi memiliki asisten digital yang benar-benar natural dan cerdas.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: OpenAi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Dua Orang Garap Meccha Chameleon dalam 2 Bulan, Kini Raup Pendapatan Hampir Rp 1 Triliun

Leica SL3-P: Kamera Full-Frame dengan Resolusi 176 MP dan Kemampuan Video 8K untuk Profesional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

OnePlus Perkenalkan Nord Buds 4, TWS Entry-Level dengan Baterai Tahan Lama dan Fitur AI

Oppo Reno 16 Series Global Mulai Dijual, Indonesia Kebagian Juli 2026 dengan Harga Mulai Rp 10,7 Juta

Juni 28, 2026
Meta Rilis Model AI “Mango”, Langsung Bersaing dengan Sora OpenAI dan Veo Google

Meta Rilis Model AI “Mango”, Langsung Bersaing dengan Sora OpenAI dan Veo Google

Desember 20, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
XLSmart Hadirkan ByeByeBox di ITB: Setor Sampah Elektronik, Dapat Bonus Kuota

Inovasi GPU AI: Nvidia Manfaatkan Arsitektur RTX 5090 untuk Perkuat Lini RTX Pro 5500

September 16, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 PGSoft vs Pragmatic Play Siapa Raja Slot Online Tahun Ini 7 Game PGSoft Paling Populer dari Mahjong Ways hingga Wild Bandito Gate of Olympus vs Mahjong Ways Duel Slot Legendaris yang Wajib Kamu Tahu Rahasia Grafis Mewah PGSoft yang Bikin Pemain Betah Berlama lama 10 Game Pragmatic Play dengan Fitur Bonus Paling Menggila RTP Volatilitas Dan Gaya main Panduan Lengkap PGSoft Pragmatic Sweet Bonanza sampai Starlight Princess Evolusi Game Pragmatic yang Tak Pernah Sepi PGSoft untuk Pemula Cara Memilih Game Sesuai Gaya Main 5 Slot Pragmatic yang Cocok untuk Main Santai Tanpa Ribet Masa Depan Slot Online Inovasi PGSoft dan Pragmatic Play di 2026 Bukan Cuma Jackpot 7 Alasan Slot PGSoft Pragmatic Play Bikin Nagih Dari Scatter ke Free Spin Bedah Mekanisme Bonus PGSoft vs Pragmatic Play 5 Mitos Slot Online yang Sering Bikin Pemain Salah Paham PANDUAN Main Di HP pgsoft Atau Pragmatic Yang Lebih Nyaman Jam RTP atau Keberuntungan Menakar Pola Main di Dua Provider Raksasa 7 Slot Bertema Petualangan Terbaik dari PGSoft dan Pragmatic Play Ketika Grafis Ketemu Matematika Rahasia Slot yang Enak Dimainkan Duel Provider 2026 Inovasi Fitur yang Bakal Jadi Tren Slot Berikutnya Dari Klasik sampai Megaways Evolusi Gaya Slot Pragmatic Play Checklist Sebelum Main 8 Hal Wajib Dilihat di Slot PGSoft Pragmatic TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT Integrasi Vision Transformers OpenAI Akselerasi Simulasi Probabilitas Multi Reel Terobosan Arsitektur Sora Generatif Game Gulungan Daring Starlight Princess Implementasi DeepSeek V3 Mekanisme Paylines Dinamis Gates of Olympus Sinergi Komputasi Kuantum Google Quantum AI Sinyal Pembayaran Sugar Rush 1000 Model Bahasa Penalaran Claude 3 5 Sonnet Struktur Kerapatan Scatter Mahjong Ways Pemrosesan Neural Network NVIDIA Blackwell Dinamika Cascading Lucky Neko Pemanfaatan Model Difusi Runway Gen 3 Sticky Wild Wild West Gold Riset Terapan xAI Grok 2 Lonjakan Frekuensi Multiplier Mahjong Ways 2 Algoritma Deep Reinforcement Learning DeepMind Stabilitas Tumble Sweet Bonanza Penerapan Sistem Inferensi Meta LLaMA 3 3 Paylines Wild Bounty Showdown Transformasi Model Matematika Anthropic Ritme Transisi Starlight Princess 1000 Adopsi Jaringan Sparse Autoencoder MIT Distribusi Gates of Olympus 1000 Terobosan Komputasi Kognitif Microsoft Copilot Anomali Mahjong Wins 3 Analisis Prediktif AI Kausal OpenAI Fluktuasi Simbol Fruit Party Pemanfaatan Framework Qwen 2 5 Alibaba Cloud Titik Jenuh Buffalo King Megaways Eksplorasi Model Prediksi Dinamis Mistral Large Pola Scatter Madame Destiny Megaways Penerapan Vision Language AI Generasi Baru Variasi Simbol Emas Caishen Wins Rekonstruksi Stokastik Arsitektur AI Gemini 1 5 Pro The Dog House Megaways Pemanfaatan Algoritma Self Supervised Learning Stanford Treasures of Aztec Integrasi Edge AI Apple Intelligence Pola Pecahan Rise of Olympus Mengenal PG Soft Profil Pengembang Game Digital Asal Asia Sejarah DAN Perjalanan PG Soft Di Industri Game Online 10 GAME Paling POPULER Buatan PG Soft Dan Karakteristiknya Analisis Grafis dan Animasi dalam Game PG Soft Inovasi Teknologi dan Mekanisme permainan Di PG Soft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft Tren Tema dan Desain Visual Game PG Soft dari Tahun ke Tahun PG Soft vs Pengembang Game Lain Perbandingan Kualitas dan Inovasi DAMPAK PG soft Terhadap Industri Hiburan Digital Dan mobile Gaming Prospek dan Tantangan PG Soft di Masa Depan PRAGMATIC play Vs PG Soft Siapa Lebih berani Bereksperimen Dengan Mekanik Bonus Anatomi RTP Hit Frequency dan Volatilitas Kenapa Dua Slot Terasa Beda Meski Angkanya Mirip Rahasia DESAIN Mobile PG soft Portrait Mode One Handed Play Dan Psikologi Layar Sentuh Dari Zeus ke Mahjong Simbolisme yang Menjual Pragmatic PG Soft di Pasar Global Scatter Multiplier dan Ante Bet evolusi Fitur Pragmatic YANG Mengubah cara Orang Main Sound Haptik di Slot PG Soft Membangun Adrenalin Tanpa Harus Menang Turnamen Mission dan Leaderboard CARA Provider Membuat Slot Terasa Seperti Esports Audit Sertifikasi dan Regulasi Apa yang Sebenarnya Diuji dari Game Pragmatic PG Soft Mystery Progressive dan Fixed Jackpot Matematika Harapan di Balik Hadiah Besar Masa Depan Slot Pragmatic PG Soft Cloud VR AI dan Personalisasi Real Time

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version