Newtechclub.com – Seri iPhone 18 mendatang konon bakal mengusung layar premium paling top yang dibuat oleh Samsung Display. Kok bisa saingan berat malah saling bekerja sama? Ternyata, laporan terbaru secara mengejutkan mengungkap bahwa divisi layar raksasa Korea itu akan memasok panel OLED paling canggih mereka untuk ponsel terbaru Apple. Jadi, Apple sengaja memilih layar premium ini bukan tanpa alasan serius. Pasalnya, mereka tengah mengalami masalah cukup pelik dengan pemasok layar iPhone lainnya, yaitu perusahaan raksasa asal China, Beijing Oriental Electronics (BOE).

Mari kita bedah lebih dalam! Perlu kamu ketahui, BOE sebenarnya adalah pabrikan layar raksasa yang selama ini berjuang mati-matian untuk masuk ke rantai pasokan utama Apple. Tujuannya jelas, yaitu untuk mengurangi ketergantungan Apple pada Samsung. Akan tetapi, plot twist justru terjadi! Laporan terbaru dari China yang dikutip GSMArena malah menyebut BOE saat ini menjadi titik lemah dalam rantai pasokan Apple. Kenapa begitu? Rupanya, BOE dikabarkan kesulitan memenuhi standar super ketat Apple, terutama soal kemampuan kecerahan layar yang harus sangat tinggi. Selain itu, BOE juga disebut-sebut belum mampu menguasai teknologi panel LTPO+ yang mutlak dibutuhkan untuk lini iPhone “Pro”. Akibatnya, produksi panel untuk model proyek ini kemungkinan besar akan dialihkan sepenuhnya ke dua raksasa Korea: Samsung dan LG.
Nah, di sinilah keunggulan Samsung dan LG terlihat! Kedua perusahaan tersebut dianggap memegang kunci utama teknologi LTPO+. Bahkan, panel LTPO+ buatan Samsung ini diprediksi akan menjadi jantung dari model “Pro” terbaru, yang dipercaya adalah iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Lantas, apa hebatnya panel ini? Pertama, panel tercanggih itu menjanjikan tingkat kecerahan yang jauh lebih mengagumkan dibanding generasi sebelumnya. Namun, keunggulannya tidak berhenti di situ! Teknologi mutakhir ini juga memungkinkan Apple untuk akhirnya menyembunyikan sensor Face ID di balik layar. Bayangkan, jika rencana ini terealisasi, momen bersejarah pun tercipta! Artinya, Apple berpotensi menghapus desain “poni” (notch) atau dynamic island yang selama ini memotong tampilan layar. Saat ini, hanya Samsung dan LG yang memiliki keahlian teknis untuk memproduksi panel secanggih ini dalam skala masif.
Ini yang bikin heboh: prioritas layar tercanggih justru untuk iPhone 18! Dengan kabar pasokan layar LTPO+ dari Samsung ini, iPhone 18 diprediksi akan mengalami pembaruan layar terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Namun, siap-siap terkejut! Nasib ponsel flagship terbaru Samsung, Galaxy S26 series, justru berkebalikan sama sekali. Sungguh ironis, Samsung Display dikabarkan tidak memprioritaskan teknologi panel terbaiknya untuk ponsel andalan mereka sendiri. Alih-alih, Samsung Display justru mendahulukan layar tercanggih buatan mereka untuk Apple, sang kompetitor! Bahkan, rumor beredar kuat bahwa ponsel Samsung Galaxy S26 akan tetap menggunakan spesifikasi layar yang sama persis dengan generasi sebelumnya.
Akhirnya, inilah fakta pahit yang harus diterima. Tampaknya, Samsung Electronics harus “mengalah” dan membiarkan layar terbaik buatan saudara kandungnya, Samsung Display, jatuh ke tangan rival utama mereka, Apple. Setidaknya untuk saat ini, para pengguna setia Galaxy mungkin harus rela puas dengan teknologi layar yang ada. Sementara itu, inovasi terbaru dan tercanggih justru akan dinikmati terlebih dahulu oleh pengguna iPhone. Jadi, bisa dibilang Apple akan menikmati buah dari penelitian dan pengembangan terbaik sebelum Samsung sendiri memakainya.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







