• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Qualcomm Resmi Masuk Pasar Data Center, Meta Jadi Pelanggan Perdana Chip Dragonfly C1000

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Juni 27, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Kabar mengejutkan mengguncang industri semikonduktor! Qualcomm secara resmi melebarkan sayap bisnisnya ke pasar data center dengan meluncurkan prosesor server anyar bertajuk Dragonfly C1000. Langkah berani ini sekaligus menandai era baru persaingan di lantai data center yang selama ini didominasi pemain-pemain besar.

Bersamaan dengan peluncuran produk revolusioner ini, Qualcomm dengan percaya diri mengumumkan kerja sama strategis dengan raksasa teknologi Meta sebagai pelanggan korporat pertama. Keputusan Meta untuk memilih Dragonfly C1000 menjadi sinyal kuat bahwa chip buatan Qualcomm ini layak diperhitungkan di kancah global.

Pengumuman monumental tersebut disampaikan langsung dalam acara Investor Day 2026 yang digelar Qualcomm di kota metropolitan New York, Amerika Serikat. Para analis dan investor yang hadir tampak antusias menyambut gebrakan terbaru dari raksasa chip asal San Diego ini.

Dalam kesepakatan yang telah diteken kedua belah pihak, Qualcomm bertanggung jawab memasok CPU Dragonfly C1000 guna mendukung generasi terbaru server Meta. Produksi massal prosesor canggih ini pun dijadwalkan bergulir pada paruh kedua tahun 2028 mendatang.

Meski demikian, baik Qualcomm maupun Meta masih memilih bungkam terkait nilai kontrak, volume pesanan, maupun rincian harga dari kesepakatan strategis ini. Para pengamat industri menduga transaksi bernilai miliaran dolar ini bakal mengubah peta persaingan di pasar data center global.

Menariknya, Dragonfly C1000 hadir sebagai bagian dari lini produk Dragonfly yang juga mencakup akselerator AI canggih. Qualcomm menyebut keluarga chip ini dirancang khusus untuk mendukung era “agentic AI” – sebuah sistem kecerdasan buatan yang mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri dengan kebutuhan komputasi skala besar.

Qualcomm dengan lantang memproklamirkan keunggulan utama Dragonfly C1000 terletak pada efisiensi energi yang luar biasa. “Kami merancang CPU data center ini untuk menghadirkan performa per inti (core) yang unggul serta terobosan dalam efisiensi daya untuk penerapan data center berskala besar,” tegas Qualcomm dalam pernyataan resminya.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi bukti nyata upaya Qualcomm mengurangi ketergantungan pada bisnis smartphone. Saat ini, sekitar dua pertiga pendapatan produk perusahaan masih berasal dari pasar ponsel pintar yang tengah menghadapi tantangan berat. Apalagi, pasar smartphone global diprediksi mengalami penurunan tajam pada tahun ini.

Namun demikian, dampak finansial dari CPU data center ini diperkirakan belum akan terasa dalam waktu dekat. Produksi Dragonfly C1000 yang baru dimulai pada paruh kedua 2028 membuat pendapatan dari bisnis anyar ini masih membutuhkan waktu sekitar dua tahun sebelum berkontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan.

Qualcomm Borong Startup AI Modular Senilai Rp 71,8 Triliun!

Tak hanya memperkenalkan chip baru, Qualcomm juga mengguncang pasar dengan mengumumkan akuisisi perusahaan software AI bernama Modular. Kesepakatan bernilai fantastis ini dibayar menggunakan saham sekitar 19,2 juta lembar senilai 4 miliar dollar AS atau setara Rp 71,8 triliun! Transaksi raksasa ini ditargetkan rampung pada paruh kedua 2026.

Software bikinan Modular memiliki kemampuan luar biasa karena memungkinkan model AI berjalan di berbagai jenis chip tanpa perlu ditulis ulang untuk arsitektur tertentu. Pendekatan revolusioner ini dinilai dapat menjadi alternatif ampuh terhadap platform CUDA milik Nvidia yang saat ini mendominasi industri AI.

CEO Qualcomm, Cristiano Amon, dengan antusias menyatakan perusahaannya ingin menghadirkan platform yang lebih terbuka bagi para pengembang. “Kami percaya masa depan AI berada pada platform yang ramah pengembang dan dapat berjalan di berbagai lingkungan komputasi, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak pilihan dalam menjalankan AI,” ujar Amon penuh keyakinan.

Target Selanjutnya: ByteDance, Induk TikTok!

Tak berhenti di Meta, Qualcomm disebut-sebut tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan induk TikTok, ByteDance. Berdasarkan laporan Reuters yang terpercaya, Qualcomm sedang berdiskusi aktif untuk menyediakan layanan desain chip khusus bagi ByteDance, termasuk kemungkinan pengembangan prosesor pemrosesan video yang mumpuni.

Namun hingga kini, baik Qualcomm maupun ByteDance masih enggan memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut. Para analis memprediksi jika kerja sama ini terwujud, Qualcomm akan semakin kokoh sebagai pemain utama di ekosistem AI dan data center global.

Dengan serangkaian langkah agresif ini, Qualcomm menunjukkan taringnya sebagai ancaman serius bagi Nvidia dan Intel. Kombinasi antara chip Dragonfly C1000 yang hemat energi, akuisisi Modular yang strategis, serta kemungkinan kerja sama dengan ByteDance, semakin mengukuhkan posisi Qualcomm sebagai raksasa teknologi masa depan.

Para pengamat industri menilai langkah diversifikasi Qualcomm ini sangat tepat di tengah ketidakpastian pasar smartphone. Dengan memasuki pasar data center dan AI yang terus berkembang pesat, Qualcomm berpotensi meraih pertumbuhan pendapatan yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Meskipun produksi massal Dragonfly C1000 masih memerlukan waktu hingga 2028, momentum yang dibangun Qualcomm saat ini patut diapresiasi. Kerja sama dengan Meta sebagai pelanggan pertama memberikan kredibilitas sekaligus bukti bahwa produk mereka layak bersaing di pasar premium.

Keputusan Meta memilih Dragonfly C1000 juga menunjukkan pergeseran tren di industri data center, di mana efisiensi energi menjadi prioritas utama. Dengan klaim performa per inti yang unggul dan terobosan efisiensi daya, Qualcomm menawarkan solusi yang sangat dibutuhkan oleh operator data center berskala besar.

Akuisisi Modular senilai Rp 71,8 triliun pun menjadi langkah cerdas Qualcomm dalam membangun ekosistem AI yang lebih terbuka. Platform yang memungkinkan model AI berjalan di berbagai chip tanpa modifikasi ulang ini bisa menjadi game changer di industri yang selama ini didominasi pendekatan tertutup Nvidia.

CEO Cristiano Amon jelas memiliki visi besar menjadikan Qualcomm sebagai pemimpin di era agentic AI. Dengan kombinasi hardware canggih dan software fleksibel, Qualcomm siap menyediakan solusi komprehensif bagi pelanggan di seluruh dunia.

Ke depannya, persaingan di pasar data center dan AI diprediksi semakin sengit. Namun dengan strategi agresif dan inovasi berkelanjutan, Qualcomm menunjukkan kesiapan mereka untuk bertarung di level tertinggi. Para investor dan pelaku industri pun kini menantikan gebrakan berikutnya dari raksasa chip asal Amerika ini.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Poco Pad C1 Resmi meluncur di Indonesia, Harga mulai Rp 2,3 Jutaan

Chip AI Jalapeño Buatan OpenAI-Broadcom Siap Diterapkan di Data Center Akhir Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

iQoo Z10R Datang ke Indonesia, Tawarkan Baterai Besar 6.500 mAh di Kisaran Rp 3 Jutaan

iQoo Z10R Datang ke Indonesia, Tawarkan Baterai Besar 6.500 mAh di Kisaran Rp 3 Jutaan

Oktober 25, 2025
NVIDIA Umumkan GPU Monster 128 GB, Khusus Didedikasikan untuk AI!

NVIDIA Umumkan GPU Monster 128 GB, Khusus Didedikasikan untuk AI!

September 12, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Motorola Edge 70 Plus Resmi Meluncur di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP dan Layar 144 Hz

TCL Perkenalkan Dua Tablet NxtPaper dan Smartwatch Anak dengan Fitur Robot Meja di IFA 2026

September 6, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000 PG soft Vs Pragmatic play Siapa raja Slot Online SEBENARNYA 7 Game PG Soft Paling Populer yang Wajib Dicoba di 2024 Duel Sengit 5 Slot PG Soft vs 5 Slot Pragmatic dengan RTP Tertinggi Rahasia di Balik Grafis Memukau Slot Pragmatic Play Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus Fenomena Slot yang Mengguncang Dunia Panduan Lengkap Memilih Game PG Soft Pragmatic Sesuai Gaya Bermainmu Mengapa Slot Pragmatic Play Selalu Jadi Favorit Ini Alasannya 5 Game PG Soft Dengan Fitur Bonus Paling Menguntungkan Pragmatic Play vs PG Soft Perbandingan Volatilitas RTP dan Potensi Maxwin Top 10 Slot PG Soft Pragmatic Paling Dicari Sepanjang Masa

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version