Newtechclub.com – Siap-siap para penggemar game horor! Kabar gembira datang dari jagat maya, tepatnya dari situs Newtechclub.com yang melaporkan bahwa Capcom secara resmi telah menancapkan jadwal rilis untuk Resident Evil Veronica pada tahun 2027. Bukan cuma isapan jempol belaka, perusahaan raksasa asal Jepang itu pun telah membuka halaman produk resmi di berbagai etalase digital ternama. Dengan demikian, game yang sangat dinantikan ini akan segera menghampiri para pemain di berbagai platform modern, mulai dari PC melalui Steam, konsol PlayStation 5, Xbox Series X/S, hingga perangkat anyar Nintendo Switch 2. Yang lebih menarik lagi, sang Game Producer, Yoshiaki Hirabayashi, dengan tegas menyatakan bahwa pihak Caprom kini tengah memperlakukan proyek remake ini dengan prioritas pengembangan yang setara, bahkan sama persis seperti entri-entri bernomor dalam serial utama. Oleh karena itu, keputusan berani itulah yang akhirnya mendorong mereka untuk menghapus kata “Code” dari judul final game tersebut, sebuah langkah yang menunjukkan keseriusan mereka.
Claire Redfield Kembali Terjebak dalam Neraka Baru
Beralih ke alur cerita yang tak kalah mencekam, kisah dalam game ini berlatar tiga bulan setelah bencana biologis dahsyat yang meluluhlantakkan Raccoon City. Claire Redfield, yang berhasil selamat bersama Leon S. Kennedy dan Sherry Birkin, memutuskan untuk pergi ke Prancis dengan satu misi mulia, yaitu mencari kakak tercintanya, Chris Redfield. Namun, alih-alih mendapatkan reuni hangat yang ia impikan, sebuah unit pasukan khusus dari Umbrella justru mencegat dan menangkap Claire. Mereka kemudian membawanya ke sebuah pulau misterius yang diselimuti aura kegelapan. Di sinilah dimulainya petualangan baru Claire, di mana ia harus berjuang ekstra keras untuk melarikan diri dari Rockfort Island yang dengan cepat telah berubah menjadi neraka mengerikan akibat wabah biologis baru yang tak terkendali.
Bagi kalian yang sempat penasaran dengan trailer pertama yang memperlihatkan sekuen sudut pandang first-person yang mendebarkan, Capcom sudah dengan jelas meluruskan semua spekulasi yang beredar. Pihak pengembang menegaskan bahwa adegan first-person yang tampak dalam trailer itu hanyalah pilihan sinematik murni yang dirancang khusus untuk keperluan pemasaran yang dramatis, sama sekali bukan opsi gameplay yang tersedia dalam produk jadi. Dalam build yang sudah bisa dimainkan, para pemain akan sepenuhnya terkunci di perspektif third-person over-the-shoulder yang ikonik, mengikuti arsitektur sukses yang sama seperti pada remake Resident Evil 2. Oleh karena itu, sebagian pemain yang berharap ada pilihan kamera fleksibel seperti di Resident Evil Requiem mungkin harus bersabar sedikit lebih lama, karena Capcom belum memberikan sinyal akan menghadirkan fitur tersebut di awal perilisan.
Belum lama ini, produk ini sempat mampir secara singkat di eShop Nintendo Switch 2 untuk waktu yang sangat terbatas sebelum akhirnya ditarik kembali. Meski hanya muncul sebentar, dari situlah muncul konfirmasi resmi yang menggembirakan, bahwa versi Switch 2 nantinya akan mendukung teknologi High Dynamic Range yang memanjakan mata, serta integrasi fisik dengan figur Amiibo untuk pengalaman bermain yang lebih interaktif. Untuk perkembangan selanjutnya, Capcom pun sudah mengonfirmasi kehadiran mereka di ajang Gamescom 2026 yang akan bergulir di Cologne, Jerman, pada 26 hingga 30 Agustus mendatang. Meskipun jadwal presentasi resmi belum diumumkan, kehadiran mereka di ajang tersebut menjadi sinyal kuat bahwa informasi lebih lanjut akan segera terkuak.
Mengapa Code: Veronica Begitu Istimewa di Mata Penggemar?
Mengulik sejarahnya, nama Code: Veronica pada awalnya menjadi game Resident Evil pertama yang tidak memulai debutnya secara eksklusif di konsol PlayStation. Lebih dari itu, game ini juga tercatat sebagai gelar survival horror penuh terakhir dalam serial ini sebelum kehadiran Resident Evil 4 yang membawa perubahan revolusioner menuju genre action horror yang lebih intens. Capcom sendiri sejatinya sudah berhasil melakukan remake terhadap Resident Evil 2, 3, dan 4 dengan sangat gemilang. Namun, Code: Veronica selama ini terasa terpinggirkan dan seolah dilupakan dari deretan franchise utama, dan itulah salah satu alasan utama mengapa antusiasme dari komunitas penggemar kini meledak dengan begitu besarnya.
Beredar kabar hangat bahwa Capcom tidak sekadar melakukan pembaruan visual terhadap tampilan game orisinalnya. Mereka dikabarkan juga tengah melakukan perubahan struktural yang sangat besar terhadap konten serta pacing permainan. Jika kabar ini terbukti akurat, maka Resident Evil Veronica yang baru bakal terasa sangat familiar namun juga cukup segar dan mengejutkan, bahkan bagi para pemain veteran yang sudah hafal alur game aslinya di luar kepala sekalipun.
Target Rilis 2027 dan Sinyal Menarik dari Capcom
Capcom sendiri secara spesifik menargetkan paruh pertama tahun 2027 sebagai agenda rilis untuk game ini. Mereka memprioritaskan kuartal pertama sebagai preferensi utama agar game ini bisa dengan nyaman masuk dalam jendela perayaan 30 tahun franchise Resident Evil. Mengingat ada preseden yang pernah terjadi, di mana Resident Evil Village meluncur dengan perspektif first-person sebelum Capcom kemudian menambahkan mode third-person lewat DLC Winters’ Expansion, maka tidak menutup kemungkinan skenario serupa dapat terjadi di Resident Evil Veronica. Namun, apakah hal itu benar-benar akan terwujud, masih terlalu dini untuk disimpulkan.
Untuk saat ini, tanggal rilis yang sudah hampir pasti, berbagai edisi spesial, dan harga jual masih belum diumumkan secara resmi oleh pihak Capcom. Mereka hanya mengkonfirmasi kehadiran di Gamescom 2026 sebagai kemungkinan panggung utama untuk menyampaikan informasi lebih lanjut. Jika memang Gamescom yang menjadi momen berikutnya untuk pengumuman besar, maka para penggemar setia hanya perlu bersabar sekitar tujuh minggu lagi untuk menanti kejutan selanjutnya.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







