• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Revolusi Drone! Kini Bisa Ngecas Sambil Terbang Berkat Teknologi Laser Ini

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Februari 12, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com — Drone punya musuh bebuyatan yang nggak pernah bisa dikalahin: baterai. Mau secanggih apa pun sistem navigasinya, sekeren apa pun kameranya, ujung-ujungnya drone harus turun, mendarat, dan ngecas ulang. Capek, kan? Tapi tunggu dulu. Sebuah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, PowerLight Technologies, baru saja menggebrak dunia penerbangan tanpa awak. Mereka mengklaim punya resep rahasia yang bikin drone bisa terbang hampir tanpa henti. Iya, hampir seperti pesawat mainan yang nggak pernah kehabisan bensin!

Gimana caranya? Mereka mengembangkan sistem transmisi daya yang pakai laser—bukan kabel, bukan colokan, tapi sinar—yang bisa mengisi ulang baterai drone saat masih ngelayap di udara. Nggak perlu landing, nggak perlu copot baterai, nggak perlu nunggu. Bayangin, drone lo bisa bolak-balik misi tanpa jeda. PowerLight menyebut sistem ini sebagai solusi revolusioner buat industri yang selama ini mati gaya gara-gara baterai boros.

Jadi begini ceritanya. Sistem ini punya dua komponen utama. Pertama, pemancar laser yang diletakkan di darat. Kedua, modul penerima alias receiver yang ditempel di badan drone. Keduanya saling terkoneksi dalam satu kesatuan sistem yang mereka sebut sebagai unmanned aerial system alias UAS. Bukan cuma sekadar pengisi daya, sistem ini juga pinter—dia bisa ngunci target, ngikutin gerakan drone, dan nembakin energi dengan presisi kayak sniper.

Laser mengunci sasaran, drone ngecas sambil ngebut

Di darat, pemancar laser itu bukan alat sembarangan. PowerLight membekalinya dengan perangkat lunak super pintar. Software ini punya kemampuan mengarahkan sinar laser dengan akurasi tingkat dewa ke drone yang lagi terbang. Bahkan meski drone-nya manuver ke kiri, ke kanan, naik, turun, si laser tetap setia nempel. Nggak goyang. Ini bukan ilmu silap mata, ini teknologi pelacakan optik yang mereka kembangkan bertahun-tahun.

Sistem ini aktif mengunci target dan melacaknya secara real-time. Alhasil, proses pengisian daya bisa berlangsung aman, stabil, dan nggak peduli seberapa lincah drone bergerak. Bayangin kayak lo lagi ngecas HP sambil jogging—tapi colokannya nggak pernah lepas. Itulah yang terjadi di sini.

Yang bikin makin gokil: hardware yang dipakai mampu mentransmisikan energi dalam skala kilowatt. Buat lo yang nggak familiar, kebanyakan laser buat riset cuma main di level miliwatt. Artinya, kekuatan laser PowerLight ini ribuan kali lipat lebih besar. Ini bukan laser penunjuk PPT, ini laser pengisi daya beneran.

PowerLight juga nggak main-main soal jangkauan. Pemancar mereka sanggup menjangkau drone di ketinggian 5.000 kaki atau sekitar 1.500 meter. Itu udah lebih dari cukup buat mayoritas drone yang ada di pasaran. Coba bandingin: drone militer kecil kayak RQ-11B Raven biasanya cuma terbang di kisaran 46 sampai 305 meter. Drone komersial besar emang bisa tembus 18 ribu meter, tapi buat operasi harian, 1.500 meter itu udah kayang.

Nggak cuma kirim listrik, drone juga bisa ngobrol balik

Nah, ini bagian yang keren banget. Sistem PowerLight nggak cuma mengirim energi satu arah. Dia juga mendukung pertukaran data dua arah. Artinya, si pemancar dan drone bisa saling ngobrol. Software di darat bisa nyambung langsung ke sistem drone buat baca data telemetri. Mulai dari posisi koordinat, kecepatan terbang, arah gerak, sampai kondisi baterai—semua kebaca real-time.

Data ini jadi senjata rahasia operator. Mereka bisa mengatur besaran daya laser secara dinamis. Misalnya, kalau baterai drone masih 80%, daya yang dikirim bisa diperkecil. Tapi kalau udah merah, langsung digeber full. Hasilnya? Pengisian daya jadi super efisien. Nggak ada energi yang terbuang sia-sia. Ini bukan cuma isi ulang, ini manajemen energi pintar.

Tom Nugent, Chief Technology Officer sekaligus salah satu pendiri PowerLight, ngomong dengan percaya diri. Menurut dia, perusahaannya lagi membangun kemampuan jaringan energi cerdas. “Pemancar kami berkomunikasi langsung dengan UAS, melacak kecepatan dan vektornya, lalu mengirimkan energi secara presisi,” katanya. Dan klaim ini bukan omong kosong. Nugent menegaskan, sistem transmisi daya dan algoritma pelacakannya udah diuji dan terbukti berhasil.

Modul receiver seberat 2,7 kilogram, tugasnya berat

Drone yang mau pakai teknologi ini harus dipasangi modul khusus. Bobotnya sekitar 2,7 kilogram. Tugas modul ini sederhana tapi krusial: menangkap energi laser dari pemancar di darat. Begitu sinar laser nyampe, energi itu langsung dikonversi jadi listrik. Caranya pakai konverter khusus yang dirancang buat cahaya laser. Prinsipnya mirip panel surya, tapi versi supercharged.

Tapi receiver ini bukan sekadar piringan penangkap sinyal. Dia juga dilengkapi modul kontrol tertanam. Modul ini secara real-time ngirim data kondisi drone balik ke operator. Komunikasinya dua arah, pake sinyal optik. Jadi, sambil drone terbang dan ngecas, operator bisa tahu persis apa yang terjadi di sana.

Ini bukan teknologi murahan. Setiap komponen dirancang dengan presisi tinggi. Bobot 2,7 kilogram mungkin keliatan berat, tapi ingat, ini bukan drone mainan. Drone yang ditargetkan buat teknologi ini adalah kendaraan udara kelas berat buat misi-misi kritis.

Penting! Teknologi ini didukung penuh Pentagon

Lo pikir ini cuma proyek iseng startup? Jangan salah. Pengembangan sistem ini dilakukan PowerLight bareng Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Ya, DoD jadi sponsor diam-diam di belakang layar. Ini bukan lagi sekadar riset universitas, ini proyek strategis militer.

Ke depan, teknologi ini bakal ditempelkan ke drone jarak jauh bernama K1000ULE. Drone ini buatan Kraus Hamdani Aerospace. Spesifikasinya? Dirancang khusus buat misi durasi panjang. Penggunanya? Angkatan Laut dan Angkatan Darat AS. Jadi, jangan kaget kalau suatu hari nanti ada drone intai yang bisa terbang berhari-hari tanpa mendarat.

Tapi jangan keburu baper. Meskipun uji coba pemancar dan receiver udah dinyatakan sukses, uji terbang penuh sistem ini belum dilakukan. PowerLight bilang, pengujian bakal dijadwalkan dalam waktu dekat. Jadi kita masih harus nunggu bukti nyata bahwa drone beneran bisa ngecas di udara tanpa hambatan. Tapi dari track record mereka, kayaknya cuma soal waktu sebelum teknologi ini benar-benar lepas landas.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id

Tags: droneteknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
ASUS Bawa Teknologi Audiophile ke Dunia Gaming Lewat ROG Kithara, Harga Mulai Rp5 Juta

Tecno Konfirmasi Kehadiran Camon 50 dan Pova 8 di Ajang MWC Barcelona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Huawei Perkenalkan HarmonyOS 7 di HDC 2026, Fokus pada Tampilan Spatial Design dan Kecerdasan Buatan

ZEISS Horizon Anamorphic Hadir dengan 7 Focal Length, Motor Bawaan, dan Opsi Tuning Karakter Lensa

Juni 15, 2026
DJI Neo 2 Akhirnya Hadir di Indonesia, Drone Mini dengan Fitur Canggih Mulai Rp 3,5 Juta

DJI Neo 2 Akhirnya Hadir di Indonesia, Drone Mini dengan Fitur Canggih Mulai Rp 3,5 Juta

November 8, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
Motorola Edge 70 Plus Resmi Meluncur di IFA 2026, Bawa Kamera 200 MP dan Layar 144 Hz

TCL Perkenalkan Dua Tablet NxtPaper dan Smartwatch Anak dengan Fitur Robot Meja di IFA 2026

September 6, 2026
Keychron G4 dan G5: Dua Mouse Gaming Nirkabel Ringan dengan Sensor Andalan PixArt 3950

Hadir di Tiongkok, Lenovo Legion GamePad G9 (2026) Bawa Joystick ala Xbox Series X/S

April 20, 2026

Follow Us

slot777 Mengupas Rahasia RTP dan Volatilitas di Game PG Soft Dari Mahjong Ways sampai Wild Bandito Evolusi Mekanik Slot PG Soft Kenapa PG Soft sering Pakai Tema Asia Analisis Desain DAN Budaya Anatomi Slot PG Soft Simbol Payline dan Cara Membaca Paytable Fitur Buy FREE Spins Untung Risiko dan Matematika Di Baliknya PG Soft vs Pengembang Lain Kelebihan dan Kekurangan dari Sisi UIUX Mitos vs Fakta Pola Gacor Jam Hoki dan RNG di Game PG Soft Desain Audio Visual PG Soft Kenapa Game Mereka Terasa Lebih Hidup Tren Slot 2025 Pelajaran dari Rilis Terbaru PG Soft Dampak PG Soft bagi Industri Kreatif Digital dan Ekosistem Game Membaca Bahasa Visual PG Soft Warna Tipografi dan Ikon yang Jadi Identitas Psikologi Tombol Spin Rahasia UX PG Soft dalam Menjaga Rasa Penasaran Lebih dari Sekadar Slot Worldbuilding dan Narasi Karakter di Game PG Soft Strategi sekuel Dan Spin Off mengapa PG Soft rajin Merilis VERSI Baru Slot di Layar Kecil Optimasi Mobile dan Performa Teknis PG Soft Di Balik Layar Produksi Riset Prototyping dan Quality Control Game PG Soft Branding PG Soft Membangun Identitas di Tengah Persaingan Developer Slot Regulasi vs Kreativitas Bagaimana Aturan Tiap Negara Membentuk Desain PG Soft Ekosistem Fitur Scatter Multiplier dan Mekanik Bertingkat ala PG Soft Masa Depan PG Soft AI Personalisasi dan Inovasi Slot Generasi Berikutnya Mengenal PG Soft Dari Mahjong Ways hingga Fortune Tiger Apa yang Bikin Populer 10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran10 Game PG Soft dengan Visual Paling Memukau Nomor 7 Bikin Penasaran Mahjong Ways vs Wild Bandito Duel Slot PG Soft Paling Ikonik Di Balik layar PG Soft Rahasia Animasi HALUS Dan Fitur Bonusnya Daftar Game pg SOFT Bertema Asia Yang WAJIB Diketahui Penggemar Slot Fortune Tiger Lucky Neko Caishen Wins Deretan Slot PG Soft Bernuansa Keberuntungan Kenapa PG Soft Banyak Diminati 5 Alasan Dari GRAFIS Fitur Sampai Mekanisme Treasures of Aztec hingga Ganesha Fortune Jelajah Tema Budaya di Game PG Soft Panduan Santai Memahami Fitur Free Spin dan Multiplier di Game PG Soft PG Soft Paling Legendaris 7 Judul yang Punya tempat Di HATI Pemain PG Soft dan Seni Bikin Slot Nagih Rahasia di Balik Spin yang Susah Dihentikan Dari Layar HP ke Dunia Fantasi Kenapa Slot PG Soft Terasa Seperti Main Game Premium Membedah Pola Visual PG Soft Warna Simbol dan Efek yang Bikin Mata Betah Slot PG Soft untuk Pemula 8 Judul Ramah Dimainkan dengan Tampilan Friendly Ketika Tradisi Bertemu Teknologi Cara PG Soft Mengangkat Cerita Rakyat ke Slot Modern PG Soft vs Slot Klasik Apa yang Membuat Generasi Baru Lebih Pilih Slot 3D 7 Slot PG Soft dengan Sound Effect Paling Epik Bikin Suasana Makin Tegang Bukan Cuma Jackpot Daya Tarik Cerita dan Karakter di Game PG Soft PG Soft dan Tren Slot Mobile Judul Judul Ringan yang Cocok Dimainkan Santai Jejak Inovasi PG Soft Dari Mekanisme Sederhana ke Fitur Bonus Super Kompleks Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Rtp Pgsoft Mengintip Peluang Jackpot di Fortune Tiger Simbol Keberuntungan Mahjong Ways 2 jalan Ninja Menuju Jackpot 25000 Treasures of Aztec Berburu Jackpot di Reruntuhan Suku Maya Lucky Neko Jackpot Menggemaskan dari Kucing Keberuntungan Jepang Wild Bandito Jackpot 10000 dalam Balutan Aksi Koboi Meksiko Midas Fortune Sentuhan Emas yang Membuka Jackpot Progresif Ways of the Qilin Jackpot dari Mitologi Tiongkok Kuno Wild bounty showdown Jackpot 25000 di Dunia Barat Liar Ganesha Fortune Jackpot Berkah dari Dewa Ganesha Heist Stakes Merampok Jackpot di Balik Brankas Vegas Dragon Tiger Luck Tarung Duel Naga vs Macan Demi Jackpot 5000 Candy Village Ledakan Manis Jackpot di Negeri Permen Pinata Wins Pesta Pukul Pinata berhadiah Jackpot Melimpah Fortune Ox Keberuntungan Sapi Emas di Ladang Jackpot Phoenix Rises Bangkit dari Abu dan Raih Jackpot 20000 The Great Icescape petualangan Beku menuju Jackpot Di ANTARTIKA Diner Delights Santapan Lezat Jackpot di Restoran Retro Mystic Potion Ramuan Sihir Yang membuka Gerbang Jackpot Legend Of Perseus Misi Heroik memburu Jackpot Medusa Rise of Apollo Terbang ke Olympus dan Raih Jackpot 15000 PG soft Vs Pragmatic play Siapa raja Slot Online SEBENARNYA 7 Game PG Soft Paling Populer yang Wajib Dicoba di 2024 Duel Sengit 5 Slot PG Soft vs 5 Slot Pragmatic dengan RTP Tertinggi Rahasia di Balik Grafis Memukau Slot Pragmatic Play Dari Mahjong Ways hingga Gates of Olympus Fenomena Slot yang Mengguncang Dunia Panduan Lengkap Memilih Game PG Soft Pragmatic Sesuai Gaya Bermainmu Mengapa Slot Pragmatic Play Selalu Jadi Favorit Ini Alasannya 5 Game PG Soft Dengan Fitur Bonus Paling Menguntungkan Pragmatic Play vs PG Soft Perbandingan Volatilitas RTP dan Potensi Maxwin Top 10 Slot PG Soft Pragmatic Paling Dicari Sepanjang Masa

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version