Jakarta (Newtechclub) – Platform gim online populer, Roblox, baru saja menghadirkan fitur terbaru bernama “age estimation” (estimasi usia). Fitur ini dirancang khusus untuk pengguna remaja berusia 13 tahun ke atas guna memastikan interaksi daring yang lebih aman sekaligus membantu platform memahami demografi penggunanya dengan lebih baik.
Verifikasi Usia Lewat Selfie atau KTP
Menurut laporan Engadget pada Jumat, remaja yang ingin mengakses fitur chat baru bernama “trusted connections” harus melalui proses verifikasi usia terlebih dahulu. Caranya? Mereka diminta mengambil video selfie yang kemudian diproses oleh Persona, perusahaan identitas pihak ketiga. Jika verifikasi selfie gagal, pengguna bisa mengunggah kartu identitas seperti KTP sebagai alternatif.
sudah ada di daftar kontak atau dengan memindai kode QR teman yang dikenal. jaidkan aktif
Begitu lolos verifikasi – baik lewat selfie maupun dokumen resmi – pengguna langsung bisa menikmati fitur trusted connections. Fitur keren ini membuka akses untuk party chat (obrolan grup) dan voice chat tanpa hambatan filter otomatis. Tapi ingat, fitur ini punya batasan ketat: kamu hanya bisa mengobrol dengan teman yang sudah ada di daftar kontakmu, atau dengan memindai kode QR khusus dari teman yang benar-benar kamu kenal.
Dengan sistem ini, Roblox memastikan interaksi hanya terjadi antara remaja yang saling mengenal, sekaligus memberikan kebebasan lebih dalam berkomunikasi. Jadi, meskipun fiturnya lebih terbuka, keamanan tetap jadi prioritas utama!
Respons atas Kritik Keamanan
Merespons kekhawatiran ini, Roblox langsung mengambil tindakan tegas. Mereka menegaskan bahwa fitur trusted connections hanya mereka peruntukkan bagi remaja yang benar-benar saling mengenal satu sama lain.
Dengan kebijakan baru ini, Roblox berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus tetap menyenangkan bagi pengguna remajanya. Mereka juga memastikan bahwa fitur ini tidak akan mengurangi pengalaman bermain game, melainkan justru meningkatkan keamanan pengguna muda. Selain itu, orang tua tetap bisa memantau aktivitas anak melalui fitur kontrol orang tua.
“Kami yakin fitur chat tanpa filter hanya cocok untuk pengguna yang sudah memverifikasi usia. Ini bukan sekadar patuh aturan, tapi juga tentang menciptakan ruang digital yang aman dan menyenangkan untuk semua,” jelas Roblox dalam pernyataannya.
baca juga: Xbox Ally: Konsol Genggam Baru Kolaborasi Microsoft & Asus Rog!
Langkah Antisipasi Aturan Baru
Meski Roblox tidak secara eksplisit menyebutnya sebagai “verifikasi usia”, fitur ini muncul di tengah tekanan global terhadap platform digital untuk lebih serius memastikan usia pengguna mudanya. Di Inggris, misalnya, Reddit dan Bluesky sudah menerapkan verifikasi usia menyambut undang-undang keselamatan daring yang akan berlaku. Sementara di AS, beberapa negara bagian seperti Arkansas dan Utah masih berjuang melawan gugatan hukum terkait aturan serupa.
Berbeda dengan kebanyakan platform, Roblox mengizinkan anak di bawah 13 tahun membuat akun. Namun, fitur estimasi usia ini bersifat opsional—setidaknya untuk sekarang. Kehadirannya bisa menjadi modal penting jika nanti perusahaan diwajibkan menerapkan kebijakan yang lebih ketat.
Kenapa Fitur Ini Penting?
- Proteksi Lebih Kuat – Meminimalkan risiko interaksi dengan orang tidak dikenal.
- Orang Tua Lebih Tenang – Fitur kontrol memungkinkan pengawasan aktivitas anak.
- Siap Hadapi Regulasi – Roblox mempersiapkan diri menghadapi aturan verifikasi usia yang mungkin lebih ketat di masa depan.
Dengan langkah ini, Roblox berusaha menyeimbangkan antara kebebasan bermain dan keamanan pengguna muda. Bagaimana tanggapanmu soal fitur baru ini? Tertarik mencoba atau justru khawatir dengan privasi?







