Newtechclub.com – Samsung akhirnya secara resmi memperkenalkan Galaxy S26 Fan Edition (FE) ke seluruh dunia melalui acara Galaxy Event yang disiarkan langsung secara daring pada Kamis (27/8/2026) lalu. Hadirnya smartphone anyar ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta gadget, karena menawarkan spesifikasi premium dengan harga yang jauh lebih bersahabat dibandingkan saudara-saudaranya di seri S26.
Perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan itu sengaja menghadirkan Galaxy S26 FE sebagai opsi yang lebih terjangkau dari Galaxy S26 series yang sudah lebih dulu meluncur pada Februari 2026. Dengan kata lain, Samsung berusaha menjangkau pasar yang lebih luas tanpa mengorbankan kualitas dan performa flagship. Menariknya, ponsel ini sekaligus menjadi penerus dari Galaxy S25 FE yang dirilis pada September tahun lalu.
Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Galaxy S26 FE membawa peningkatan yang cukup signifikan. Beberapa aspek yang mendapat sentuhan penyempurnaan meliputi desain bodi, chipset, sistem kamera, hingga deretan fitur kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih dan terintegrasi. Semua pembaruan itu diracik sedemikian rupa agar pengguna bisa menikmati pengalaman premium tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
“Dengan menghadirkan berbagai pengalaman kamera dan Galaxy AI yang telah menjadi favorit pengguna, serta didukung One UI terbaru, Galaxy S26 FE hadir sebagai pilihan ideal bagi mereka yang memahami dengan jelas hal-hal yang paling penting bagi mereka,” ujar Jay Kim, Executive Vice President dan Head of Customer Experience Office, Mobile eXperience (MX) Business, Samsung Electronics, dalam keterangan resmi yang diterima awak media.
Mewarisi Fitur Kamera Flagship Secara Lengkap
Samsung tidak tanggung-tanggung dalam membekali sektor kamera Galaxy S26 FE. Di bagian belakang, terdapat tiga sensor andalan yang siap menemani aktivitas fotografi pengguna dalam berbagai situasi. Konfigurasi tersebut meliputi kamera utama 50 MP yang dilengkapi fitur stabilisasi gambar optis atau OIS, kamera telefoto 8 MP dengan kemampuan zoom optis 3x, serta kamera ultrawide 12 MP yang mampu menangkap bidang pandang lebih luas.
Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, Samsung menyematkan kamera depan 12 MP yang diklaim menawarkan bidang pandang lebih besar dibandingkan pendahulunya. Tentunya, hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi para penggemar konten kreatif yang gemar menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi.
Lebih menggembirakan lagi, Samsung turut menyematkan sejumlah fitur penunjang kamera yang sebelumnya hanya hadir di Galaxy S26 series dan ponsel lipat Galaxy Z Fold 8 series. Beberapa fitur unggulan tersebut antara lain My FanCam, Horizontal Lock, serta Nightography yang siap membantu pengguna menciptakan konten lebih profesional dan menarik.
Fitur My FanCam menjadi salah satu andalan yang paling menarik perhatian. Fitur ini secara otomatis melacak orang yang telah dipilih dan menjaga posisinya tetap berada di tengah frame. Selain itu, My FanCam juga mampu menyesuaikan framing video agar mengikuti setiap pergerakan dalam adegan secara mulus. Hasilnya, pengguna dapat mengubah momen-momen dinamis menjadi konten yang siap dibagikan ke media sosial tanpa perlu banyak melakukan pengeditan manual.
Di sisi lain, Horizontal Lock yang merupakan bagian dari fitur stabilisasi Super Steady akan menjaga orientasi video tetap horizontal meskipun smartphone bergerak atau berputar saat proses perekaman berlangsung. Ini jelas sangat membantu, terutama bagi pengguna yang sering merekam video dalam kondisi bergerak atau saat momen penting yang tak bisa diulang.
Tak ketinggalan, fitur Nightography juga disematkan untuk membantu pengguna mengabadikan foto yang cerah dan jernih dalam kondisi minim cahaya. Bahkan, dengan fitur Photo Assist yang didukung kecerdasan buatan, pengguna hanya perlu memberikan perintah bahasa alami untuk menyempurnakan foto secara otomatis.
Galaxy S Pertama yang Mengusung One UI 9
Salah satu kejutan menarik dari Galaxy S26 FE adalah statusnya sebagai smartphone pertama di keluarga S26 series yang menjalankan antarmuka One UI 9 langsung saat dibuka dari kotaknya. Antarmuka anyar ini sebelumnya telah debut dalam versi stabil melalui ponsel lipat Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8 pada Juli 2026 lalu.
Berkat dukungan One UI 9, Galaxy S26 FE mendapat akses penuh ke sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) terkini, termasuk Now Brief versi terbaru, Now Nudge, hingga Circle to Search yang semakin pintar. Kehadiran fitur-fitur ini jelas menambah daya tarik ponsel di mata pengguna yang menginginkan kemudahan dan kepraktisan dalam aktivitas sehari-hari.
Now Brief di Galaxy S26 FE hadir dengan personalisasi yang lebih mendalam melalui kartu ringkasan yang dapat disesuaikan. Pengguna kini dapat dengan mudah menampilkan informasi cuaca, insight wellness, atau berbagai data penting lainnya sesuai kebutuhan. Bahkan, mereka dapat membuat kartu mereka sendiri hanya dengan satu perintah sederhana, sehingga Now Brief terasa semakin relevan dan personal.
Sementara itu, Now Nudge kini diperluas ke sejumlah aplikasi dan notifikasi pihak ketiga. Fitur ini memberikan saran yang tepat waktu dan relevan ke lebih banyak momen, guna membantu pengguna mengubah insight menjadi tindakan nyata untuk mengelola rutinitas harian dengan lebih mudah. Tentu saja, ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mereka yang menginginkan produktivitas lebih tinggi.
Adapun Circle to Search kini semakin canggih dengan memungkinkan pengguna menelusuri beberapa objek yang ada dalam satu gambar sekaligus. Pengguna tak perlu mengulang langkah yang sama berkali-kali hanya untuk mencari informasi dari berbagai objek yang berbeda. Kemudahan ini pastinya sangat diapresiasi oleh pengguna aktif media sosial dan pencinta konten visual.
Menggunakan Chipset 3 nm yang Lebih Canggih
Dari sisi dapur pacu, Galaxy S26 FE ditenagai chipset dengan fabrikasi 3 nanometer (nm). Meskipun Samsung tak merinci secara gamblang chip yang digunakan, menurut GSMArena, chip tersebut adalah Exynos 2500 yang sebelumnya sudah digunakan pada Galaxy Z Flip 7. Hal ini menjadi peningkatan besar dibandingkan Galaxy S25 FE yang masih mengandalkan Exynos 2400 dengan fabrikasi 4 nm.
Exynos 2500 merupakan chipset pertama Samsung yang dibuat menggunakan teknologi fabrikasi Gate All Around (GAA). Dengan teknologi ini, chip menggunakan CPU yang lebih baru, GPU berbasis AMD RDNA 3 dengan 33 persen lebih banyak work group, serta NPU dengan kemampuan komputasi 40 persen lebih besar. Semua ini diyakini mampu memberikan performa yang lebih cepat, efisien, dan responsif dalam berbagai skenario penggunaan.
Untuk menunjang performa chipset tersebut, Samsung memadukannya dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB. Kombinasi ini jelas memberikan ruang gerak yang luas bagi pengguna untuk menjalankan berbagai aplikasi berat, menyimpan banyak file, hingga bermain game dengan grafis tinggi tanpa hambatan.
Mirip Galaxy S26 dengan Bodi yang Lebih Tipis
Dari segi desain, Samsung Galaxy S26 FE hadir dengan dimensi 161,6 x 76,9 x 7,4 mm. Ketebalan 7,4 mm membuat bodinya lebih tipis dibandingkan Galaxy S25 FE yang memiliki ketebalan sekitar 8 mm. Selain itu, ponsel ini juga mewarisi desain yang diusung oleh Galaxy S26 series dengan layar datar dan punch hole di tengah atas.
Bezel yang mengelilingi layar terlihat relatif tipis, meskipun bagian dagu masih sedikit lebih tebal. Namun secara keseluruhan, tampilan depan terasa modern dan elegan. Perubahan yang cukup signifikan terlihat di bagian belakang ponsel, di mana tiga kamera disusun secara vertikal dalam satu modul berbentuk pil memanjang. Desain ini seragam dengan model Galaxy S26 series lainnya, berbeda dengan Galaxy S25 FE sebelumnya yang hadir tanpa modul kamera alias dibuat terpisah seperti lensa berdiri sendiri.
Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S26 FE
Selain chipset dan fitur AI yang mumpuni, Galaxy S26 FE masih mempertahankan spesifikasi serupa dengan pendahulunya. Ponsel ini menggunakan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak mencapai 1.900 nits. Dengan spesifikasi ini, pengguna dapat menikmati tampilan visual yang tajam, mulus, dan terang bahkan di bawah sinar matahari sekalipun.
Kapasitas baterainya tetap 4.900 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt dan pengisian nirkabel 15 watt. Menurut klaim Samsung, kapasitas tersebut membuat ponsel mampu bertahan hingga 29 jam. Dukungan fast charging-nya juga memungkinkan baterai terisi 69 persen hanya dalam waktu 30 menit. Tentu ini sangat menguntungkan bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Seperti dijelaskan sebelumnya, smartphone ini menjalankan antarmuka One UI 9 berbasis Android 17. Samsung juga berjanji memberikan pembaruan sistem operasi dan keamanan selama tujuh tahun untuk Galaxy S26 FE, sehingga pengguna tak perlu khawatir akan ketertinggalan fitur atau kerentanan keamanan.
Untuk pertama kalinya di lini S-series, Samsung menyertakan uji coba Google AI Pro selama enam bulan yang bernilai 120 dollar AS. Paket tersebut mencakup penyimpanan cloud 5 TB, yang tentu sangat berguna bagi pengguna aktif media sosial maupun pekerja kreatif. Fitur lainnya yang melengkapi ponsel ini antara lain konektivitas 5G, Wi-Fi 6e, Bluetooth 5.4, serta sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan debu dan air.
Harga dan Ketersediaan Galaxy S26 FE
Galaxy S26 FE hadir dalam tiga pilihan warna menarik, yaitu Blueberry, Graphite, dan Pistachio. Smartphone ini dibanderol mulai 699 dollar AS atau sekitar Rp 12,4 juta dan akan mulai tersedia pada 4 September 2026 mendatang. Meskipun demikian, belum diketahui secara pasti kapan Samsung akan membawa Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia. Namun, para penggemar Samsung di tanah air tentu berharap ponsel ini segera hadir dengan harga yang kompetitif.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Galaxy S26 FE tampaknya siap menjadi primadona baru di segmen flagship murah. Apakah Anda tertarik untuk memiliki ponsel keren ini?
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







