• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
September 19, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Kabar gembira datang untuk para pekerja audio profesional di Tanah Air! Sennheiser akhirnya memperkenalkan resmi produk terbaru mereka, Sennheiser Spectera, ke pasar Indonesia. Bayangkan satu ekosistem yang mampu mengendalikan seluruh kebutuhan mikrofon wireless, in-ear monitoring (IEM), hingga rumitnya koordinasi frekuensi radio (RF) — semua dalam satu genggaman engineer!

Menariknya lagi, teknologi canggih ini sebenarnya sudah “membuktikan diri” lebih dulu di berbagai pentas besar Indonesia. Sebelum resmi diluncurkan, Spectera sudah diam-diam bekerja di balik layar konser Raisa’s Love & Let Go, menghidupkan panggung Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), dan mendukung Festival Pagelaran Sabang Merauke. Jadi, bisa dikatakan bahwa sistem ini sudah lulus uji kelayakan dengan nilai memuaskan!

Terobosan Arsitektur yang Mengubah Cara Kerja Engineer

Nah, sekarang mari kita bahas apa yang membuat Spectera begitu istimewa. Berbeda dengan sistem wireless konvensional yang memaksa engineer mengelola setiap perangkat secara terpisah, Spectera mengusung arsitektur wideband dan bidirectional. Melalui pendekatan ini, beberapa link audio dapat berjalan bersamaan dalam satu channel RF wideband. Lebih kerennya lagi, engineer tetap bisa memantau kondisi seluruh sistem dari jauh — tanpa perlu berlari-lari mengecek perangkat satu per satu!

Roland Lim, Sales Director Sennheiser Asia, menjelaskan alasan di balik lahirnya teknologi ini. Menurutnya, pengelolaan wireless memang semakin rumit ketika produksi berskala besar harus menangani mikrofon, IEM, dan koordinasi RF secara bersamaan. “Spectera mengintegrasikan berbagai elemen tersebut dalam satu ekosistem, sehingga memberikan cara yang lebih efisien bagi engineer untuk mengelola konfigurasi wireless mereka,” ujar Roland Lim saat memperkenalkan Sennheiser Spectera di Jakarta (16/9).

Satu Base Station, 64 Link Audio — Gila Tidak Sih?

Di sinilah letak keajaibannya! Sennheiser Spectera mengandalkan teknologi Wireless Multichannel Audio Systems (WMAS) yang benar-benar mengubah aturan main. Kemampuan utamanya? Mengelola hingga 64 link audio hanya melalui satu Spectera Base Station!

Kapasitas fantastis tersebut terbagi menjadi 32 input dan 32 output, dan yang mengejutkan, semuanya terkemas dalam perangkat rack berukuran cuma 1U! Dengan konfigurasi super ringkas ini, Spectera menjadi pilihan sempurna untuk produksi yang menuntut banyak koneksi audio wireless namun terbatas pada ruang perangkat.

Selain itu, ada lagi pembeda yang patut diacungi jempol: komunikasi dua arah antara perangkat wireless dan Base Station. Artinya, engineer tidak hanya mengirimkan sinyal audio, tetapi juga bisa menarik informasi penting tentang kondisi perangkat saat produksi berlangsung. Level audio, performa RF, status baterai, kekuatan sinyal, hingga kualitas koneksi — semuanya terpantau langsung! Pendekatan ini terasa sangat krusial dalam produksi besar, sebab gangguan pada satu perangkat wireless bisa langsung terdeteksi dan ditangani tanpa pemeriksaan manual yang menyita waktu.

Software Pendukung yang Bikin Hidup Engineer Lebih Mudah

Tidak berhenti di hardware, Sennheiser juga memperlengkapi Spectera dengan perangkat lunak andalan. Pertama, SoundBase menyediakan kontrol sekaligus monitoring volume dan pengaturan IEM, lengkap dengan informasi RF dan baterai. Kemudian, Spectera WebUI hadir sebagai antarmuka untuk mengonfigurasi dan memantau keseluruhan sistem.

Melalui kombinasi hardware dan software ini, Spectera menyatukan pengelolaan mikrofon wireless, IEM, dan parameter sistem dalam satu ekosistem utuh. Bagi tim audio, nilai terbesarnya jelas bukan sekadar soal jumlah link yang sanggup ditangani, melainkan visibilitas penuh terhadap kondisi sistem selama pertunjukan. Dengan demikian, engineer bisa memantau segala parameter dari sistem yang terhubung tanpa harus bergantung pada pemeriksaan perangkat yang terpisah-pisah.

Spectera SKM: Transmitter Handheld yang Bakal Rampung Ekosistem

Bukan cuma itu, ekosistem Spectera bakal semakin lengkap dengan kedatangan Spectera SKM — transmitter handheld terbaru yang dijadwalkan mulai dikirim ke Indonesia pada Q4 2026! SKM akan tersedia dalam varian UHF dan 1,4 GHz, dengan cakupan penggunaan mulai dari live sound, teater, broadcast, hingga rumah ibadah.

Dari sisi desain, perangkat ini mengadopsi bodi aluminium anodized yang ramping, ditambah layar OLED yang informatif. Lebih menarik lagi, Spectera SKM menawarkan kompatibilitas luas dengan berbagai kapsul mikrofon dari Sennheiser dan Neumann. Sama seperti sistem Spectera lainnya, SKM membangun koneksi bidirectional dengan Spectera Base Station. Lewat koneksi tersebut, engineer dapat melakukan remote monitoring terhadap status baterai, performa RF, level audio, kekuatan sinyal, dan kualitas koneksi. Bahkan, pengaturan gain dan low-cut pun bisa diatur dari jauh!

Dengan hadirnya SKM, cakupan Spectera meluas dari sistem wireless audio terintegrasi hingga ranah mikrofon handheld. Bagi produksi yang menggunakan banyak mikrofon, pendekatan ini memungkinkan transmitter handheld bergabung ke dalam sistem monitoring yang sama.

Sudah Teruji di Panggung-Panggung Besar Indonesia

Sebelum diperkenalkan secara resmi, Sennheiser Spectera ternyata sudah menunjukkan performanya di beberapa produksi audio profesional Tanah Air. Sennheiser menyebut Teater Besar Taman Ismail Marzuki, konser Raisa’s Love & Let Go, dan Festival Pagelaran Sabang Merauke sebagai contoh nyata penerapannya di Indonesia.

Fakta ini membuktikan bahwa sistem wireless audio seperti Spectera tidak terbatas pada satu jenis pertunjukan. Kebutuhannya muncul di venue budaya, konser musik, hingga produksi pertunjukan dengan puluhan perangkat wireless.

Dalam acara peluncuran di Bengkel Space, SCBD, Jakarta, Sennheiser bahkan memperagakan Spectera secara langsung melalui pertunjukan musik live dan musikal singkat. Para peserta pun saksian bagaimana komunikasi dua arah dan remote monitoring bekerja memantau sistem wireless selama produksi.

Dengan masuknya Spectera ke Indonesia, Sennheiser membawa angin segar: pendekatan wireless audio yang berfokus pada pengelolaan terintegrasi. Kapasitas 64 link audio dalam satu Base Station, ditambah kemudahan monitoring dan konfigurasi remote — semuanya menjadi fondasi penting dari arsitektur luar biasa ini. Produksi audio Indonesia, bersiaplah naik kelas!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: teknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Aturan Baru Valorant Ancam Kompatibilitas dengan PC Lawas

Aturan Baru Valorant Ancam Kompatibilitas dengan PC Lawas

Desember 29, 2025
HP Kelas Menengah dengan Kamera 200 MP? MediaTek Wujudkan dengan Chip Dimensity 7100

HP Kelas Menengah dengan Kamera 200 MP? MediaTek Wujudkan dengan Chip Dimensity 7100

Januari 4, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Setelah Dirilis di Indonesia, Tecno Pova 8 Pro Siap Debut Global dengan Segudang Fitur Gaming

Osmo 360 II Resmi Dirilis DJI, Bawa Dynamic Range 14,5 Stop dan Baterai 2.150 mAh

Agustus 16, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Hadir sebagai Game Bertema Koboi Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Sweet Bonanza x1000 Tampilkan Game Match Bergaya Cerah Starlight Princess Bawa Konsep Game Fantasi Modern Mahjong Wins 3 Perkuat Nuansa Puzzle Interaktif Lucky Neko Mengusung Game Bertema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Hadirkan Game Match Modern Sweet Bonanza Xmas Bawa Nuansa Game Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Bertema Petualangan Mahjong Ways 2 Gabungkan Puzzle dan Fitur Interaktif Baccarat Online Masuk Kategori Game Kartu Digital PG Soft Kembangkan Ragam Game Digital Interaktif Pragmatic Play Hadirkan Beragam Game Multiplier Mahjong Ways Tunjukkan Evolusi Game Puzzle Digital Gates of Olympus sebagai Game Multiplier Bertema Mitologi Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Bonus Wild West Gold Hadirkan Game Petualangan Koboi Sweet Bonanza x1000 Bawa Game Match dengan Pengganda Dinamis Mahjong Wins 3 Menghadirkan Game Puzzle Bergaya Modern RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version