Newtechclub.com – Sony akhirnya secara resmi mengenalkan anak terbarunya di kelas menengah, Xperia 10 VIII (Mark 8), pada Selasa (25/8/2026) kemarin. Ponsel ini hadir sebagai penerus Xperia 10 VII yang lebih dulu meluncur pada September 2025. Kehadirannya pun langsung menyedot perhatian para penggemar gadget tanah air, terutama karena desainnya yang dinilai sangat mirip dengan iPhone Air yang juga baru saja dirilis beberapa waktu lalu. Namun, benarkah kemiripan ini hanya sekadar tampilan atau justru menjanjikan performa yang setara?
Desain Masih Mengusung DNA Sony, Tapi Sekilas Mirip iPhone Air
Jika kita amati dari segi tampilan, Sony ternyata tidak melakukan banyak perubahan drastis pada Xperia 10 VIII dibandingkan pendahulunya. Bahkan, bisa dibilang peningkatan yang diusung hanya bersifat minor alias tidak terlalu signifikan. Desain bodinya masih mempertahankan ciri khas Sony yang ramping dengan modul kamera memanjang yang diposisikan secara horizontal di bagian belakang. Yang menarik, modul kamera ini justru mengingatkan banyak orang pada desain iPhone Air yang memiliki konsep serupa.
Layar depan Xperia 10 VIII juga tetap setia dengan tampilan bezel tipis tanpa poni atau punch hole, sehingga memberikan pengalaman menonton yang lebih imersif. Sony juga masih mempertahankan keberadaan speaker memanjang di bagian depan serta tombol shutter kamera fisik di sisi kanan bodi—fitur yang sudah menjadi ciri khas ponsel Sony sejak dulu dan selalu dinanti para penggemar fotografi mobile.
Namun, yang membedakan dari seri sebelumnya adalah pilihan warna yang ditawarkan. Kali ini, Xperia 10 VIII hadir dalam tiga opsi warna segar, yaitu Frozen White yang elegan, Frosted Grey yang maskulin, dan Misty Lilac yang terlihat feminin dan kekinian. Tiga pilihan warna ini memberi sentuhan baru tanpa harus mengubah keseluruhan desain yang sudah ikonik.
Peningkatan Layar dan Audio: Lebih Terang dan Lebih Bertenaga
Meskipun secara keseluruhan masih mirip dengan Xperia 10 VII, Sony tetap menyematkan beberapa peningkatan performa yang patut diperhatikan. Salah satu yang paling mencolok ada pada sektor layar. Sony mengklaim bahwa layar Xperia 10 VIII kini 50 persen lebih cerah dibandingkan model sebelumnya. Sayangnya, pihak Sony tidak merinci secara spesifik berapa tingkat kecerahan aktual yang dimiliki panel LTPS OLED 6,1 inci ini. Namun, dengan peningkatan setengah lebih terang, pengguna tentu bisa menikmati konten multimedia dengan lebih nyaman bahkan di bawah sinar matahari langsung.
Selain layar, Sony juga meningkatkan kualitas audio pada perangkat ini. Pabrikan asal Jepang itu mengklaim bahwa speaker bawaan Xperia 10 VIII kini mampu menghasilkan audio dengan daya 30 persen lebih besar dari sebelumnya. Peningkatan ini jelas menguntungkan pengguna yang hobi mendengarkan musik, menonton film, atau bermain game tanpa harus menggunakan earphone. Suara yang lebih keras dan jernih tentu akan membuat pengalaman multimedia terasa lebih hidup.
Spesifikasi Unggulan: Snapdragon 6 Gen 3 dan Baterai Tahan Dua Hari
Masuk ke sektor dapur pacu, Sony Xperia 10 VIII mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3—prosesor yang sama persis dengan yang digunakan pada Xperia 10 VII. Chip ini dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB, yang menurut standar kelas menengah saat ini masih tergolong cukup mumpuni untuk menjalankan berbagai aplikasi berat maupun game ringan hingga sedang. Dan kabar baiknya, penyimpanan ini masih bisa diperluas menggunakan kartu microSD, sehingga kamu tidak perlu khawatir kehabisan ruang untuk menyimpan foto, video, atau file penting lainnya.
Salah satu nilai jual utama Xperia 10 VIII ada pada sektor baterai. Ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh—cukup besar untuk ukuran ponsel kelas menengah. Sony bahkan mengklaim bahwa daya tahan baterainya mampu bertahan hingga dua hari dalam sekali pengisian daya. Klaim ini tentu sangat menggoda, terutama bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi dan tidak ingin repot mencari charger setiap saat.
Untuk urusan fotografi, Xperia 10 VIII mengusung konfigurasi dua kamera belakang. Kamera utamanya dibekali sensor 50 MP dengan ukuran 1/1,56 inci yang diharapkan mampu menangkap detail gambar secara maksimal. Sementara itu, kamera ultrawide 13 MP siap menemani kebutuhan foto lanskap atau grup. Meskipun jumlah kameranya tidak sebanyak ponsel lain di kelasnya, Sony mengandalkan kualitas sensor dan optimasi perangkat lunak untuk memberikan hasil jepretan yang memuaskan.
Fitur Baru: Point & Pay, Kemudahan Transaksi dalam Sekali Tekan
Sony juga memperkenalkan fitur baru yang cukup menarik pada Xperia 10 VIII, yaitu Point & Pay. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses kode QR pembayaran dan kartu loyalitas hanya dengan menekan tombol power dua kali. Dengan fitur ini, transaksi digital menjadi lebih praktis dan cepat tanpa harus membuka aplikasi secara manual. Fitur ini menunjukkan bahwa Sony mulai serius merambah ekosistem pembayaran digital yang semakin populer di kalangan pengguna ponsel.
Sistem Operasi Android 16 dengan Janji Pembaruan 4 Kali
Dari sisi perangkat lunak, Xperia 10 VIII sudah berjalan dengan sistem operasi Android 16 dan menggunakan antarmuka Sony yang sangat mirip dengan Android Stock. Artinya, pengguna akan mendapatkan pengalaman bersih, ringan, dan minim bloatware. Yang lebih menggembirakan, Sony menjanjikan pembaruan OS hingga empat kali ke depan. Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir ketinggalan fitur atau patch keamanan penting di tahun-tahun mendatang.
Harga dan Ketersediaan: Siapkan Dompet Lebih Tebal
Namun, perlu dicatat bahwa semua kecanggihan ini dibanderol dengan harga yang cukup menguras kantong. Sony Xperia 10 VIII dibanderol 599 euro, atau jika dikonversi ke rupiah, harganya mencapai sekitar Rp 12,3 juta. Harga ini tentu terbilang tinggi untuk kategori ponsel kelas menengah, terutama jika dibandingkan dengan kompetitor lain yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan harga lebih rendah.
Ponsel ini baru akan tersedia pada pertengahan hingga akhir September 2026 nanti, dan untuk tahap awal hanya dipasarkan di kawasan Eropa terlebih dahulu. Informasi mengenai ketersediaan di Indonesia pun masih belum jelas, sehingga para penggemar Sony di Tanah Air harus bersabar menunggu kabar resmi selanjutnya.
Apakah Xperia 10 VIII Layak Dinantikan?
Secara keseluruhan, Sony Xperia 10 VIII menghadirkan peningkatan yang tergolong kecil namun tetap berarti, terutama di sektor layar dan audio. Desainnya yang mirip iPhone Air bisa menjadi daya tarik tersendiri, namun dengan harga yang dipatok cukup tinggi, konsumen akan berpikir ulang apakah ponsel ini benar-benar sepadan dengan nilai yang ditawarkan. Bagi penggemar setia Sony, kehadiran tombol shutter fisik, baterai tahan lama, dan janji pembaruan OS hingga empat kali tentu menjadi nilai plus yang tidak bisa diabaikan. Namun, bagi sebagian besar pengguna, mungkin akan lebih bijak menunggu ulasan mendalam atau bahkan harga yang lebih terjangkau di pasaran sekunder. Yang jelas, Xperia 10 VIII tetap menjadi salah satu opsi menarik di kelas menengah atas, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.







