Newtechclub.com – Bagi para pengguna iPhone dengan kapasitas penyimpanan yang terbatas, pesan peringatan “Storage Almost Full” sering kali menjadi mimpi buruk yang terus berulang. Memang, Anda bisa saja menghapus foto, video, atau sekadar mencopot aplikasi yang jarang dipakai. Akan tetapi, langkah-langkah tersebut ternyata tidak selalu membuahkan hasil yang memuaskan. Pasalnya, sebagian besar ruang penyimpanan justru biasanya habis dilahap oleh data sistem yang misterius. Pada dasarnya, bagian ini terisi oleh cache yang menumpuk, log file, berbagai file sementara, serta sumber daya lain yang digunakan iOS untuk menjalankan fungsi perangkat secara optimal. Selain itu, tidak sedikit pengguna yang kerap merasa frustasi karena meski sudah membersihkan banyak file pribadi, penyimpanan iPhone mereka tetap penuh akibat porsi data sistem yang terus membengkak tak terkendali. Sebenarnya, Apple sendiri telah menyebutkan bahwa ukuran data sistem memang bisa berubah-ubah secara dinamis, menyesuaikan dengan kebutuhan operasional perangkat. Oleh karena itu, untuk membantu mengatasi masalah yang menjengkelkan ini, kami akan membongkar beberapa cara khusus yang terbukti ampuh menghapus atau setidaknya mengurangi data sistem. Dengan demikian, penyimpanan Anda akan kembali longgar dan performa iPhone pun dapat bekerja lebih optimal dan responsif. Selengkapnya, simak ulasan lengkap berikut ini tentang cara menghapus sistem data yang penuh di storage iPhone!
Pertama-tama, Anda perlu memahami bahwa data sistem pada iPhone bisa membengkak secara signifikan akibat cache yang menggunung, file sementara yang berserakan, hingga riwayat penelusuran Safari yang terus menumpuk dari hari ke hari. Sebagai konsekuensinya, perangkat Anda menjadi lambat dan ruang penyimpanan habis tanpa jejak yang jelas. Untuk mulai mengurangi beban penyimpanan yang memberatkan ini, pengguna dapat secara proaktif melakukan dua langkah utama berikut yang sangat mudah diikuti.
Sebagai langkah awal, mari kita fokus pada cara menghapus cache Safari. Perlu Anda ketahui, cache dari aktivitas browsing di Safari dapat menyumbang cukup banyak pada data sistem tanpa disadari. Untuk membersihkannya secara tuntas, ikuti langkah-langkah jitu berikut ini dengan saksama:
- Buka aplikasi Settings di iPhone.
- Gulir ke bawah dan pilih Safari.
- Pilih opsi Clear History and Website Data.
- Aktifkan toggle “Close All Tabs” untuk menutup seluruh tab Safari yang masih terbuka.
- Sebagai tambahan, buka aplikasi Safari lalu tutup secara manual tab-tab yang masih tersisa atau pilih hanya yang masih diperlukan.
Selanjutnya, jangan lupakan langkah penting untuk menghapus folder “Recently Deleted” di Galeri. Perlu diingat, folder Recently Deleted secara default menyimpan foto dan video yang sebelumnya telah Anda hapus selama 30 hari. Jika folder ini tidak dibersihkan secara berkala, ia akan terus memakan ruang berharga dan pada akhirnya turut menyumbang pembengkakan data sistem. Oleh karena itu, ikuti panduan ini untuk membersihkannya:
Buka aplikasi Photos.
Gulir ke bawah dan pilih folder “Recently Deleted”.
Masukkan Face ID atau kata sandi untuk mengakses folder.
Pilih semua foto atau video yang ada.
Ketuk ikon titik tiga di pojok kanan bawah.
Pilih “Delete All” untuk menghapus seluruh file secara permanen.
Terakhir, jangan lewatkan langkah pamungkas ini: restart iPhone dan cek penyimpanan. Setelah kedua langkah pembersihan intensif tuntas Anda lakukan, sangat disarankan untuk mematikan iPhone Anda terlebih dahulu lalu menyalakannya kembali. Tujuan dari langkah ini adalah agar sistem operasi iOS dapat menyegarkan ulang semua pengaturan penyimpanannya. Setelah perangkat aktif kembali, segera buka Settings > General > iPhone Storage. Pada tahap ini, Anda bisa langsung menyaksikan apakah ukuran data sistem yang sebelumnya membengkak sudah berkurang secara signifikan atau belum. Biasanya, ruang penyimpanan yang tadinya hampir penuh akan terlihat lebih lega dan perangkat pun terasa lebih ringan untuk digunakan!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







