Newtechclub.com – Akhirnya, vendor legendaris Motorola secara resmi meluncurkan dua “jagoan” terbaru mereka di segmen entry-level, yaitu Moto G (2026) dan Moto G Play (2026). Hebatnya, kedua ponsel ini sengaja dirancang untuk pengguna yang menginginkan smartphone dengan harga super terjangkau, namun sekaligus tidak mau kompromi dengan fitur-fitur canggih. Sebagai buktinya, mereka sudah membekali kedua ponsel murah ini dengan layar refresh rate 120 Hz yang bikin scroll mulus abis dan dukungan Artificial Intelligence (AI) untuk memoles hasil foto.
Meskipun hadir dengan nama yang berbeda, ternyata Moto G dan Moto G Play ini membawa banyak sekali kemiripan, terutama dari sisi desain eksterior dan fitur-fitur dasarnya. Kalau kita lihat sekilas, desain bodi keduanya tampil sederhana dengan frame yang melengkung di semua sudutnya, sehingga nyaman digenggam. Tak lupa, modul kamera persegi di bagian belakang langsung mencuri perhatian dan memberi kesan premium. Lalu, di mana sih letak perbedaannya? Ternyata, perbedaan utama hanya berada pada segi kemampuan kamera dan juga kecepatan pengisian dayanya. Yuk, kita kupas tuntas satu per satu spesifikasi gahar mereka!
Pertama-tama, mari kita bahas dari segi layar, fitur yang paling sering kita lihat. Dengan bangga, Motorola menyatakan bahwa Moto G dan Moto G Play kompak mengusung layar luas berukuran 6,7 inci yang didukung refresh rate 120 Hz. Bayangkan saja, beraktivitas seperti main game atau scroll media sosial di ponsel murah akan terasa sangat smooth dan responsif. Belum lagi, tingkat kecerahan puncak layar keduanya juga disetarakan hingga 1.000 nits, sehingga memastikan tampilan layar tetap jelas dan tajam meski di bawah terik matahari langsung.
Selanjutnya, kita beralih ke bagian kamera, area di mana kedua ponsel ini mulai menunjukkan perbedaan. Untuk varian yang lebih gahar, Moto G membawa kamera utama beresolusi tajam 50 MP. Lebih keren lagi, kamera ini sudah dilengkapi dengan teknologi pemrosesan Quad Pixel yang menjanjikan detail foto lebih maksimal, ditambah lagi dengan kamera depan (selfie) 32 MP yang siap membuat setiap swfoto-mu jadi Instagramable. Sementara itu, saudaranya, Moto G Play, harus puas dengan spesifikasi kamera yang sedikit lebih rendah, yakni 32 MP untuk kamera utama dan 8 MP untuk kamera depannya.
Namun jangan salah, meski spesifikasi kameranya berbeda, Motorola memastikan bahwa kedua ponsel ini sama-sama telah diperkuat oleh fitur AI canggih. Contohnya, mereka menyertakan fitur andalan seperti Night Vision yang memungkinkanmu mengambil foto bagus dalam kondisi gelap, serta auto-smile detection yang secara otomatis memotret saat subjek sedang tersenyum. Alhasil, fitur-fitur AI ini diklaim mampu membantu pengguna, baik pemula maupun profesional, mendapatkan hasil jepretan yang lebih oke di berbagai kondisi pencahayaan.
Lalu, bagaimana dengan ketahanan baterainya? Tenang saja, pada aspek daya, Moto G dan Moto G Play sama-sama disokong oleh baterai raksasa berkapasitas 5.200 mAh. Berkat kapasitas sebesar ini, Motorola dengan percaya diri mengeklaim bahwa perangkatnya mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal dengan sekali pengisian penuh. Akan tetapi, untuk urusan mengisi daya, kedua ponsel ini membawa dukungan yang berbeda. Versi Moto G mendukung fast charging yang lebih cepat berdaya 30 watt, sedangkan Moto G Play terbatas hanya pada pengisian daya 18 watt.
Tak ketinggalan, Motorola juga memberikan berbagai fitur tambahan yang bikin hati makin tenang. Misalnya, layar ponsel dilindungi oleh kaca Gorilla Glass 3 yang terkenal tangguh terhadap goresan ringan. Selain itu, kedua perangkat juga telah dibekali dengan sertifikasi IP52. Artinya, ponsel-ponsel ini sudah dijamin tahan terhadap cipratan air ringan, sehingga kamu tidak perlu panik jika terkena percikan hujan atau tumpahan minuman.
Nah, untuk soal performa inti, jangan ragukan lagi kedigdayaan mereka! Pasalnya, Moto G dan Moto G Play sama-sama ditenagai oleh System-on-Chip (SoC) MediaTek Dimensity 6300 yang terkenal efisien dan bertenaga. Chipset gahar ini kemudian dipadukan dengan RAM berkapasitas 4 GB dan ruang penyimpanan internal (storage) yang lapang sebesar 128 GB. Yang paling menarik, kedua ponsel ini langsung menjalankan sistem operasi (OS) Android 16 terbaru yang dibalut dengan software khas Motorola, bahkan mereka sudah terintegrasi langsung dengan asisten AI Google Gemini!
Lalu, berapa harga yang harus kita bayar untuk segudang fitur keren ini? Tenang, karena Moto G dan Moto G Play memang diposisikan sebagai ponsel terjangkau, banderol harganya pun dibuat sangat bersaing. Khusus untuk Moto G, harganya dibanderol mulai dari 199,99 dollar AS (sekitar Rp 3,3 jutaan). Ponsel keren ini akan ditawarkan dalam dua pilihan warna yang aesthetic, yaitu Pantone Slipstream dan Pantone Cattleya Orchid.
Sementara itu, bagi kamu yang ingin mendapatkan pengalaman serupa dengan budget lebih hemat, Moto G Play adalah jawabannya. Ponsel ini dijual dengan harga yang lebih murah, yakni 169,99 dollar AS (sekitar Rp 2,8 jutaan) dengan satu-satunya pilihan warna elegan, Pantone Tapestry. Perlu diingat, periode peluncuran kedua perangkat ini sengaja dibuat berbeda. Untuk Moto G akan tersedia di Amerika Serikat mulai 11 Desember 2025, sementara Moto G Play justru hadir lebih awal, yaitu pada 13 November 2025 mendatang.
Terakhir, di mana kita bisa membeli kedua “senjata” terbaru Motorola ini? Kabar baiknya, Moto G dan Moto G Play akan dengan mudah diakses oleh semua orang. Kedua ponsel ini dapat dibeli melalui website resmi Motorola dan platform e-commerce resmi mereka seperti Amazon, atau bisa juga dibeli langsung di toko ritel ternama seperti Best Buy. Jadi, persiapkan dirimu untuk menyambut dua ponsel entry-level yang siap mengacaukan pasar ini!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







