Newtechclub.com – Get ready untuk para pengguna setia Threads! Platform media sosial berbasis teks yang sudah terintegrasi penuh dengan Instagram ini akhirnya meluncurkan sebuah fitur yang sangat dinantikan, yaitu “create group chat” atau dalam bahasa kita, fitur untuk bikin ruang obrolan grup! Bayangkan, kini kamu bisa ngobrol dan berbagi cerita dengan banyak orang sekaligus dalam satu tempat tanpa harus repot. Fitur baru ini jelas menjadi angin segar bagi interaksi sosial di platform tersebut, menghadirkan pengalaman berkirim pesan yang lebih dinamis dan menyenangkan bagi seluruh penggunanya.
Lalu, sebenarnya seberapa besar sih kapasitas group chat di Threads ini? Nah, fitur mutakhir ini dengan gesit memungkinkan para pengguna untuk membuat grup obrolan yang bisa menampung hingga 50 orang di dalamnya. Meskipun demikian, angka ini masih terpaut cukup jauh dibandingkan dengan “kakak tertuanya”, Instagram, yang dengan percaya diri bisa menampung hingga 250 orang dalam satu grup. Namun, kehadiran fitur ini tentu saja merupakan langkah awal yang sangat progresif bagi Threads untuk mengejar ketertinggalannya dalam hal fitur komunitas. Di sisi lain, batasan 50 orang ini justru bisa membuat obrolan lebih intim dan terfokus.
Lantas, apa saja sih keuntungan yang bakal kita dapatkan dengan adanya grup chat ini? Yang paling utama, fitur ini secara ajaib mempermudah pengguna berusia 18 tahun ke atas untuk berbagi berbagai jenis konten seperti post, video, GIF, dan tentunya emoji lucu langsung dalam satu ruang obrolan. Alhasil, kolaborasi dan diskusi ringan dengan teman-teman atau komunitas menjadi jauh lebih efisien dan seru. Selain itu, berbagi momen sehari-hari juga menjadi lebih hidup karena kamu bisa langsung bereaksi menggunakan emoji atau GIF yang sesuai.
Sebelum fitur grup chat yang keren ini hadir, situasinya sangat berbeda lho! Dulu, pengguna hanya bisa mengirim direct message (DM) secara individual kepada satu orang saja, yang tentunya sangat membatasi interaksi kelompok. Proses berbagi informasi ke banyak orang pun menjadi sangat tidak praktis karena harus dilakukan satu per satu. Akibatnya, banyak pengguna yang merasa bahwa fitur perpesanan di Threads masih sangat terbatas dan kurang memenuhi kebutuhan komunikasi mereka yang lebih luas.
Bicara soal DM, tahukah kamu bahwa fitur Direct Message di Threads sendiri sebenarnya juga merupakan fitur yang baru? Faktanya, fitur DM di Threads ini baru resmi ditambahkan pada Juli 2025 yang lalu. Sebelum tanggal tersebut, para pengguna terpaksa harus beralih ke DM Instagram jika ingin mengirim pesan pribadi. Oleh karena itu, kehadiran DM dan sekarang group chat menandai transformasi besar Threads dari platform yang hanya fokus pada postingan publik menjadi platform yang juga peduli dengan komunikasi privat.
Kabar baiknya, fitur create group chat yang spektakuler ini sudah tidak terbatas pada pengguna di negara tertentu saja. Berdasarkan pantauan, fitur ini telah digulirkan secara global sejak pertengahan Oktober 2025, sehingga menjangkau hampir semua pengguna Threads di berbagai belahan dunia. Peluncuran global ini menunjukkan komitmen Meta untuk menyamakan pengalaman pengguna di mana pun mereka berada. Dengan demikian, tidak ada lagi kesenjangan fitur antara pengguna di satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Bagi kamu yang berada di Indonesia, bersiaplah untuk memanfaatkan fitur ini! Kini, pengguna Threads di Indonesia sudah bisa dengan leluasa membuat group chat mereka sendiri. Menurut pantauan tim kami, fitur grup chat yang seru ini sudah tersedia dan dapat diakses di aplikasi Threads versi 403.1.0.52.73 untuk ponsel berbasis Android. Pastikan aplikasi kamu sudah diperbarui ke versi tersebut agar tidak ketinggalan keseruan ngobrol bareng teman-teman.
Sekarang, mari kita bahas langkah-langkah super mudah untuk membuat grup chat di Threads. Pertama-tama, pastikan aplikasi Threads kamu sudah dalam versi terbaru. Selanjutnya, buka aplikasi Threads di ponsel kamu. Kemudian, pilih tab DM yang terletak di sisi bawah layar. Di pojok kanan atas, kamu akan melihat ikon pensil; klik ikon tersebut. Setelah itu, kamu akan dihadapkan pada opsi “create group chat”; klik opsi itu. Lanjutkan dengan memasukkan nama grup yang keren sesuai keinginanmu. Jangan lupa tambahkan anggota grup dengan memilih dari daftar teman. Terakhir, klik “done” untuk menyelesaikan proses pembuatan grup dan mulailah obrolan!
Namun, ada satu catatan penting yang harus diingat! Pengguna diwajibkan untuk mengikuti (follow) orang yang ingin diundang agar dapat menambahkannya ke dalam obrolan grup. Aturan ini sengaja diterapkan untuk menjaga privasi dan kenyamanan pengguna. Dengan demikian, kamu tidak bisa sembarangan menambahkan orang yang tidak kamu kenal atau yang tidak mengizinkan dirinya untuk dihubungi ke dalam grup obrolan pribadi.
Setelah grup berhasil dibuat, kamu akan menemukan banyak fleksibilitas dalam mengelolanya. Di dalam ruang obrolan, pengguna dengan leluasa bisa mengganti nama grup, menambahkan atau mengeluarkan anggota, meninggalkan grup, hingga membisukan notifikasi grup jika dirasa terlalu berisik. Fitur-fitur manajemen ini memberikan kendali penuh kepada admin dan anggota untuk menyesuaikan pengalaman obrolan sesuai kebutuhan.
Tentunya, berbagi konten di dalam grup juga menjadi hal yang sangat menyenangkan. Pengguna bisa dengan mudah mengunggah media seperti foto dan video, menempelkan stiker, dan juga mengirim GIF ke dalam grup untuk membuat obrolan lebih hidup. Walaupun sama-sama merupakan anak perusahaan Meta, grup chat Threads ini masih harus diakui belum se-interaktif DM Instagram. Sebagai contoh, pengguna Threads saat ini belum bisa berbagi lokasi secara real-time atau membuat polling bersama anggota grup seperti yang bisa dilakukan di Instagram.
Perkembangan ini menunjukkan pergeseran fokus yang signifikan dari Threads. Awalnya, Threads hanya fokus pada posting teks di timeline publik, namun kini platform tersebut juga semakin gencar memprioritaskan fitur perpesanan privat. Perubahan strategi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi merupakan respons terhadap tren penggunaan yang ada. Fokus baru Threads pada DM ini jelas mencerminkan kebutuhan pengguna akan komunikasi yang lebih pribadi dan langsung.
Perubahan arah ini ternyata juga dipicu oleh transformasi yang dilakukan oleh Instagram. Instagram sendiri diketahui telah memfokuskan kembali aplikasinya pada fitur Reels dan DM karena kedua fitur inilah yang paling banyak dan sering digunakan oleh penggunanya. Dengan demikian, Threads sebagai bagian dari ekosistem Meta secara alami mengadopsi strategi yang serupa untuk menciptakan keselarasan dan mempertahankan relevansinya di pasar media sosial yang sangat kompetitif.
Sementara itu, persaingan di dunia media sosial berbasis teks semakin memanas. Pesaing utama Threads, yaitu X/Twitter, telah melakukan langkah serupa dengan memperkuat fitur perpesanannya. Namun, fokus X/Twitter agak berbeda; mereka lebih mengalihkan penggunanya ke layanan obrolan terenkripsi yang disebut XChat, seperti yang dihimpun dari Tech Crunch pada Minggu, 26 Oktober 2025. Langkah-langkah dari kedua raksasa platform ini menunjukkan bahwa masa depan media sosial tidak hanya tentang broadcast, tetapi juga tentang komunikasi privat yang aman dan engaging.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id







