Newtechclub.com – Kejutan datang dari ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona! Di tengah hiruk-pikuk peluncuran berbagai perangkat canggih, vendor smartphone asal China, Vivo, secara diam-diam memamerkan anggota baru keluarga Vivo X300 yang langsung mencuri perhatian publik. Bukan Vivo X300 Ultra yang sedang mereka gembar-gemborkan, melainkan sebuah perangkat misterius yang diduga kuat sebagai Vivo X300 Max, model yang santer dirumorkan beberapa waktu terakhir.
Vivo memang sedang fokus mempromosikan Vivo X300 Ultra sebagai raja kamera flagship versi “tertinggi” yang akan segera meluncur. Namun, di sela-sela itu, mereka menyelipkan sebuah “senjata” rahasia. Ponsel ini muncul begitu saja di booth Vivo, tanpa pengumuman resmi atau konferensi pers. Kemunculannya sontak mengundang rasa penasaran para pengunjung dan awak media.
Pengunjung hanya bisa melihat sekilas wujud asli ponsel ini karena Vivo menyembunyikannya dengan sangat rapi. Mereka membalut seluruh bodi perangkat ini dengan casing hitam full bodi yang tebal. Tak hanya itu, mereka juga mengamankannya dengan tali pengaman, sehingga tidak ada satu pun pengunjung yang bisa memegang atau membawa perangkat ini seenaknya. Strategi ini justru membuat rasa penasaran semakin menjadi-jadi. Satu-satunya bagian yang terbuka hanyalah modul kameranya yang berbentuk lingkaran besar, ciri khas dari keluarga Vivo X300 series.
Meskipun tertutup casing, modul kamera bundar besar itu dengan bangga memperlihatkan logo Zeiss T. Kehadiran logo ini bukan sekadar tempelan biasa. Ini menandakan bahwa kamera ponsel ini mendapat sentuhan istimewa dari pakar optik kenamaan asal Jerman, Zeiss. Lapisan T ini merupakan teknologi yang sangat diandalkan untuk mengurangi pantulan cahaya, flare, dan ghosting yang sering mengganggu saat memotret di malam hari atau dalam kondisi cahaya yang menantang. Vivo menjamin, dengan teknologi ini, foto yang dihasilkan akan terlihat lebih jernih dengan kontras yang tetap terjaga. Kolaborasi dengan Zeiss ini mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan menjadi flagship kamera yang patut diperhitungkan.
Di sisi lain, pengunjung booth masih bisa sedikit bernapas lega. Vivo memperbolehkan mereka untuk menjajal beberapa fitur unggulan dari layar perangkat yang terpasang. Mereka bisa mencoba fitur kamera seperti mode makro untuk foto jarak dekat atau mode dokumen yang praktis untuk urusan pekerjaan. Dari sini juga, para pengunjung bisa mengintip sedikit informasi tentang jeroan ponsel ini.
Menurut foto-foto yang dipublikasi oleh GizmoChina, perangkat ini memiliki nomor model V258A. Vivo memang tidak merinci spesifikasi hardware-nya secara gamblang di booth. Namun, petunjuk paling penting justru terpampang jelas di dekat perangkat tersebut. Sebuah plang kecil menunjukkan informasi tentang chipset MediaTek Dimensity 9500. Ini merupakan petunjuk kuat bahwa Vivo X300 Max akan ditenagai oleh chipset gahar yang sama dengan Vivo X300 dan X300 Pro.
Misteri ini kemudian semakin diperkuat oleh tipster kelas kakap, Roland Quandt. Ia dengan yakin mengidentifikasi perangkat misterius tersebut sebagai Vivo X300 Max. Quandt mengaitkannya dengan kode V258A yang ia yakini berkaitan erat dengan model V2548A yang sebelumnya sudah muncul dalam dokumen sertifikasi 3C di China. Dokumen tersebut juga membocorkan satu fakta menarik lainnya, yakni dukungan pengisian cepat 90 watt via kabel. Bayangkan, mengisi baterai sebesar itu pasti tidak akan memakan waktu lama.
Dari sisi spesifikasi, rumor yang beredar semakin membuat Vivo X300 Max terlihat menggoda. Layarnya disebut-sebut akan menggunakan panel LTPO OLED 6,78 inci dengan resolusi 1440p yang tentunya akan memanjakan mata. Namun, yang paling menjadi primadona dan membuat para penggila gadget tercengang adalah kapasitas baterainya. Perangkat ini digadang-gadang akan membawa baterai sekitar 7.000 mAh! Kapasitas sebesar ini terbilang sangat luar biasa untuk ukuran smartphone flagship.
Meskipun perangkat tersebut sudah muncul secara fisik di booth Vivo, perusahaan asal Shenzhen ini masih bungkam seribu bahasa. Mereka belum memberikan pengumuman resmi mengenai Vivo X300 Max. Sikap diam ini memunculkan spekulasi liar di kalangan pengamat. Banyak yang menduga bahwa Vivo sedang memanaskan mesin dan kemungkinan akan segera memperluas lini X300 series dalam waktu dekat. Peluncuran resminya diprediksi akan terjadi setelah mereka memperkenalkan X300 Ultra ke publik, sebagaimana dihimpun dari GizmoChina.
Vivo X300 FE Juga Ikut Diam-Diam Rilis, Memperluas Pasar Flagship
Bukan hanya X300 Max yang menjadi buah bibir. Belum lama ini, Vivo juga diam-diam merilis Vivo X300 FE di Rusia. Langkah ini semakin mengukuhkan tekad Vivo untuk memperluas jangkauan seri flagship X300 mereka ke berbagai pasar. Meskipun mengusung nama besar X300, Vivo X300 FE justru tampil dengan wajah yang sangat berbeda. Dari sisi desain dan spesifikasi, ponsel ini lebih mirip sebagai versi rebrand dari seri lain, yaitu Vivo S50 Pro Mini yang sudah lebih dulu meluncur di China pada Desember 2025.
Perbedaan paling mencolok tentu saja terletak pada desain modul kamera belakangnya. Jika Vivo X300 dan X300 Pro memakai modul kamera bulat besar yang ikonik, Vivo X300 FE justru hadir dengan modul kamera berbentuk pil memanjang yang unik. Desain ini identik dengan Vivo S50 Pro Mini, dan secara visual juga mengingatkan kita pada gaya kamera yang digunakan pada iPhone Air atau ponsel Google Pixel. Dari sisi spesifikasi kamera pun, X300 FE tidak membawa sensor 200 MP seperti saudara-saudaranya. Sebagai gantinya, Vivo membekalinya dengan tiga kamera belakang yang tangguh: kamera utama 50 MP (Sony IMX921), kamera telefoto periskop 50 MP dengan 3x optical zoom menggunakan sensor IMX882, serta kamera ultrawide 8 MP. Jadi, jelas sudah bahwa Vivo sedang serius meramaikan segmen flagship dengan strategi yang beragam dan menarik.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







