• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

VM31 Hadir dari Asus untuk Bersaing di Kelas Mini PC Budget yang Semakin Ketat

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Agustus 3, 2026
Home Computers
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Asus resmi memperkenalkan VM31, sebuah mini PC berukuran sangat mungil dengan volume cuma 0,55 liter, yang secara khusus mereka rancang untuk menyelinap ke ruang-ruang kerja sempit sekalipun. Perangkat mungil ini mengincar kebutuhan produktivitas ringan, dan kabarnya hadir dalam tiga varian prosesor AMD yang sayangnya bukan generasi terbaru. Menariknya, ketiga pilihan chip tersebut merupakan prosesor lawas yang sudah di-rebrand, yaitu Ryzen 3 30 yang merupakan daur ulang dari Ryzen 3 7320U, Ryzen 5 40 yang tak lain adalah versi kemasan ulang Ryzen 5 7520U, serta Athlon Silver 10 yang bersumber dari Athlon Silver 7120U. Meski begitu, Asus tampaknya sangat percaya diri membawa jajaran prosesor lama ini untuk memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari.

Jika kita lihat lebih dalam, Ryzen 3 30 yang menjadi pilihan utama di VM31 sebenarnya menggendong desain chip Mendocino 6nm yang sempat populer. Chip ini membawa empat core Zen 2 dengan delapan thread, mampu melesat hingga kecepatan 4,1GHz, dan dilengkapi cache L3 sebesar 4MB, serta grafis terintegrasi Radeon 610M yang cukup mumpuni untuk tugas-tugas ringan. Namun, perlu dicatat bahwa arsitektur Zen 2 sendiri pertama kali AMD perkenalkan pada tahun 2019, yang berarti ini bukanlah chip baru sama sekali. Bahkan, versi rebrand dari Ryzen 7000 series mobile ini sudah beredar sejak 2022, jadi ini jelas bukan barang anyar di pasaran. Menariknya, ketiga pilihan prosesor tersebut memiliki TDP 15 watt, sebuah angka yang terbilang sangat wajar dan ideal untuk mini PC yang mengusung misi produktivitas ringan.

Untuk urusan memori dan penyimpanan, Asus VM31 tetap menawarkan spesifikasi yang cukup menarik. Perangkat ini mendukung hingga 16GB LPDDR5-5500, dan menyediakan satu slot M.2 2280 NVMe SSD yang berbasis PCIe 3.0 dengan pilihan kapasitas mulai dari 128GB hingga 512GB. Di sisi konektivitas nirkabel, Asus melengkapinya dengan WiFi 6E dan Bluetooth 5.2, standar koneksi yang tergolong modern dan relevan meskipun prosesor yang digunakannya terbilang ketinggalan zaman. Sayangnya, pengguna tidak memiliki opsi untuk ekspansi RAM tambahan karena memori sudah disolder langsung ke board, sehingga keputusan konfigurasi harus diambil sejak awal pembelian.

Dari sisi konektivitas fisik, Asus VM31 menawarkan kelengkapan port yang sangat impresif untuk ukurannya yang super ringkas. Di bagian depan, terdapat satu port USB 3.2 Gen 2 Type-C yang mendukung DisplayPort 1.4, dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, serta jack audio 3,5mm untuk headset atau speaker. Sementara itu, bagian belakang perangkat dipenuhi dengan dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, satu USB 3.2 Gen 2 Type-C dengan dukungan DisplayPort 1.4, satu USB 2.0, satu DisplayPort 1.4, satu HDMI 2.0 yang mendukung resolusi 4K di 60Hz, port LAN 2.5 GbE untuk koneksi internet kabel super cepat, dan konektor daya khusus. Dengan kelengkapan port seperti ini, pengguna tidak perlu khawatir kekurangan slot untuk perangkat tambahan.

Asus VM31: Spesifikasi Jempolan di Kelasnya dan Target Pasarnya yang Jelas

Secara fisik, dimensi Asus VM31 tercatat sangat mungil, hanya 135x115x35,8 mm dengan bobot cuma 330 gram. Ukuran ini secara langsung menempatkannya sebagai salah satu mini PC paling ringkas yang pernah ada di kelasnya. Lebih praktis lagi, karena adanya dukungan VESA mount, pengguna bisa memasang VM31 langsung di belakang monitor. Tentu ini solusi sempurna bagi mereka yang mendambakan ruang kerja bebas dari kabel yang berantakan dan menginginkan tampilan meja yang bersih. Sebagai nilai tambah, slot Kensington Lock yang tersemat di sisi kanan perangkat menandakan bahwa Asus benar-benar mempertimbangkan aspek keamanan fisik, yang sangat ideal untuk lingkungan kantor kecil atau bisnis ritel yang rawan pencurian perangkat.

Memilih chipset AMD Zen 2 di tahun 2026 tentu terasa sedikit janggal dan ketinggalan zaman, bukan? Pasalnya, saat ini kompetitor seperti Intel sudah gencar memasarkan prosesor Wildcat Lake, sementara AMD sendiri sudah memiliki jajaran Hawk Point dan Strix Point di pasaran. Dengan kata lain, keputusan Asus menggunakan arsitektur Mendocino yang lebih tua jelas bukan untuk mengejar performa tinggi, melainkan semata-mata untuk menekan biaya produksi serendah mungkin. Alhasil, segmen pasar yang mereka bidik adalah para pekerja kantoran yang hanya membutuhkan perangkat untuk mengolah kata, membuat spreadsheet, mengakses web, dan menjalankan aplikasi bisnis ringan. Bukan untuk kreator konten yang membutuhkan rendering berat, apalagi untuk gamer yang haus akan frame rate tinggi.

Tanpa ragu, persaingan di segmen mini PC budget kian hari kian memanas dan semakin ramai. MSI, misalnya, baru saja meluncurkan Cubi 5 1M yang mengusung Intel Core 3 dengan banderol harga USD 329,99, dan merek seperti Chuwi serta Minisforum juga tak kalah aktif di kisaran harga yang sama dengan spesifikasi yang tidak kalah menggoda. Namun, kehadiran VM31 dengan nama besar Asus di belakangnya jelas memberikan keunggulan kompetitif tersendiri. Brand trust yang sudah terbangun lama, ditambah dengan ekosistem layanan purna jual yang luas, menjadi faktor penentu yang sangat krusial, terutama bagi pembelian korporat atau instansi pemerintah yang sangat mementingkan dukungan teknis dan garansi yang andal.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Asus
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Harga Mulai Rp 15,4 Juta, Acer Buka Pre-order Swift Air 14 AI dengan Diskon dan Bonus Jersey

Harga Mulai Rp 15,4 Juta, Acer Buka Pre-order Swift Air 14 AI dengan Diskon dan Bonus Jersey

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Instagram Resmi Hadirkan Rasio 3:4 untuk Feed! Ini Informasinya

Instagram Resmi Hadirkan Rasio 3:4 untuk Feed! Ini Informasinya

Mei 30, 2025
Harga Vivo V40 5G Anjlok? Fitur Flagship Harga Terjangkau!

Harga Vivo V40 5G Anjlok? Fitur Flagship Harga Terjangkau!

Juni 21, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Setelah Dirilis di Indonesia, Tecno Pova 8 Pro Siap Debut Global dengan Segudang Fitur Gaming

Osmo 360 II Resmi Dirilis DJI, Bawa Dynamic Range 14,5 Stop dan Baterai 2.150 mAh

Agustus 16, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version