Newtechclub.com – Google kembali menghadirkan terobosan baru di dunia kecerdasan buatan (AI)! Kali ini, mereka meluncurkan fitur canggih untuk Gemini, asisten AI mereka, yang mampu mengubah foto biasa menjadi video pendek.
Dengan teknologi mutakhir ini, pengguna bisa meminta Gemini untuk mengubah foto kesayangan mereka menjadi klip video berdurasi delapan detik, lengkap dengan audio. “Sekarang, dengan kemampuan foto-ke-video di Gemini, Anda bisa menghidupkan momen berharga dalam bentuk video singkat yang lebih dinamis,” ungkap David Sharon, Multimodal Generation Lead Gemini, dalam postingan resmi Google, Jumat (11/9/2025).
Tak hanya itu, fitur ini juga mempermudah proses kreatif. Pengguna tidak perlu lagi menulis deskripsi panjang lebar—cukup unggah foto, tambahkan prompt sederhana, dan biarkan AI bekerja sesuai imajinasi Anda!
Hanya untuk Pengguna Premium, Tersedia di Indonesia
Google membatasi fitur foto-ke-video ini khusus untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra, sama seperti Veo 3. Di Indonesia, mereka memasang harga Rp 309.000 per bulan untuk langganan Google AI Pro. Bagi yang sudah berlangganan, cara menggunakannya pun sangat mudah:
- Buka Gemini (gemini.google.com) dan pilih opsi “Video” di kolom prompt.
- Unggah gambar yang ingin diubah.
- Tambahkan prompt yang menjelaskan konsep video serta audio atau dialog yang diinginkan.
- Tunggu sekitar 1-2 menit—voilà, video siap ditonton!
Jadi, pastikan untuk mengklik opsi “tambahkan foto” secara manual.
Hasilnya Menakjubkan, Meski Tak Sempurna
Fitur ini benar-benar membuat foto statis terasa “hidup”. Google memamerkan demo keren di mana sebuah foto biasa langsung berubah menjadi video pendek nan hidup, lengkap dengan gerakan alami dan backsound yang bikin semangat!
Tapi, hasilnya tidak selalu 100% akurat. Saat KompasTekno mencoba mengubah foto aksesori Tecno Pova 7 5G menjadi video, misalnya, Veo 3 justru mengubah model ponselnya—dari layar punch hole menjadi poni. Meski begitu, hasil visualnya mengalir halus dan terasa natural, persis seperti karya editor profesional!
baca juga: China Sukses Gelar Pertandingan Sepak Bola Robot AI
Google memberi beberapa batasan untuk fitur ini:
- Resolusi maksimal 720p dengan durasi 8 detik.
- Pelanggan AI Pro hanya bisa membuat 3 video/hari, sementara AI Ultra mendapat kuota 5 video/hari.
- Semua video hasil AI akan diberi watermark dan penanda digital SynthID untuk memastikan transparansi.
kunjungi juga laman berita Exposenews.id
Kabar baiknya, fitur ini sudah tersedia di Indonesia! Pengguna bisa langsung mencobanya melalui Gemini. Prosesnya cepat, hasilnya menarik, dan yang terpenting—membuka banyak peluang kreatif, baik untuk konten pribadi maupun promosi bisnis.
Jadi, siap menghidupkan foto-foto Anda? Yuk, coba sekarang juga!







