Newtechclub.com – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, xAI, akhirnya secara resmi meluncurkan layanan Grok Business dan Grok Enterprise. Dengan peluncuran ini, mereka langsung menghadirkan versi chatbot Grok yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan kerja tim dan perusahaan. Jadi, persaingan di pasar AI untuk bisnis semakin panas!
Melalui pengumuman yang mereka sebarkan di blog resminya, xAI dengan percaya diri menyebutkan bahwa Grok Business dan Enterprise hadir dengan fokus utama pada keamanan, privasi, dan kolaborasi. Alhasil, berbagai organisasi dapat memanfaatkannya tanpa perlu khawatir data internal mereka dipakai untuk melatih model AI. Sebagai informasi, Grok sendiri adalah AI yang sudah terintegrasi langsung dengan platform media sosial X (dulu Twitter).
Nah, yang bikin menarik, model AI ini hadir dengan pendekatan unik yang sering disebut-sebut lebih berani dan punya karakter. Grok bisa dengan lincah terlibat dalam diskusi serius, namun juga mampu mengobrol dengan gaya santai, jenaka, bahkan terkadang terdengar sedikit “nakal”. Bayangkan punya asisten digital yang tidak kaku dan mudah diajak berdiskusi!
Tanpa basa-basi lagi, peluncuran ini langsung menempatkan Grok sebagai pesaing sengit untuk layanan AI kerja tim lain, seperti ChatGPT Team, Claude Team, dan Gemini untuk Workspace yang sudah lebih dulu rilis. Namun, xAI dengan sigap menonjolkan keunggulan utama mereka, yakni kemampuan pencarian berbasis agen (agentic search) dan integrasi dokumen skala besar sebagai pembeda.
Lantas, apa saja fitur dan berapa harga yang ditawarkan? Pada intinya, baik pengguna Grok Business maupun Enterprise akan mendapatkan akses yang lebih luas ke model AI tingkat lanjut milik xAI. Anda bisa memanfaatkan Grok 3, Grok 4, hingga Grok 4 Heavy. Model-model canggih ini diklaim menawarkan kemampuan penalaran yang lebih kuat, konteks lebih panjang, serta performa tinggi yang siap menangani kebutuhan analisis, riset, dan tugas kompleks di lingkungan bisnis Anda.
Khusus untuk segmen usaha kecil hingga menengah (UKM), xAI dengan menarik menawarkan Grok Business dengan harga 30 dollar AS per pengguna per bulan. Jika kita konversi dengan kurs Rp 16.702,5 per dollar AS, biaya tersebut setara dengan sekitar Rp 501.100 per seat per bulan. Cukup kompetitif, bukan?
Tak hanya akses ke model AI canggih, paket Grok Business juga mencakup berbagai fitur andalan. Di antaranya adalah fitur pembuatan tim, manajemen pengguna, penagihan terpusat, analitik penggunaan, serta kemampuan berbagi percakapan secara aman antar-anggota tim. Perlu diingat, tautan percakapan hanya bisa diakses oleh pengguna yang diberi izin secara ketat.
Selanjutnya, Grok Business juga dengan piawai mendukung integrasi langsung dengan Google Drive. Asisten AI ini dapat dengan teliti menelusuri dokumen internal perusahaan Anda, sambil tetap sepenuhnya menghormati izin akses yang sudah ada. Hebatnya, setiap jawaban yang diberikan akan disertai kutipan dan tautan langsung ke sumber dokumen, sehingga sangat memudahkan proses verifikasi data.
Sementara itu, untuk perusahaan berskala besar yang menginginkan solusi lebih eksklusif, xAI dengan mantap menghadirkan Grok Enterprise. Menariknya, harga paket ini sengaja tidak diumumkan ke publik. Namun, perusahaan yang tertarik bisa langsung mengontak xAI lewat opsi “contact us” untuk negosiasi.
Walaupun harganya masih dirahasiakan, pengembang AI yang terintegrasi di X/Twitter ini dengan terbuka merinci fitur-fitur premium yang akan didapat oleh pengguna Grok Enterprise. Fitur-fitur tersebut antara lain custom Single Sign-On (SSO), sinkronisasi direktori pengguna (SCIM), serta kontrol keamanan dan audit tingkat lanjut yang lebih ketat.
Tak cukup sampai di situ, xAI juga secara khusus menyediakan fitur tambahan bernama Enterprise Vault bagi pelanggan Grok Enterprise. Vault ini menawarkan tingkat keamanan ekstra tinggi dengan data plane khusus, enkripsi di level aplikasi, serta penggunaan kunci enkripsi yang dikelola langsung oleh pelanggan (customer-managed encryption keys/CMEK). Keamanan data benar-benar diprioritaskan!
Yang paling penting untuk dicatat, xAI dengan tegas menyatakan bahwa seluruh percakapan dan data pengguna Grok Business maupun Enterprise tidak akan digunakan untuk pelatihan model AI mereka. Selain itu, semua data juga dienkripsi dengan kuat baik saat transit maupun saat disimpan. xAI mengklaim bahwa layanan mereka telah memenuhi standar kepatuhan ketat, seperti SOC 2 untuk keamanan, serta GDPR dan CCPA untuk perlindungan data privasi.
Terakhir, xAI dengan antusias mengumumkan bahwa Grok Business dan Grok Enterprise sudah tersedia secara global mulai sekarang. Ke depan, perusahaan AI milik Elon Musk ini berencana untuk terus berinovasi dengan menambah integrasi ke lebih banyak aplikasi kerja, menghadirkan agen AI yang lebih bisa dikustomisasi, serta secara konsisten meningkatkan fitur kolaborasi antar-tim. Siap-siap, revolusi AI di tempat kerja Anda sudah dimulai!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id







