newtechclub.com — YouTube baru saja meluncurkan fitur terbaru yang dinamakan Hype, dan kabar baiknya, fitur ini khusus dirancang untuk mendongkrak popularitas kreator kecil secara global, termasuk di Indonesia. Dengan Hype, para kreator yang masih memiliki kurang dari 500.000 subscriber kini punya senjata baru untuk bersaing dan lebih mudah ditemukan oleh penonton di seluruh dunia.
Melalui fitur ini, penonton bisa secara aktif membantu “mengangkat” video favorit mereka dengan menekan tombol khusus bergambar bintang. Tujuannya sangat jelas: memberi dorongan ekstra agar konten dari kreator kecil tidak tenggelam di antara video-video populer lainnya. Jadi, bayangkan fitur ini seperti sistem voting yang mengandalkan kekuatan komunitas, namun dengan dukungan algoritma yang sengaja dibuat untuk memprioritaskan kreator kecil.
Tombol Hype akan muncul di dekat tombol “Thanks”, berfungsi sebagai alat promosi gratis untuk video yang kalian sukai. Setiap kreator atau pemilik akun YouTube bahkan bisa memilih tiga video per minggu untuk dipromosikan. Semakin banyak penonton yang memberi hype, semakin tinggi pula peluang video tersebut masuk ke papan peringkat (leaderboard) dan muncul di tab Explore yang sering dikunjungi jutaan pengguna.
Sebenarnya, YouTube sudah memperkenalkan fitur Hype ini pertama kali di acara Google’s Made on YouTube pada September 2024 lalu. Namun sekarang, platform video raksasa itu mulai menggelontorkan fitur tersebut ke 39 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea, Indonesia, dan India. Artinya, kreator Indonesia sudah bisa memanfaatkannya!
Yang paling menarik, YouTube secara terbuka menyatakan bahwa bonus poin hype akan lebih besar diberikan kepada kreator dengan jumlah subscriber yang lebih sedikit. Dengan kata lain, semakin kecil kanal kalian, semakin besar peluang untuk dilirik dan jadi sorotan. Sistem ini memberi poin tambahan pada video yang di-hype, sehingga konten tersebut berpeluang besar muncul di leaderboard dan halaman Explore.
Tidak hanya mendongkrak view dan subscriber, fitur Hype juga memberi kesempatan bagi penonton untuk merasa lebih terlibat dan menjadi bagian dari kesuksesan kreator favorit mereka. Ke depannya, YouTube bahkan berencana memperluas jumlah video yang bisa dipromosikan, sekaligus membuka potensi pendapatan baru bagi platform.
Dan yang paling penting – fitur Hype sudah tersedia di Indonesia! Berdasarkan pantauan KompasTekno per Rabu (27/8/2025), tab Hype sudah bisa diakses di aplikasi YouTube untuk pengguna Android. Di laman tersebut, terdapat 100 video yang paling banyak dapat hype dari komunitas, lengkap dengan opsi penyortiran berdasarkan kategori seperti musik, gaming, olahraga, binatang, anime, hingga VTuber.
Ada juga tab “My Hyped” yang memungkinkan pengguna melihat kembali semua video yang pernah mereka hype. Meski begitu, perlu dicatat bahwa tombol Hype saat ini baru tersedia untuk video-video yang sudah muncul di tab Hype. Sementara video di luar itu belum semuanya memiliki tombol tersebut.
kunjungi juga laman berita terbaru di Exposenews.id
Menurut Tech Crunch, YouTube juga berencana menambahkan papan peringkat khusus untuk video-video yang telah di-hype. Kreator yang mendapat keuntungan dari promosi gratis ini dapat melacak dan menganalisis performa video mereka, membaca laporan analitik, dan menyusunnya menjadi insight yang berguna untuk strategi konten ke depan.
Jadi, buat kalian para kreator dengan subscriber di bawah 500 ribu, saatnya manfaatkan fitur Hype sebaik mungkin! Siapa tahu, video kalian berikutnya bisa trending dan subscriber langsung meledak.







