Newtechclub.com – Baru-baru ini, platform media sosial terdesentralisasi Bluesky secara resmi meluncurkan aplikasi kecerdasan buatan (AI) anyar yang dinamai Attie. Kabar menggembirakan ini pertama kali meluncur di konferensi teknologi bertajuk “Atmosphere” akhir pekan lalu. Menariknya, mantan CEO Bluesky yang kini menjabat sebagai Chief Innovation Officer, Jay Graber, yang pertama kali memperkenalkan gebrakan ini di depan publik.
“Ini produk segar, bukan bagian dari aplikasi Bluesky yang sudah ada. Lebih dari itu, Attie menjadi produk perdana dari tim baru bentukan Jay,” ujar Toni Schneider, CEO sementara Bluesky, dengan penuh semangat kepada TechCrunch. Jadi, jangan bayangkan Attie hanya fitur tambahan biasa, ya!
Berbeda seratus delapan puluh derajat dari aplikasi utama Bluesky, Attie hadir sebagai produk mandiri yang super unik. Fungsinya? Sebagai asisten AI canggih yang dengan sigap membantu pengguna merancang feed (linimasa) dan algoritma mereka sendiri. Bayangkan, Anda tidak perlu repot-repot belajar koding!
Lalu, apa yang membuat Attie begitu istimewa? Aplikasi ini dengan cerdik memanfaatkan teknologi AI mutakhir dari Anthropic, tepatnya model Claude, untuk menghadirkan pengalaman sosial berbasis agen AI (agentic AI) yang belum pernah ada sebelumnya. Dengan teknologi ini, pengalaman bermedia sosial Anda akan terasa jauh lebih pintar dan personal.
Yang bikin heboh: melalui Attie, pengguna bisa membuat feed kustom dengan cara super simpel — hanya dengan mengetikkan perintah dalam bahasa natural. Ibaratnya, Anda sedang ngobrol santai dengan chatbot AI favorit. Misalnya, Anda cukup bilang, “Tampilkan postingan tentang kopi susu kekinian dari akun-akun yang tidak terlalu ramai,” maka Attie akan langsung mengerjakannya untuk Anda.
Prosesnya juga tidak ribet. Pengguna dapat langsung masuk menggunakan akun berbasis AT Protocol (atproto) — teknologi yang menjadi fondasi kokoh ekosistem Bluesky. Karena sifatnya yang sangat terbuka, Attie dengan mudah memahami preferensi unik pengguna untuk menyusun feed yang lebih personal dan sesuai minat mereka. Jadi, linimasa Anda benar-benar cerminan diri Anda.
Fitur keren lainnya? Pengguna juga bisa bertanya langsung kepada Attie, misalnya untuk mendapatkan rekomendasi unggahan paling relevan atau konten-konten keren yang layak untuk dibagikan ulang (repost). Tidak perlu lagi scroll tanpa tujuan!
“Anda memegang kendali penuh dan bisa menciptakan feed sendiri tanpa harus menulis satu baris kode pun atau pusing memahami cara kerjanya,” jelas Schneider dengan lugas. Inilah revolusi sesungguhnya!
Bakal Bisa “Vibe Coding” — Bikin Aplikasi Medsos Sendiri Seenaknya!
Pada tahap awal yang sangat menjanjikan, Attie memungkinkan pengguna untuk membuat dan melihat langsung feed kustom buatan mereka. Hebatnya, feed ini nantinya juga bisa langsung dipakai di Bluesky atau aplikasi lain berbasis atproto. Jadi, investasi waktu Anda tidak akan sia-sia.
Ke depannya, Bluesky berencana menambahkan kemampuan yang lebih gila lagi: pengguna bisa “vibe coding”. Maksudnya? Anda dapat membuat aplikasi media sosial sendiri dengan bantuan AI — sambil santai, tanpa tekanan! Bayangin, Anda bisa jadi bos medsos dalam hitungan menit.
Graber dengan penuh keyakinan menilai pendekatan baru ini berbeda jauh dari platform-platform besar lain. Menurutnya, platform lain cenderung memanfaatkan AI hanya untuk kepentingan perusahaan semata, bukan untuk user.
“Kami percaya AI harus melayani manusia, bukan sebaliknya melayani platform. Protokol terbuka memberi kekuatan luar biasa kepada pengguna untuk membuat feed maupun aplikasi sesuai keinginan mereka,” tegas Graber dengan lantang. Prinsip ini yang membedakan Bluesky dari yang lain.
Kabar Besar Lain: Bluesky Kantongi Pendanaan Segar!
Selain memperkenalkan Attie yang menggemparkan, Schneider juga mengungkapkan kabar manis lainnya. Bluesky telah mengantongi pendanaan tambahan sebesar 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,7 triliun) dari putaran investasi tahun lalu. Jumlah yang fantastis, bukan?
Dana segar ini disebut akan memberi kelangsungan operasional (runway) lebih dari tiga tahun bagi perusahaan. Dengan suntikan dana sebesar itu, Bluesky bisa leluasa mengembangkan ekosistemnya tanpa tergesa-gesa. Rencana-rencana besar pun dipastikan akan terus bermunculan.
Namun, perlu dicatat bahwa Bluesky belum mengungkap kapan Attie akan tersedia untuk publik. Masih menjadi teka-teki pula apakah layanan canggih ini nantinya akan berbayar atau gratis. Yang jelas, saat ini Attie sendiri masih dalam tahap private beta — alias masih terbatas untuk kalangan tertentu.
Satu hal yang dipastikan perusahaan: Tidak ada rencana untuk mengintegrasikan teknologi kripto ke dalam platform mereka. Jadi, bagi yang anti ribet dengan urusan kripto, Anda bisa bernapas lega.
Adapun model langganan dan layanan hosting komunitas mungkin menjadi opsi pilihan Bluesky sebagai strategi monetisasi untuk Attie ke depannya. Semua informasi menarik ini dirangkum langsung dari laporan TechCrunch. Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya bersiap menyambut era baru media sosial yang benar-benar Anda kendalikan!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.






