• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

DeepSeek V4 Resmi Dirilis, Buktikan Model AI China Kini Kompatibel dengan Chip Buatan Huawei

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
April 28, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Akhirnya, usaha China untuk melepas ketergantungan pada chip kecerdasan buatan buatan Amerika Serikat mulai memperlihatkan hasil nyata. Bayangkan, startup AI asal China, DeepSeek, dengan berani merilis pratinjau model AI terbaru yang sudah dioptimalkan secara khusus agar bisa berjalan mulus di chip Ascend punya Huawei. Tindakan ini jelas mengirimkan sinyal kuat bahwa ekosistem AI China sedang bergerak keluar dari bayang-bayang GPU Nvidia.

Putus Rantai Ketergantungan pada Nvidia

Sebelumnya, hampir semua model AI global, termasuk yang berkembang pesat di China, dibangun di atas ekosistem CUDA milik Nvidia untuk proses pelatihan dan inferensi. Namun, kini DeepSeek dengan tegas memutus pola ketergantungan itu. Mengapa? Karena model V4 mereka diklaim sudah menyelesaikan adaptasi inferensi pada platform Ascend milik Huawei. Hasilnya, implementasi pada chip domestik buatan perusahaan China sendiri itu mulai bergeser dari sekadar uji coba menuju penerapan yang benar-benar praktis.

Bisa Jalan di Dua Ekosistem Sekaligus

Yang lebih seru, DeepSeek V4 hadir dalam dua varian keren: Pro dan Flash. Varian Pro diposisikan sebagai versi paling canggih, sementara Flash hadir sebagai pilihan yang lebih ringan. Poin paling menariknya, untuk pertama kalinya DeepSeek berani menempatkan GPU Nvidia dan NPU Ascend milik Huawei dalam satu kerangka validasi perangkat keras. Skema fine-grained expert parallelism yang mereka kembangkan pun sudah terverifikasi bisa berjalan di kedua platform tersebut. Keren banget, kan?

Direktur riset semikonduktor dari firma konsultan Omdia, He Hui, menganggap langkah ini sebagai “perkembangan besar,” terutama bagi industri AI di China. Menurutnya, chip Ascend buatan Huawei merupakan alternatif domestik terbaik pengganti Nvidia. Dukungan penuh terhadap DeepSeek V4 membuktikan bahwa model AI papan atas China kini sudah bisa berjalan mulus di perangkat keras buatan dalam negeri. Pernyataan ini dirilis langsung oleh Hui kepada Reuters, dan pasti membuat banyak pihak merinding.

Performa Gila-gilaan yang Bikin Saingan Gigit Jari

Dari sisi performa, jangan tanya lagi! DeepSeek dengan percaya diri mengklaim bahwa model V4 mampu memproses lebih dari satu juta token dalam satu waktu. Kapasitas ini setara dengan kemampuan konteks model raksasa seperti GPT-5.4 dari OpenAI dan Claude Opus 4.6 dari Anthropic. Sebagai informasi, token adalah satuan untuk menghitung jumlah karakter atau kata yang diproses atau dihasilkan model AI—satu token bisa mewakili satu karakter atau satu kata dalam kalimat, tergantung sistem hitung yang kompleks.

Model AI DeepSeek V4 ini juga diklaim membawa segudang peningkatan, terutama dalam kemampuan agen (agentic capability), pengetahuan dunia, serta performa penalaran. Semua tolok ukur itu menjadi indikator utama dalam evaluasi AI generasi berikutnya. Untuk varian Pro, DeepSeek mengklaim bahwa model ini mampu mengungguli model open-source lainnya, khususnya dalam penguasaan pengetahuan dunia, dan hanya berada di bawah model tertutup Gemini-Pro-3.1 milik Google.

Selain itu, DeepSeek menegaskan bahwa V4 sangat cocok untuk pekerjaan AI berbasis agen (AI agents). Model ini mampu mengeksekusi tugas-tugas yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar chatbot biasa. Bahkan, sejak dirilis, DeepSeek V4 langsung mendapat sambutan hangat di komunitas global. Model ini tercatat sebagai salah satu yang paling cepat meroket ke peringkat teratas di platform Hugging Face—forum populer tempat para developer saling berbagi dan menjalankan model machine learning.

Meskipun membawa segudang kemampuan canggih, model AI terbaru dari DeepSeek ini jujur saja masih belum mendukung kemampuan multimodal, misalnya pembuatan gambar dan video. Tapi, untuk urusan teks dan logika, ia sudah seperti dewa.

Peluncuran versi pratinjau DeepSeek V4 ini terjadi di tengah gencarnya pembatasan ekspor chip canggih oleh Amerika Serikat. Kebijakan itu justru mendorong China untuk memacu percepatan pengembangan teknologi mandiri. Jadi, bisa dibilang, sanksi itu balasannya membakar semangat inovasi lokal.

Namun, jalan DeepSeek tak selalu mulus. Perusahaan ini saat ini dilaporkan sedang menghadapi kritik tajam dari AS dan sejumlah perusahaan pesaing. Mereka menilai kesuksesan DeepSeek tidak lebih dari hasil pemanfaatan teknologi buatan AS. Tuduhan ini tentu saja langsung dibantah keras oleh pihak DeepSeek. Mereka menyatakan tidak pernah sengaja menggunakan data sintesis yang dihasilkan oleh perusahaan rival, termasuk OpenAI. Meski demikian, DeepSeek pun mengakui bahwa mereka memang menggunakan chip Nvidia, tetapi perusahaan enggan menjelaskan apakah chip tersebut termasuk yang terkena pembatasan ekspor atau tidak.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: AiDeepseek
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Apple Dikabarkan Siap Meluncurkan MacBook Pertama dengan Layar Sentuh pada 2027

Tin Can, Telepon Jadul yang Kembali Digunakan Pelajar AS untuk Kurangi Screen Time

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Moto Razr 60 Siap Guncang Pasar, Segera Hadir di Indonesia dengan Bocoran Spesifikasi Gahar

Moto Razr 60 Siap Guncang Pasar, Segera Hadir di Indonesia dengan Bocoran Spesifikasi Gahar

November 14, 2025
Nubia V80 Pro Resmi Dirilis, Tampil dengan Desain Kamera Ala iPhone 17 Pro

Nubia V80 Pro Resmi Dirilis, Tampil dengan Desain Kamera Ala iPhone 17 Pro

November 24, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Setelah Dirilis di Indonesia, Tecno Pova 8 Pro Siap Debut Global dengan Segudang Fitur Gaming

Osmo 360 II Resmi Dirilis DJI, Bawa Dynamic Range 14,5 Stop dan Baterai 2.150 mAh

Agustus 16, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version