• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Hanya 0,3% dari Biaya OpenAI? Fakta Mengejutkan di Balik Anggaran Training AI DeepSeek

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
September 22, 2025
Home AI
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Dalam sebuah gebrakan yang mengguncang dunia teknologi, perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, dengan percaya diri mengungkap rahasia di balik pelatihan model terbarunya, R1. Sungguh mengejutkan, mereka berhasil melatih model canggih itu dengan biaya yang hanya menyentuh angka 294.000 dollar AS atau sekitar Rp 4,87 miliar. Sebagai perbandingan, angka ini terpaut sangat jauh, bahkan cenderung tidak masuk akal, jika kita bandingkan dengan biaya fantastis yang biasa dikeluarkan oleh pesaing mereka di Amerika Serikat (AS). Kemudian, untuk memperkuat kredibilitasnya, informasi transparan ini sengaja mereka muat dalam artikel ilmiah prestisius yang diterbitkan oleh jurnal Nature pada Rabu, 17 September 2025. Tidak berhenti di situ, momen ini juga secara resmi menandai pertama kalinya perusahaan berbasis di Hangzhou itu membuka kedok tentang estimasi biaya pelatihan R1, sebuah langkah berani yang jarang dilakukan oleh perusahaan AI global.

“Dengan bangga kami nyatakan, model penalaran DeepSeek-R1 berhasil kami latih dengan biaya efisien sebesar 294.000 dollar AS. Proses ini kami lakukan dengan memanfaatkan 512 chip Nvidia H800,” tulis tim peneliti yang dengan transparan mencantumkan nama pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, seperti yang dilaporkan Reuters pada Jumat (18/9/2025). Pengungkapan biaya super efisien ini langsung memantik perdebatan panas di kalangan ahli dan pelaku industri mengenai posisi China dalam persaingan global mengembangkan teknologi AI. Bahkan, kita masih ingat, pada Januari lalu, peluncuran sistem AI berbiaya rendah milik DeepSeek saat itu sempat membuat investor global kalang kabut, yang akhirnya memicu aksi jual massal terhadap saham-saham teknologi. Sejak peristiwa itu, Liang Wenfeng dan timnya sengaja memilih untuk jarang muncul di publik, dan mereka hanya kembali ke spotlight saat merilis pembaruan produk penting.

Selanjutnya, mari kita bandingkan dengan realitas yang terjadi di kubu AS. Sebagai contoh nyata, CEO OpenAI, Sam Altman, pada 2023 lalu pernah dengan gamblang menyebut bahwa pelatihan “model dasar” saja memerlukan dana yang “jauh lebih besar dari 100 juta dollar AS”. Akan tetapi, menariknya, hingga saat ini OpenAI sendiri belum pernah merinci angka pasti dan transparan untuk biaya pelatihan produk-produk andalannya seperti GPT-4. Perlu kita pahami bersama, pelatihan model bahasa berskala besar biasanya memang melibatkan pengoperasian ribuan chip berdaya tinggi selama berminggu-minggu tanpa henti. Tujuannya jelas, yaitu untuk memproses data teks dan kode pemrograman dalam jumlah yang benar-benar masif.

Di balik efisiensi biaya yang diklaim DeepSeek, ternyata muncul kontroversi terkait chip dan akses teknologi yang mereka gunakan. Beberapa pernyataan DeepSeek soal biaya pengembangan dan teknologi sempat dipertanyakan secara serius oleh perusahaan serta pejabat AS. Sebagai informasi, chip H800 yang mereka sebut dalam penelitian tersebut sebenarnya merupakan varian Nvidia khusus untuk pasar Tiongkok. Chip ini sengaja dirancang dan diluncurkan setelah Amerika Serikat (AS) menerapkan kebijakan tegas dengan melarang ekspor chip AI kelas atas, seperti seri H100 dan A100, pada Oktober 2022 silam. Bahkan, pejabat AS pada Juni lalu sempat melontarkan klaim mengejutkan bahwa DeepSeek disebut-sebut memiliki akses ke “volume besar” chip H100 yang dilarang, meski aturan embargo sudah berlaku. Namun, di sisi lain, Nvidia dengan tegas membantah hal tersebut dan menegaskan bahwa DeepSeek secara sah hanya menggunakan chip H800 yang diperoleh secara legal, bukan H100.

Yang membuat analisis ini semakin mendalam, dalam dokumen tambahan yang menyertai artikel Nature, DeepSeek untuk pertama kalinya secara terbuka mengakui kepemilikan chip A100. Mereka menjelaskan bahwa chip tersebut sebelumnya digunakan khusus pada tahap persiapan sebelum pelatihan utama dimulai. “Untuk keperluan penelitian DeepSeek-R1, tim kami memanfaatkan GPU A100 secara optimal pada fase awal pengembangan dengan model yang lebih kecil. Setelah tahap persiapan itu selesai, model R1 akhirnya dilatih secara intensif selama total 80 jam menggunakan kluster 512 chip H800,” tulis para peneliti tersebut dengan rinci. Sebelumnya, industri juga telah mengetahui bahwa DeepSeek sukses menjadi magnet kuat bagi talenta AI terbaik di China karena mereka merupakan salah satu dari sedikit perusahaan lokal yang mampu mengoperasikan kluster superkomputer berbasis A100. Fakta ini semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai pemain serius yang patut diperhitungkan dalam peta persaingan AI global, membuktikan bahwa inovasi dan efisiensi bisa datang dari mana saja.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id

Tags: Deepseek
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Gamer Wajib Tahu! Infinix GT 30 Pro, Senjata Gaming Tournament dengan Harga Bersahabat

Gamer Wajib Tahu! Infinix GT 30 Pro, Senjata Gaming Tournament dengan Harga Bersahabat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Oppo Tambah Lini Baru, Reno 16t Hadir dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo

Oppo Tambah Lini Baru, Reno 16t Hadir dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo

Oktober 2, 2026
Pixel 10a Rilis Global, Google Sematkan Chip Tensor G4 dan Satellite SOS

Huawei Band 11 dan Band 11 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya

Februari 20, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

Mengenal vivo Selfie Monitor: Layar Tambahan Nirkabel Canggih Khusus vivo X500 Series

September 29, 2026
Poco C95 Pro Debut di Pasar Global dengan Baterai 7.500 mAh dan Layar 120 Hz

Poco C95 Pro Debut di Pasar Global dengan Baterai 7.500 mAh dan Layar 120 Hz

Oktober 4, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Samsung Luncurkan Galaxy Buds On, TWS Model Clip-On Khusus Penggemar Olahraga

Samsung Luncurkan Galaxy Buds On, TWS Model Clip-On Khusus Penggemar Olahraga

Oktober 4, 2026
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah Jam Gacor Itu Marketing Bukan Meteorologi Cara Membaca Klaim Tanpa Data RNG Bukan Jadwal Kereta Kenapa Tidak Ada Jadwal Keluar di Slot RTP vs Volatilitas Dua Angka yang Sering Ditukar Dua Risiko yang Beda Testimoni Menang di Grup Bukti atau Seleksi Cerita yang Sistematis Near Miss dan Scatter Hampir Jadi Cara Mesin Membuat Anda Merasa Dekat Autoplay Stop Loss dan Jebakan Rasa Kendali Siapa Sebenarnya yang Menekan Tombol Pola 3x Putaran 5x Putaran Kenapa Streak Pendek Terlihat Seperti Sinyal Bonus dan Free Spin Matematika Promosi vs Ilusi Pintu Rezeki Sunk Cost di Slot Kenapa Kalah Sebentar Membuat Orang Menambah Modal Demo vs Uang Nyata Yang Berubah Bukan RNG Tapi Tekanan Keputusan Bibit Acak dan Layar Berkedip Mengapa Putaran Baru Papan Skor Kemenangan Cara Survivorship Bias Membuat Deretan Turnover Bukan Tabungan Membedah Angka Putaran Syarat Taruhan Ketika Hadiah di Depan Pintu Membawa Kunci yang Tidak Ditampilkan Naik Turun Hasil dan Ketahanan Modal Mengapa Dua Orang Izin dan Lab Uji Cara Membaca Klaim Certified Tanpa Tenggelam dalam Logo Martingale dan Rasa Aman yang Dibeli dengan Modal Lebih Besar Progressive Jackpot Dari Mana Hadiah Raksasa Datang dan Siapa yang Mencicilnya Menit ke 10 dan Menit ke 90 Mengapa Kelelahan Mengubah Kualitas Keputusan Angka Max Win di Iklan Batas Teoretis atau Pancingan Tampilan integrasi OpenAI GPT-5 arsitektur crash game Aviator Spribe riset DeepMind Google formasi deterministik mekanisme cascading reels uji stres model AI Claude 3.5 Sonnet memetakan frekuensi Meta Llama 4 rilis framework probabilitas real-time multiplier peneliti MIT terapkan algoritma Q-Learning generatif takar volatilitas breakthrough arsitektur MoE AI Anthropic ungkap parameter tersembunyi NVIDIA Blackwell GPU dorong kecepatan komputasi prediksi simbol Microsoft Copilot Gaming Edition analisis komparatif efisiensi pola eksperimen neural network Stanford buktikan korelasi siklus putaran terobosan generative diffusion model menemukan ritme fluktuasi return pemanfaatan model inferensi Groq LPU percepat pemrosesan pola studi komputasi kuantum IBM Quantum System Two pecahkan kompleksitas implementasi reinforcement learning human feedback ungkap variabel kemenangan inovasi Apple Intelligence on-device sensor prediktif ayunan nilai laporan laboratorium AI Tsinghua bongkar struktur probabilitas acak integrasi vision-language model Google Gemini Pro optimalkan pemantauan arsitektur agentic AI otonom uji ketahanan kalkulasi taruhan terobosan recurrent neural architecture buktikan dinamika kluster simbol algoritma kompresi vektor AI Mistral menghitung titik jenuh framework Bayesian AI terdesentralisasi Web3 bedah metodologi penghitungan Bukan Sekadar Keberuntungan Membaca Golden Pattern di Balik Putaran PG Soft Rahasia Gacor Mengapa Memilih Game dengan RTP Tinggi adalah Strategi Paling Logis Membedah Dynamic Volatility Mitos atau Nyata di Game PG Soft Terbaru Dari Demo ke Uang Asli Cara Mengukur Temperamen Game PG Soft Sebelum Bertaruh Mahjong Ways vs Wild Bandito Adu Mekanik dalam Menentukan Gaya Bermain Anda Seni Mengelola Amunisi Mengapa Batas Kalah dan Target Menang Mengapa Fast Spin Bisa Jadi Pedang Bermata Dua di Game PG Soft Membedah Fitur Bonus Apakah Free Spin dan Multiplier Benar Benar Menguntungkan Trik Psikologis Cara Tetap Tenang Saat Fase Kering Menyerang Permainan PG Soft Anda Menghindari Jebakan Pola Gacor Membangun Strategi Bermain yang Realistis di PG Soft integrasi model reasoning OpenAI Strawberry mengubah pola komputasi game arcade arsitektur generatif Google Gemini Flash mengurai logika multiplier game kaskade penerapan dynamic neural net Anthropic Claude 3.7 membaca tren volatilitas riset self-learning Meta Llama 4 membuka wawasan perilaku probabilitas game implementasi vision AI Qwen Omni menganalisis ritme putaran game Megaways sistem DeepSeek V3 mixture-of-experts memetakan variasi pembayaran game adopsi kerangka agentic Mistral Large mengubah manajemen risiko server pola adaptif DeepMind AlphaProof menjelaskan fluktuasi probabilitas game kartu korelasi arsitektur transformer xAI Grok 3 menilai dinamika payline game pemanfaatan diffusion policy AI Nvidia memetakan lintasan jatuh objek eksplorasi reinforcement learning OpenAI membantu evaluasi matematis struktur cluster studi komputasi AI medis AlphaFold diadaptasi komunitas mengurai kerumitan simbol model AI multimodal Apple Intelligence mengoptimalkan render visual responsif game simulasi AI kausal Cohere Command R+ mengungkap anomali lonjakan nilai penerapan algoritma auto-tuning ByteDance Seed-TTS mengawal stabilitas latensi validasi logika formal zero-shot AI Microsoft Copilot pola dinamis game pengujian arsitektur AI sparse attention menjelaskan variansi pembayaran game pola probabilistik AI Perplexity Sonar memberikan wawasan baru siklus kaskade evolusi model foundation Stability AI mengubah cara kerja rendering frame kerangka neural ODE Runway Gen-4 menemukan keseimbangan fluktuasi matematis

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version