• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Muncul di Benchmark, Exynos 2700 Mulai Dikaitkan dengan Galaxy S27

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
April 12, 2026
Home Technology
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Newtechclub.com – Wah, Samsung lagi-lagi bikin geger jagat gadget! Baru-baru ini, chipset terbaru mereka yang bernama Exynos 2700 tiba-tiba muncul di database benchmark Geekbench. Bisa dibilang, ini seperti kemunculan “hantu” yang sudah lama dinanti—atau justru ditakuti? Kabarnya sih, otak inilah yang bakal memompa adrenalin lini Galaxy S27 dan S27 Plus di masa depan. Jadi, siap-siap ya!

Namun, jangan buru-buru terkesima dulu. Perlu diketahui, kemunculan Exynos 2700 ini masih dalam tahap sangat awal. Hal ini terlihat jelas karena pengujian masih menggunakan papan sirkuit khusus engineering (dengan kode ERD). Artinya, performa yang kita lihat sekarang bukanlah kemampuan final dari chip yang nanti benar-benar menempel di HP Samsung jualan bebas. Masih banyak yang bisa diubah dan ditingkatkan.

Meskipun masih berupa sampel awal, hasil benchmark ini sudah cukup memberi kita gambaran menarik tentang arah baru pengembangan Samsung. Yang paling penting, ini menunjukkan upaya serius mereka untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaing di kancah chipset flagship. Setelah sekian lama dianggap “kalah start”, mampukah kali ini mereka bangkit?

Skor Awal dan Susunan Mesin Exynos 2700: Belum Ngebut, Tapi…

Berdasarkan data yang bocor dari Geekbench, Exynos 2700 mengusung CPU dengan 10 inti (10-core) berbasis arsitektur ARMv8. Wah, 10-core lho! Inti performa (performance core) chip ini berjalan dengan kecepatan hingga 2,88GHz, sementara inti efisiensi dayanya (efficiency core) melaju di kisaran 2,3GHz hingga 2,4GHz.

Hasilnya gimana? Dalam uji coba, chip ini berhasil mencatatkan skor sekitar 2.603 poin untuk pengujian single-core dan 10.350 poin untuk multi-core. Jujur saja, secara angka mentah, hasil ini memang belum terlihat istimewa—apalagi jika dibandingkan dengan chipset flagship generasi terbaru dari pesaing yang sudah melesat jauh.

Tapi, ingatlah satu hal penting: ini masih sampel pabrik (engineering sample) yang belum dioptimalisasi. Biasanya, performa akan melonjak signifikan ketika mendekati versi final. Peningkatan itu bisa datang dari optimalisasi software yang lebih matang atau dari kenaikan clock speed yang lebih agresif. Jadi, jangan anggap remeh dulu ya!

Ganti Haluan! GPU Baru Buatan Sendiri dan Proses 2nm Jadi Andalan

Sekarang, inilah bagian yang paling seru dan penuh taruhan! Dari sisi grafis, Exynos 2700 dibekali dengan GPU bernama Xclipse 970. Yang bikin heboh, kabarnya kali ini Samsung mengembangkan GPU tersebut sepenuhnya secara mandiri, tanpa kolaborasi dengan AMD seperti pada generasi-generasi sebelumnya. Langkah berani, kan?

Hasil pengujian OpenCL menunjukkan skor 15.618 poin. Angka ini terhitung cukup menjanjikan, meskipun kita belum bisa menyimpulkan seberapa lincah performanya saat dipakai untuk gaming berat atau rendering video 4K. Keputusan untuk membuat GPU sendiri adalah sebuah taruhan besar: risikonyu tinggi, tapi potensi keuntungannya juga luar biasa. Semoga tidak jadi bencana seperti dulu.

Tak hanya itu, ada kabar lain yang tak kalah menggembirakan. Chipset ini disebut-sebut bakal diproduksi menggunakan proses fabrikasi paling canggih, yaitu 2nm (tepatnya SF2P). Jika klaim ini benar, Samsung menargetkan peningkatan performa hingga 12 persen dan efisiensi daya sampai 25 persen dibanding generasi sebelumnya. Hemat baterai dan lebih kencang? Itu impian semua pengguna!

Jangan Cepat Terbuai: Masih Ada PR Besar untuk Samsung

Meskipun semua kabar ini terdengar sangat menjanjikan, kita tidak bisa melupakan sejarah pahit Exynos di masa lalu. Seringkali, chip andalan Samsung ini kalah konsisten dan kalah stabil dibanding kompetitor. Masih segar di ingatan kita bagaimana Exynos sering overheat, throttling, atau performanya jomplang dengan versi Snapdragon.

Oleh karena itu, banyak pihak—termasuk para penggemar berat Samsung—masih bersikap menunggu dan membutuhkan pembuktian nyata. Pada akhirnya, penentu utama bukanlah sekadar angka-angka keren di benchmark. Melainkan, stabilitas performa di dunia nyata dan efisiensi daya saat diajak main game berjam-jam atau merekam video 8K yang akan menjadi jawaban sesungguhnya. Mampukah Exynos 2700 benar-benar kembali melesat dan bersaing di level flagship? Kita lihat saja aksi nyata Samsung nanti!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Exynosteknologi
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
Elon Musk Akan Luncurkan XChat, Aplikasi Pesan Pesaing WhatsApp

Elon Musk Akan Luncurkan XChat, Aplikasi Pesan Pesaing WhatsApp

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

90% Bisnis Pakai AI Dalam 2 Tahun: Bukan Gantikan Manusia!

90% Bisnis Pakai AI Dalam 2 Tahun: Bukan Gantikan Manusia!

Juni 6, 2025
Airbus kenalkan Drone VTOL Flexrotor di Pasar Indonesia! Simak

Airbus kenalkan Drone VTOL Flexrotor di Pasar Indonesia! Simak

Juni 15, 2025

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

Sennheiser Spectera Resmi Meluncur di Indonesia, Satu Base Station Kendalikan 64 Link Audio

September 19, 2026
KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

KEF Meluncurkan LS LUXE: Speaker Wireless Hi-Fi Aktif Premium Sentuhan Ross Lovegrove

September 29, 2026
NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

NetApp Luncurkan Novus: Arsitektur Storage AI Berkecepatan Hingga 100 TBps

Oktober 11, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 PGSoft vs Pragmatic Play Siapa Raja Slot Online Tahun Ini 7 Game PGSoft Paling Populer dari Mahjong Ways hingga Wild Bandito Gate of Olympus vs Mahjong Ways Duel Slot Legendaris yang Wajib Kamu Tahu Rahasia Grafis Mewah PGSoft yang Bikin Pemain Betah Berlama lama 10 Game Pragmatic Play dengan Fitur Bonus Paling Menggila RTP Volatilitas Dan Gaya main Panduan Lengkap PGSoft Pragmatic Sweet Bonanza sampai Starlight Princess Evolusi Game Pragmatic yang Tak Pernah Sepi PGSoft untuk Pemula Cara Memilih Game Sesuai Gaya Main 5 Slot Pragmatic yang Cocok untuk Main Santai Tanpa Ribet Masa Depan Slot Online Inovasi PGSoft dan Pragmatic Play di 2026 Bukan Cuma Jackpot 7 Alasan Slot PGSoft Pragmatic Play Bikin Nagih Dari Scatter ke Free Spin Bedah Mekanisme Bonus PGSoft vs Pragmatic Play 5 Mitos Slot Online yang Sering Bikin Pemain Salah Paham PANDUAN Main Di HP pgsoft Atau Pragmatic Yang Lebih Nyaman Jam RTP atau Keberuntungan Menakar Pola Main di Dua Provider Raksasa 7 Slot Bertema Petualangan Terbaik dari PGSoft dan Pragmatic Play Ketika Grafis Ketemu Matematika Rahasia Slot yang Enak Dimainkan Duel Provider 2026 Inovasi Fitur yang Bakal Jadi Tren Slot Berikutnya Dari Klasik sampai Megaways Evolusi Gaya Slot Pragmatic Play Checklist Sebelum Main 8 Hal Wajib Dilihat di Slot PGSoft Pragmatic TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT Integrasi Vision Transformers OpenAI Akselerasi Simulasi Probabilitas Multi Reel Terobosan Arsitektur Sora Generatif Game Gulungan Daring Starlight Princess Implementasi DeepSeek V3 Mekanisme Paylines Dinamis Gates of Olympus Sinergi Komputasi Kuantum Google Quantum AI Sinyal Pembayaran Sugar Rush 1000 Model Bahasa Penalaran Claude 3 5 Sonnet Struktur Kerapatan Scatter Mahjong Ways Pemrosesan Neural Network NVIDIA Blackwell Dinamika Cascading Lucky Neko Pemanfaatan Model Difusi Runway Gen 3 Sticky Wild Wild West Gold Riset Terapan xAI Grok 2 Lonjakan Frekuensi Multiplier Mahjong Ways 2 Algoritma Deep Reinforcement Learning DeepMind Stabilitas Tumble Sweet Bonanza Penerapan Sistem Inferensi Meta LLaMA 3 3 Paylines Wild Bounty Showdown Transformasi Model Matematika Anthropic Ritme Transisi Starlight Princess 1000 Adopsi Jaringan Sparse Autoencoder MIT Distribusi Gates of Olympus 1000 Terobosan Komputasi Kognitif Microsoft Copilot Anomali Mahjong Wins 3 Analisis Prediktif AI Kausal OpenAI Fluktuasi Simbol Fruit Party Pemanfaatan Framework Qwen 2 5 Alibaba Cloud Titik Jenuh Buffalo King Megaways Eksplorasi Model Prediksi Dinamis Mistral Large Pola Scatter Madame Destiny Megaways Penerapan Vision Language AI Generasi Baru Variasi Simbol Emas Caishen Wins Rekonstruksi Stokastik Arsitektur AI Gemini 1 5 Pro The Dog House Megaways Pemanfaatan Algoritma Self Supervised Learning Stanford Treasures of Aztec Integrasi Edge AI Apple Intelligence Pola Pecahan Rise of Olympus Mengenal PG Soft Profil Pengembang Game Digital Asal Asia Sejarah DAN Perjalanan PG Soft Di Industri Game Online 10 GAME Paling POPULER Buatan PG Soft Dan Karakteristiknya Analisis Grafis dan Animasi dalam Game PG Soft Inovasi Teknologi dan Mekanisme permainan Di PG Soft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft Tren Tema dan Desain Visual Game PG Soft dari Tahun ke Tahun PG Soft vs Pengembang Game Lain Perbandingan Kualitas dan Inovasi DAMPAK PG soft Terhadap Industri Hiburan Digital Dan mobile Gaming Prospek dan Tantangan PG Soft di Masa Depan PRAGMATIC play Vs PG Soft Siapa Lebih berani Bereksperimen Dengan Mekanik Bonus Anatomi RTP Hit Frequency dan Volatilitas Kenapa Dua Slot Terasa Beda Meski Angkanya Mirip Rahasia DESAIN Mobile PG soft Portrait Mode One Handed Play Dan Psikologi Layar Sentuh Dari Zeus ke Mahjong Simbolisme yang Menjual Pragmatic PG Soft di Pasar Global Scatter Multiplier dan Ante Bet evolusi Fitur Pragmatic YANG Mengubah cara Orang Main Sound Haptik di Slot PG Soft Membangun Adrenalin Tanpa Harus Menang Turnamen Mission dan Leaderboard CARA Provider Membuat Slot Terasa Seperti Esports Audit Sertifikasi dan Regulasi Apa yang Sebenarnya Diuji dari Game Pragmatic PG Soft Mystery Progressive dan Fixed Jackpot Matematika Harapan di Balik Hadiah Besar Masa Depan Slot Pragmatic PG Soft Cloud VR AI dan Personalisasi Real Time

Follow Us

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version