• About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup
No Result
View All Result
New Tech Club
No Result
View All Result

Nvidia Revitalisasi RTX Pro 5000, Suntik Memori Jadi 72GB untuk Komputasi AI

Bimo Nugroho by Bimo Nugroho
Desember 22, 2025
Home Hardware
Share on FacebookShare on Twitter

Newtechclub.com – Nvidia akhirnya mengungkap upgrade tak terduga untuk GPU andalannya. Tepatnya, mereka baru saja meluncurkan versi teranyar dari GPU AI RTX Pro 5000 Blackwell yang langsung membuat komunitas teknologi heboh. Perubahan besarnya? Kapasitas VRAM yang melonjak drastis! Kalau sebelumnya “cuma” 48 GB, sekarang Nvidia memberanikan diri untuk meningkatkan kapasitasnya hingga 50 persen lebih besar. Bayangkan, kini GPU ini dibekali memori video superbesar 72 GB yang siap menggempur berbagai beban kerja AI di segmen menengah.

Lantas, bagaimana Nvidia bisa mencapai angka fantastis itu? Rahasianya terletak pada modul memori yang mereka gunakan. Alih-alih memakai 16 modul seperti varian lama, Nvidia kini memasang 24 modul GDDR7 canggih ke dalam papan kartu grafis ini. Namun, perlu Anda catat, kecepatan memori intinya tetap sama, yakni bertahan di angka 28 Gbps yang sudah sangat kencang. Jadi, fokus upgrade kali ini benar-benar pada kapasitas, bukan kecepatan.

Tentu saja, Nvidia tidak melakukan ini tanpa alasan yang kuat. Mereka secara gamblang menyatakan bahwa peningkatan gila-gilaan ini khusus ditujukan untuk memenuhi dahaga komputasi era baru. Mulai dari AI generatif yang sedang tren, agentic AI yang cerdas, sampai berbagai pekerjaan profesional berat seperti rendering 3D, simulasi kompleks, dan yang paling hot: inferensi model bahasa besar (LLM). Dengan memori sebesar ini, Anda bisa menjalankan model AI raksasa dan workflow komputasi paling berat sekalipun tanpa takut lagi mengalami bottleneck yang mematikan pada bagian memori.

Yang lebih mencengangkan, meskipun VRAM-nya digenjot habis-habisan, spesifikasi inti lainnya dari GPU ini ternyata tidak berubah sama sekali. RTX Pro 5000 Blackwell 72 GB ini masih mengandalkan jantung GPU GB202 yang sama, dengan 14.080 CUDA Cores yang siap beraksi. Performa AI-nya tetap mentok di 2.142 TOPS, antarmuka memori 384-bit, bandwidth mengesankan hingga 1,34 TB/s, dan konsumsi dayanya juga tetap terkontrol di angka 300 watt. Bahkan, desain fisiknya pun tidak berubah; masih mengusung sistem pendingin udara dua slot yang compact.

Jangan salah sangka dulu! Walaupun spesifikasi dasarnya sama, klaim performa yang diumbar Nvidia sungguh luar biasa. Mereka dengan percaya diri mengklaim bahwa kartu grafis mutakhir ini mampu menghadirkan lompatan kinerja hingga 3,5 kali lipat untuk tugas generasi gambar berbasis AI dibandingkan generasi sebelumnya. Tidak hanya itu, untuk generasi teks, peningkatannya mencapai 2 kali lipat, dan untuk inferensi LLM, Anda bisa mengharapkan percepatan hingga 2,1 kali lipat. Bahkan, dalam aplikasi profesional seperti Arnold, Chaos V-Ray, Blender, serta renderer real-time seperti D5 Render dan Redshift, waktu pemrosesan diklaim bisa dipangkas hingga 4,7 kali lebih cepat!

Pertanyaan besar kini adalah: kapan kita bisa memegangnya? Kabar baiknya, menurut rangkuman dari Wccftech, GPU AI Nvidia RTX Pro 5000 Blackwell 72 GB ini sudah bisa Anda pesan melalui sejumlah produsen mitra Nvidia mulai pekan ini. Akan tetapi, sayangnya, harga resmi produk ini masih menjadi misteri dan belum diumbar ke publik oleh Nvidia.

Upgrade ini patut dicatat sebagai momen bersejarah. Pasalnya, inilah pertama kalinya Nvidia memutuskan untuk memperbarui hanya kapasitas VRAM dari model terbaru di jajaran RTX Pro Blackwell Series. Strategi ini jelas mengundang tanda tanya sekaligus decak kagum. Banyak analis meyakini bahwa langkah berani ini sengaja diambil Nvidia untuk memperkecil kesenjangan VRAM yang selama ini terjadi antara lini menengah dan atas. Ingat, sebelumnya ada jarak yang lebar antara RTX Pro 5000 (48 GB) dengan sang flagship, RTX Pro 6000, yang memiliki VRAM 96 GB.

Apa implikasi dari langkah Nvidia ini? Ternyata, ini baru permulaan! Berdasarkan berbagai laporan yang beredar, Nvidia kabarnya akan menerapkan strategi peningkatan VRAM serupa ke segmen lainnya di masa depan. Bahkan, rumor yang beredar kuat menyebutkan bahwa GPU konsumen generasi RTX 50 Super pun akan mendapat sentuhan serupa. Langkah visioner ini akhirnya dipicu oleh lonjakan kebutuhan komputasi AI dan beban kerja berat yang melanda hampir semua industri saat ini. Dengan kata lain, Nvidia sedang mempersiapkan senjata untuk menghadapi masa depan yang sepenuhnya didorong oleh kecerdasan buatan.

Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews.or.id

Tags: GPUnvidia
Bimo Nugroho

Bimo Nugroho

Next Post
GPT-5.2 Codex: Model AI Coding Terbaru OpenAI dengan Klaim Keamanan Tertinggi

GPT-5.2 Codex: Model AI Coding Terbaru OpenAI dengan Klaim Keamanan Tertinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended.

Tak Hanya Mirip iPhone, Honor 600 Lite Punya Baterai 6.520 mAh, Tertarik?

Vivo Pamerkan Perangkat Misterius di MWC 2026, Diduga Kuat sebagai X300 Max

Maret 10, 2026
Huawei MatePad Mini Hadir di Tanah Air, Tawarkan Layar OLED 8,8 Inci dan Bobot Hanya 260 Gram

Samsung Perkenalkan UFS 5.0, Chip Penyimpanan dengan Kecepatan Baca 10,8 GB/detik untuk Perangkat AI

Juni 26, 2026

Trending.

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Abu Dhabi Bakal Bangun Data Center Raksasa untuk AI, Cek Kapasitasnya!

Mei 20, 2025
Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Lenovo R9000P: Laptop Gaming Pertama yang Pakai Teknologi Layar Inkjet-Printed OLED

Juli 20, 2026
Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Apple Akan Luncurkan Aplikasi Gaming Eksklusif? Ini Rinciannya!

Mei 29, 2025
Setelah Dirilis di Indonesia, Tecno Pova 8 Pro Siap Debut Global dengan Segudang Fitur Gaming

Osmo 360 II Resmi Dirilis DJI, Bawa Dynamic Range 14,5 Stop dan Baterai 2.150 mAh

Agustus 16, 2026
Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Layar 144 Hz dan Chip Grafis Khusus Jadi Andalan Realme P4s, HP Gaming Terbaru dari Realme

Agustus 30, 2026

Follow Us

slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya

Kategori

  • AI
  • Apple
  • Applications
  • Audio
  • Budaya Digital
  • Camera
  • Computers
  • crypto
  • Download
  • Esports
  • Gadget
  • game
  • Gaming
  • Gear
  • Hardware
  • Inovasi
  • Laptop
  • Microsoft
  • Photography
  • Review
  • Robot
  • Security
  • Smartphone
  • Startup
  • Technology
  • Tips & Trik
  • Uncategorized

Tag

Acer Ai android Apple Asus ChatGPT Chip DJI Gadget Game Gaming Google hadir Hardware harga Honor HP huawei infinix Iphone Laptop lenovo Microsoft motorola OpenAi Oppo Poco realme rekomendasi Review Rilis Robot Samsung Smartphone smartwatch Sony spesifikasi tablet Tecno teknologi tips trik TWS vivo whatsapp Xiaomi
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 NewTechClub.com .

No Result
View All Result
  • Home 1
  • AI
  • Budaya Digital
  • Gadget
  • Inovasi
  • Startup

© 2025 NewTechClub.com .

Go to mobile version